Pangeran Kegelapan.

Pangeran Kegelapan.
PEMBUNUH BAYARAAN


__ADS_3

Mereka pun bersiap siap untuk pergi ke pusat kota untuk jalan jalan setelah keluar dari rumah Xinyo Zue merasakan sdi sekitarnya aura membunuh yang sangat pekat lalu ia waspada takut kedua adiknya akan celaka.


Ia dan kedua adiknya berjalan dengan sangat tenang seperti tidak terjadi apa pun setelah lumayan cukup lama berjalan Ara dan Ira serta kakak laki lakinya itu sudah sampai di pusat kota mereka melihat sekeliling dan melihat ada yang menjual manisan buah.


"Gege apakah ara dan ira membeli itu?"tanya Ara pada Xinyo Zue mereka takut kalau kakak laki lakinya akan marah bila mereka meminta sesuatu padanya


"Tentu saja boleh Ara kau tak perlu meminta izin padaku bila.kau mau kau bisa bilang saja kepadaku gege akan membelikanya untuk mu."jelas Xinyo pada Ara entah apa yang ada di pikiran kedua gadis itu mengapa harus meminta izin kepadanya bila ingin membeli sesuatu..


Pembunuh bayaran itu masi mengawasi gerak gerik dari kedai yang tak jauh dari Ara dan Ira membeli manisan.


Lalu mereka menyerang Xinyo Zue dengan brutal dan salh satu dari mereka menyandra ara dan ira kalau Xinyo tak menyerah maka nyawa kedua gadis kecil ini akan melayang.


"Gege tolong ara dan ira hikss...hikss...


ucap ara dengan nada yang gemetaran dan sambil menangis.melihat kedua adiknya itu sisandra Xinyo Zue langsung memasang perisai pelindung dan kedua orang yang menyandra Ara dan Ira langsung terpental dengan sangat jauh.


Xinyo mendekati para pembunuh bayaran itu dan menhintrogasinya dengan semua sisa tenaga pembunuh bayaran itu menjelaskan siapa yang telah menyuruh mereka untuk membunuh dia dan juga kedua adik amgatnya.


"Ternyata dia yang menyuruh mereka untuk membunuhku "ucap Xinyo Zue dengan tatapan yang dingin.berani beraninya dia menggangu serta mengancam nyawa pangeran Xinyo Zue dari kerajaan balck moon.


"Baiklah aku akan membiarkan kalian pergi tapi dengan satu syara kalian harus bekerja dengan ku aku lhat kemampuan kultivasi kalian cukup menarik.aku akan membayar kalian dua kali lipat dari yang pelayan itu berikan apakah kalian mau?"ucap Xinyo Zue pada pembunuh itu .

__ADS_1


"Ya kami mau tuan terimakasih telah mempercayai kami.dengan ini keluarga kami akan senang jika kami mendapat pekerjaan yang layak."ucap para pembunuh bayaran itu dengan serempak.


"Kalian boleh pergi,oiya satu lagi kembalikan uang yang kalian dapat kan dari pelayan itu dan jangan lupa buat menampar dia dengan sepuluh kali tamparan ok."ucap Xinyo pada pembunuh bayaran itu.ini seperti tugas pertama yang di berikan kepada Xinyo Zue.


"Baik tuan lalu kemana kami harus pergi untuk mencari rumah tuan."tanya pembunuh bayaran itu yang mewakili teman temannya.


"Datanglah ketempat ini aku akan datang besok untuk menjemput kalian dan kita akan membeli lahan kosong untuk di jadikan kota kecil."ucap Xinyo Zue pada mereka semua.


Mereka hanya mengangguk paham tentang apa yang di katakan oleh tuan muda mereka yang baru.mereka akhirnya pergi meninggalkan Xinyo Zue yang masi berada di tempat itu.


Xinyo Zue langsung sadar bahwa ara dan ira masi ada di balik kubah pelindung xinyo langdung menjemput Ara dan Ira untuk pulangbkarna waktu hampir malam.


Di perjalan pulang ara melihat makanan yang enak yaitu bakmi ayam kecap makanan favorit nya itu ia langsung meminta Xinyo Zue untuk mampir dam membungkusny untuk makan malam di rumah.


"Ira juga mau gege"ucap Ira yang menimpali perkataan sang kakak.


Xinyo Zue langsung membawa dua gadis kecil itu untuk mampir dan memesan 3 porsi bakmi ayam kecap.


Setelah siap mereka langsung pulang karna memang tidak ada lagi yang mau mereka beli pas di perjalanan pulang ara menanyakan sesuatu pada Xinyo Zue.


"Nyo gege siapa orang yang menyerang mu tadi ?"tanya Ara dengan polosnya.

__ADS_1


"Kau tau pelayan yang kemarin mencacimaki kalian dan menyatakan cinta padaku?dia wanita yang menyuruh semua pembunuh bayaran itu untuk menghabisi kita semua.


"jelas Xinyo Zue pada kedua anak itu karna tidak mungkin ia tutup tutupi karna mereka juga berhak tau tentang masalah ini.


"Wanita itu awas saja nanti kalau ara sudah hebat seperti nyo gege Ara jewer telinganya hingga lepas"ucap a Ara dengan nada yang marah namun menggemaskan.


"Baiklah kalian akan tumbuh menjadi gadis yang yang cantik dan hebat suatu hari nanti."ucap Xinyo yang Menyemangati kedua adik angkatnya itu.


Setelah mereka mengobrol dengan jangan panjang tanpa mereka sadar mereka sudahau sampai rumah mereka masuk kedalam rumah mereka dan masuk kekamar mereka masuk masing untuk membersihkan diri mereka selepas mandi Ara menggunakan baju warna hijau tua yang ia ambil dari tas ia bawa ke rumah itu lalu Ira memakai gaun berwarna hijau muda dan Xinyo Zue memakai pakaian sederhana karma kalau terlalu mewah akan menonjolkan siapa dia sebenarnya.


Selesai pakai baju Ara,Ira,dan Xinyo Zue masuk.ke ruang makan untuk menyantap bakmi yang mereka sudah pesan tadi.mereka makan dengan lahap dan di selingi senda gurau.


Selepas makan mereka masuk ke kamar masing dan tak lupa Ara dan Ira perpamitan untuk tidur terlebih dahulu.


"Selamat mlam nyo gege kami tidur dulu ."ucap Ara dan Ira secara bersama sama dan tidak lupa mereka memeluk tubuh Xinyo Zue dan mencium pipi kakaknya itu


"Selamat malam juga adik adik gege yang cantik dan manis"balas Xinyo Zue dengan kecupan di pipi kedua adiknya yang sangat gembul itu.


Mereka puun masuk ke dalam kamar mereka masing masing Xinyo Zue langsung merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya karna besok ia akan pergi untuk melihat ke empat pembunuh bayaran itu.


~YUK KOMEN BIAR AUTHOR UPDATE LAGI~

__ADS_1


AYO DUKUNG AKU SUPAYA BISA LANJUT UNTUK EPISODE SELANJUTNYA


THANK YOU ALL LOVE YOU


__ADS_2