
Saat ini ibu muayu sedang memasak makan malam di dapur untuk mereka semua mendengar anak kesayangan telah pulang Ziana menyambut nya dengan sangat ramah.
"Anak ibu sudah pulang dari mana saja kau kok jam segini baru sampai rumah?"tanya Ziana kepada muayu.
Muayu menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya di pasar malam tadi tapi ziana sepertinya sedang mengeluarkan air mata tanpa ia sadar Muayu yang sadar ibunya menangis langsung mengusap air mata sayang ibu.
"Ibu mengapa kau menangis aku tidak apa apa karna pria es itu telah membantuku."tanya Muayu kepada sang ibu karna ia takut terjadi apa apa pada sang ibu.
Ziana langsung menghapus air Matanya dan langsung memeluk muayu dengan kasih sayang walaupun Muayu anak angkat tapi ia sangat sayang kepada Muayu.
Muayu tak mempersalahkan tentang dirinya yang merupakan seorang anak angkat karna ia bisa tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pemberani.
Makan malam pun berlangsung dengan lancar tidak ada hambatan sama sekali mereka lalu masuk kedalam kamar masing masing.
Saat ini Ziana menanyakan soal putra mereka pada along suami Ziana Ziana kembali bersedih mendengar perkataan Putri angkatnya itu.
Karna ia merasa anak kandungnya sedang ada di sekitar sini.Ziana berbaring di tempat tidurnya dan memejamkan matanya.
Pagi telah tiba bulan telah hilang namun pangeran Xinyo Zue enggan untuk membuka matanya karna matahari mulai merambat keseluruh pohon akhirnya pangeran Xinyo Zue pun terbangun dari tidur lelapnya.
__ADS_1
Saat ini Pangeran Xinyo Zue tengah kelaparan
saat pangeran mau turun ia mencium aroma makanan yang sangat lezat ia lalu mengikuti aroma makanan itu yang berasal dari rumah Muayu.
"Aroma apa ini sepertinya sangat lezat."tanya pangeran Xinyo Zue yang sangat amat kelaparan itu ia sudah tidak bisa tahan lagi karna cacing di perutnya sedang berdemo.
Saat Ziana keluar ia melihat pangeran yang tengah duduk di teras rumahnya sambil memegangi perutnya.
"Nak apakah kau lapar?"tanya ziana pada pangeran Xinyo Zue.
Melihat ada yang menanyainya xinyo langsung membalikkan badannya betapa terkejutnya Ziana melihat pamgeran Xinyo Zue.
"Eh maaf ya bu saya tidak bermaksud mau mengganggu ibu saya hanya numpang duduk karna saya sangat lapar."ucap Pangeran Xinyo Zue pada Ziana dan langsung meminta maaf pada Ziana saat pangeran hendak pergi ia di tahan oleh Ziana karna hari ini Ziana masak banyak jadi ia membolehkan pangeran Xinyo Zue untuk makan bersamanya.
"Emmm ibu jangan bilang siapa siapa ya sebenernya saya kabur dari istana karna ayah saya memaksa saya untuk jadi putra mahkota."jawab pangeran Xinyo Zue yang matanya sangat berkaca kaca ia takut ibu itu akan melaporkan dirinya ke istana Black Moon.
Mendengar apa yang di katakan pangeran Xinyo Zue Ziana hanya mengangguk paham sebenarnya ini suatu kejahatan melindungi buronan tapi ia merasa sangat nyaman melihat pangeran xinyo saat sedang menikmati makanannya.
Saat itu Muayu sudah bangun dari tidur cantik nya dan ia segera mandi untuk membersihkan badannya dan turun untuk makan.
__ADS_1
Muayu melihat seorang pemuda yang asyik mengobrol dengan ibunya membuat muayu penasaran siapa orang itu.
Muayu langsung menghampiri orang tersebut ia sangat terkejut melihat siapa yang ada di rumahnya mengapa pria yang sangat dingin kepadanya pada malam itu langsung bisa akrab pada ibunya?
"Apa yang kau lakukan di rumah ku tuan?"tanya Muayu pada pangeran Xinyo Zue.
Pangeran yang lagi makan dan asyik mengobrol dengan ziana langsumg memanglingkan wajahnya kearah sumber suara.
"Aku hanya duduk di teras rumah mu lalu ibumu menawarkanku untuk makan bersama denganya"jawab xinyo zue dengan wajah yang berubah jadi dingin karna ia melihat wanita arogan ada di sampingnya.
Karna merasa tak enak dengan ziana akhirnya Xinyo Zue memutuskan untuk pergi dan membayar semua menu makanan yang ia makan tapi Ziana menolak karna ia ikhlas membantu Xinyo Zue.
"Hey tuan kami tidak butuh uangmu ambil ini dan pergi dari sini."ucap Muayu dengan nada yang sedikit ia tekan membuat bulu kuduk Xinyo dan Ziana seketika berdiri.
"Sudahlah sayang ia hanya menumpang makan disini lagian ibu yang menawarkanya."ucap Ziana yang lembut kepada muayu.
"Tapi ibuuu" ucap Muayu
"Kalau begitu saya permisi dulu bibi terimakasih telah memasak makanan yang sangat lezat ini ada sedikit uamg dari saya anggap ini sebagai bantuan dari saya untuk bibi membeli bahan bahan pokok saya permisi dulu bibi"ucapan Xinyo Zue yang tak enak hati melihat muayu ymg sedang merengek seperti anak kecil yang meminta mainan.
__ADS_1
~YUK KOMEN BIAR AUTHOR UPDATE LAGI~
_JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG AKU YA SUPAYA AKU LEBIH SEMANGAT BUAY UPLOD NYA CUS GAYS HAPPY READING_