Pangeran Kegelapan.

Pangeran Kegelapan.
BALAS DENDAM SANG KETUA BANDIT


__ADS_3

Selesai mandi Ara dan Ira serta Xinyo Zue memasak makan malam untuk mereka semua selesai masak mereka menata semua makanan yng mereka buat untuk di sajikan di meja makan merek memasak daging balado dan sayur wortel saja karena sudah malam dan tidak mau makan banyak.


Selesai makam malam yang cukup panjang mereka bertiga kembali kekamar mereka masing masing karna sudah merasa sangat lelah mereka sampai lupa berpamitan satu sama lain.


Setelah sampai di dalam kamar Ara dan Ira tidak lamgsung tidur mereka harus menata baju yang mereka beli tadi di pasar,selanjutnya mereka menata hiasan rambut dan yang terakhir mereka memasangkan kalung keleher mereka satu sama lain sebuah kalung yang cukup indah terpasang di leher mereka.


Lalu Ara dan Ira merebahkan diri mereka masing masing di kasur dan bersama sama memejamkan mata mereka hingga merela masuk kedalam mimpi yang indah.


Pagi telah tiba bulan pun terganti dengan matahari namun semua orang yang ada di rumah itu enggan membuka matanya karna masi belum bangun pekerja yang akan bekerja di rumah itu bersama dengan tuan barunya sudah sampai dan ia mengetuk pintu masuk utama dengan cukup kencang karna merasa terganggu akhirnya Xinyo Zue membukakan pintu untuk mereka berempat.


"Huh pagi pagi sekalian datang aku masi mengantuk"ucap Xinyo dengan nada malas nya .


"Selamat pagi Tuan kami ingin memberi informasi yang sangat penting mengenai bandit yang ada di pasar beberapa hari yang lalu pas anda menyerang mereka kami tak sengaja mendengar seluruh percakapan mereka saat kami mampir ke kedai bubur untuk sarapan mereka ingin membalas dendam atas apa yang anda buat dengan anak buahnya kali ini ketuanya langsung yang akan ikut turun tangan dalam masalah ini tuan."jelas salah satu pekerja Xinyo Zue yang mewakili teman temanya.


Mendengar apa yang di katakan para pekerja nya dia pun membagi tugas untuk mereka dua orang menjaga rumah dan satu orang menjadi mata mata dan satu orang lagi menjadi pengawalnya mendapat tugas dari tuannya di hari pertama sangat membahagiakan bagi mereka.


"Kau cepat pergi dan cari tau di mana markas besar mereka akan kita hancurkan dulu sampai ke akar akarnya cepat sana"perintah Xinyo pada pemuda yang masih sangat muda mungkin umurnya masi 18 tahun yang Bernama aril


"Baik Tuan"ucap aril yang segera pergi dan menjalankan tugasnya lalu mereka berdua berjalan kearah pasar dan mencari letak di mana bandit bandit itu berasal mereka adalah bandit macan putih yang berasal dari luar kerajaan mentari karna saat ini xinyo sedang berada di wilayah kerajaan mentari.


Mereka adalah buronan kerajaan mentari karna terlalu meresahkan warga dan meminta umpeti yang sangat tinggi beberapa penduduk sebagian sudah melapor pada Raja Muron Ri tapi saat ini Raja sedang pusing karna banyaknya laporan dari penduduk itu mereka sudah mengerahkan beberapa prajurit dan jendral terbaik namun mereka selalu Pulang dalam keadaan terluka yag cukup parah Raja hanya bisa pasrah melihat kejadian ini Raja hanya kasian pada penduduk nya yang sangat menderita.

__ADS_1


Sampai sekarang Raja Muron Ri masi mengerahkan seluruh prajurit nya untuk menyelamatkan para penduduk dan membasmi bandit macam putih itu.


Saat ini Xinyo Zue sudah berhasil menemukan para bandit itu yang tengah mengobrol dengan santai.setelah itu Xinyo pura pura masuk dan memesan beberapa camilan dan minuman segar bersama pengawalnya.


"Selamat datang Tuan ada yang bisa saya bantu"tanya yuni sang pelayan wanita itu.


"Saya ingin memesan beberapa camilan ringan dan dua gelas minuman segar ya "jelas Xinyo Zue


Beberapa saat pesanan Xinyo Zue datang dan mereka menikmati pesanan itu lalu beberapa para bandit itu menatap Xinyo Xue dengan tatapan pembunuh aura mereka sangat kuat sampai ada pelanggan yang sesak nafas menyadari hal itu membuat Xinyo Zue sangat risih lalu Xinyo Zue mengeluarkan aura agungnya sebagai pangeran yang ia dapat dari buku mawar hitam itu.


Aura milik Xinyo Zue dan para bandit itu saling bertabrakan satu sama lain dan membuat ledakan yang sangat kuat.merek yang ada di sana pun langsung keluar karna panik saat para bandit itu hendak menyusul keluar Xinyo telah memblokir jalan keluar untuk mereka.


"Mengapa kita tidak bisa keluar"ucap sang ketua bandit pada anak buahnya.


"Sialan berani beraninya dia mencari masalah dengan ku akan ku bunuh dia....


hey apa yang kau lakukan cepat buka jalan untuk kami dan kami akan membiarkan mu tetap hidup"ucap sang ketua bandit yang memebrikan tawaran yang sama sekali tidak tertarik pada Xinyo


Zue.


"Tuan apa yang kau lakukan dia orang yang telah mencelakan kami dan membuat kami hampir kehilangan nyawa."jelas bawahan ketua bandit "

__ADS_1


"Oh jadi ini orangnya akan ku habisi dia dengan tangan ku sendiri"ucap sang ketua bandit.


Xinyo hanya mendengarkan semua percakapan para ketua bandit dan anak buahnya itu denga. senyuman mirik yang menghiasi wajah tampan nya saja.karna Xinyo Zue sangat tak suka basa basi maka sia langsung mengayunkan pedangnya dengan gerakan cepat hingga sulit di tangkap mata telanjang.


"Terlalu banyak bicara dan drama"ucap Xinyo Zue yang menebas kepala.salah tau anggota bandit macan putih melihat satu rekanya mati membuat darah ketua bandit macan putih itu menjadi mendidih dan langsung menyerang Xinyo dengan brutal alhasil tersisa stu orang saja yaitu ketua sang bandit dia megirim sinyal darurat pada markasnya namun tak ada jawaban sama sekali.


"Kau ingin meminta bantuan kepada siapa rekanmu yang ada di markas besar telah mati di tangan anak buah ku dan sekarang giliran kau"ucap Xinyo pada sang ketua bandit mendengar apa yamg di katakan Xinyo membuat nya tambah naik pitam markas besar yang ia dirikan selama dua puluh tahun hancur sia sia di tngan pemuda asing.


"Apa yang kau lakukan kepada rekanku semua mengapa lau menghabisi mereka hah"bentak sang ketua bandit dengan mata melotot dan ingin menangis seperti anak kecil karna usahanya selama ini hanya sia sia.


"Abisnya kalian semua jelek dan meresahlan seluruh rakyat kerajaan mentari makanya membantu temanku untuk menghabisi seluruh pohon dan sampai ke akar akarnya"jawab Xinyo Zue dengan santai dan expresi nya yang sangat dingin.


"Tuan tolong ampuni aku biarkan aku hidup tuan "pinta ketua sang bandit itu dengan wajahnya yang sedih karna ia tak tau harus meminta bantuan pada siapa lagi.


"Aku melepaskan mu tidak ,aku akan membiarkan mu hidup dan aku akan menyerah kan mu ke istana mentari biar mereka yang memberimu hukuman "ucap Xinyo yang sudah tak mau ikut campur terlalu dalam untuk masalah ini lalu Xinyo Zue menyeret ketua bandit itu untuk masuk ke kerajaan mentari dan memberi hukuman pada ketua bandit itu.


saat sudah memasuki gerbang utama langkahnya di hentikan oleh beberapa penjaga gerbang utama karna baru kali ini mereka melihat pemuda ading dan membawa ketua bandit dengan entengnya sedangkan mereka harus terluka dulu dan itu juga tidak dapat.


"Maaf Tuan ada keperluan apa datang kemari dan tolong tunjukan token identitas tuan "ucap sang penjaga gerbang utama.


ALO ALL AKU BALIK LAGI DENGAN EPISODE BARU YUK DUKUNG AKU UNTUK TERUS MENULIS EPISODE YANG BARU UNTUK KALIAN JANGAN LUPA VOTE SHARE GIFT HADIAH YNG KALIAN PUNYA DAN JANGAN LUPA KOMEN JUGA AGAR AKU SEMANGAT UNTUK UPDATE KE EPISODE SELANJUTNYA THANK YOU ALLL

__ADS_1


LOVE YOUUU


MUACHHH HIHIHI


__ADS_2