
Setelah itu Xinyo menunjukkan token milik nya dan meberikannya ke penjaga gerbang bagaimana orang kuat setelah Raja Arnus datang ke dunia atas.
Lalu penjaga gerbang itu berlari masuk kedalam dan memberi tau bahwa pangeran dari kerajaan BLACK MOON datang mengunjungi istana mereka.
Mereka tidak tau saja bila saat ini Xinyo menjadi buronan dari Kerajaan BALCK MOON
melihat penjaga gerbang utama masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu membuat para mentri dan pangeran serta raja sangat terkejut.
"Mengapa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu"ucap Pangeran dengn lembut namun sedikit tegas.di kerajaan mentari semua rakyat raja ratu pangeran putri memiliki sifat yang tegas namun sangat lembut dan perhatian makanya sering di manfaatkan oleh banyak orang.
"Maaf saya lancang pangeran ada Pangeran dari kerajaan BLACK MOON datang dan ia membawa ketua bandit itu."ucap penjaga gerbang itu dengan nafas yang tergesa gesa karma ia berlari.
Belum sembuh dari terkejutnya yang pertama ini di buat lagi dengan terkejut yang kedua lagi mengapa anak dari Raja Razar zue ada disini mereka tau bahwa selama ini pangeran Xinyo bukan anak dari Raja Chang Ang Xue melainkan anak dari.Raja Razar dan Ratu Zuvani Zue yang kini mereka di asingkan ke wilayah kerajaan atas bagian paling barat mereka sampai sekarang masi menjadi kereajaan yang paling kuat karna mereka membawa sebagian rakyat yang ikut kepada mereka.
Karna tidak mau berlama lama di dalam ruangan rapat itu raja Anri Zu langsung keluar dari ruangannya dan menemui pangeran Xinyo.
Saat ini Xinyo sedang berada di deket pohon sakura an persik ia ingin mengambil namun ia mengurungkan niatnya setelah beberapa saat akhirnya Raja Anri Zu datang dan menghampiri anak dari saudara angkatnya hmmm ceritanya makin menarik saja banyak sekali misteri yang harus Xinyo Zue pecahkan
"Salam pada
Raja Anri Zu"ucap Xinyo yang memberi hormat pada Raja Anri Zu.
"Kuterima salam mu ada apa kau kemari ponakanku"ucap raja anri zu pada Xinyo dan Xinyo merasa sangat terkejut dengan apa yang di katakan oleh Raja Anti Zu.
"Keponakan sejak kapan aku menjadi keponakan anda?"tanya Xinyo dengan tatapan bingung pada Raja aLAnri Zu .
"Kau akan mengetahui nya nanti setelah kau menemukan anggota keluargamu yang lain"balas Raja Anri Zu yang semakin membuat penasaran Xinyo berarti perjalanan ia masi panjang dan ia harus segera menemukan anggota keluarganya yang lain.
"Yasudah lupakan saja ada apa kau kemari"tanya Raja Anri Zu pada Xinyo sekali lagi
__ADS_1
"Ni saya mengantarkan orang ini ia yang kau cari cari kan selama ini yang meresahkan istana mu kan aku mengantarkan dia untuk kau beri hukuman "ucap Xinyo yang melemparkan tubuh ketua bandit itu seperti melempar sampah saja.
"Bagaimana kau bisa dengan mudahenamgkap ketua bandit itu kami saja sangat kesusahan sekali menangkap anak buahnya"ucao Jendral tersebut dengan tatapan bingung.
"Ah sudah lah tak penting juga bagaimana dia menangkapnya oiya Zue jangan lupa kau datang nanti malam keistana ini akan akan mengajakmu makan malam bersama."ucap Raja Anri Zu dengan sangat lembut.
"Baik aku akan datang dan mebawa dua orang bersama ku apa kau tidak keberatan paman?"ucap Xinyo yang kini tanpa ragu untuk memanggil Raja Anri Zu dengan sebutan paman.
"Tdak masalah asal kan orang itu tak membuat masalah di istana ku"jelas Raja Anri Zu
Xinyo langsung menganggukkan kepalanya pertanda ia paham apa yang di katakan oleh Raja Anri Zu setelah itu Xinyo langsung pulang untuk mandi karna badanya benar benar lengket dan ia harus memberi tahu Ara dan Ira supaya mereka bisa berdandan dengan cantiknya.
Eesampai nya di rumah Xinyo langsung di sambut oleh kedua adiknya mereka menanyai kemana Xinyo pergi kepada kedua penjaga barunya namun mereka tidak mau memberi tahunya.
"Nyo gege"teriak Ara dan Ira sambil berlari dan memeluk Xinyo Zue dengan sangat erat.
"Kami bertanya pada kedua paman tersebut kemana nyo gege pergi namun mereka tidak mau memberi tau keberadaan Nyo gege jadi kami sangat kesal"jelas Ara yang mewakili sang adik.
Xinyo menjelaskan semua apa yang ia kerjakan tadi dan memberi tahu kepada kedua adiknya bahwa ia di undang makan malam oleh Raja Anri Zu
mendengar apa yang di katakan oleh Xinyo membuat kedua gadis kecil itu terkejut mengapa Raja Anri Zu mau mengundang Xinyo Zue untuk makan malam apa ini karna rasa terima kasihnya pada Xinyo yang membantunya menangkap ketua bandit macan hitam atau ada sesuatu yang lain.
"Mengapa kalian berdua terkejut "tanya Xinyo Zue dengan selidik
"Tidak gege kami hanya heran mengapa Raja Anri Zu mau mengundang anda untuk makan malam bersama"jelas Ara Yang sedikit berbohong siapa Ara dan Ira sebenarnya dan ada hubungan apa antara Raja Anri Zu dengan Ara dan Ira hmmm.
"Tidak ini hanya ucapan terimakasih kasi saja ayo kita bersiap siap dan harus segera pergi karna makan malam akan segera tiba"ucap Xinyo yang mengajak kedua adiknya untuk bersiap siap
Ara dan Ira masuk kekamar mereka untuk segera mandi dan bersiap selesai mandi mereka berdua memakai gaun berwarna merah tua dengan nada uang sama dan memakai hiasan rambut berbentuk harimau yang sangat elegan tidak lupa mereka memakai mahkota kecil yang di belikan oleh Xinyo pada hari itu.
__ADS_1
Kini giliran Xinyo Zue yang bersiap kini ia memakai baju yang sangat sederhana berwarna biru muda di padukan dengan ikat sabuk pinggang berwarna hitam bercampur emas aura dari Xinyo Zue semakin memancar
Setelah siap mereka semua pergi ke istana mentari dan menghadiri jamuan makan malam yang di adakan pamanya saat ini mereka sedang ada di ruang makan karna beberapa menit lagi makan malam akan segera di mulai saat dua gadis kecil dan Xinyo Zue memasuki ruang makan mata Raja Anri Zu tertuju pada Ara dan Ira mengapa kedua anak itu ada di sana bukanya mereka adalah dua wanita cantik yang sudah dewasa dan memang mereka kembar tapi beda dua thn saja.
Setelah beberapa saat makan malampun berlangsung suasana makan malam hening saja hanya ada suara dentingan sendok dan garpu. selesai makan mereka bersanda gurau dengan Xinyo Zue lalu menanyakan dimana dia mendapatkan kedua anak gadis menyebalkan itu.
Sebenarnya ara dan ira sudah pernah bertemu dengan Raja Anri Zu menggunakan wujud aslinya lalu mereka mencerikan semua rencana mereka untuk mengawasi anak dari Ratu Zivana Zu makanya mereka menyamar sebagai anak kecil.
"Apakah mereka anak mu yang kau pungut di pinggiran kota "ucap Raja Anri Zu dengan tatapan senyuman mengejek.
"Sialan si tua bangka ini liat saja nanti akan ku beri pelajaran "ucap Qra di dalam hatinya tapi ia tak mau wujud asli nya terbomgkar hanya karna dia merasa geram dengan Raja Anri Zu
"Ah tidak pamn mereka aku angkat menjadi adik angkat ku bukan sebagai anakku"ucap Xinyo Zue dengan mata tajam yang ia lontarkan pada Raja Anri Zu.
Ara dan Ira yang melihat Xinyo memarahi Raja Anri Zu ingin tertawa namun mereka tahan setelah mengobrol cukup lama akhirnya mereka memutiskan untuk pulang kerumah merela namun Raja Anri Zu meminta Xinyo untuk tinggal di istananya satu malam saja.
Bamun Xinyo Zue menolak karna ia lebih betah tinggal di rumah nya yang sekarang walau di istana juga bagus.
"Tinggal lah beberapa hari di sini nyo"ucap raja Anri zLZu yang memaksa Xinyo Zue untuk tinggal di sana lebih lama.
"Tidak aku tidak mau paman lagian aku masi punya rumah yang bisa kami tinggali jadi jangan memaksa ok"ucap Xinyo yang langsung pergi dan memberi salam pada semua orang termasuk sang raja.
Raja Anri Zu hanya bisa pasrah dengan keputusan dari ponakanya itu karna ia tak bisa memaksa kehendak orang lain setelah itu ara ira dan Xinyo Zue sampai di rumah dan mereka berpamitan satu sama lain dan masuk kedalam kamar mereka masing masing
setelah itu mereka merebahkan diri mereka dan menutup mata yang akan masuk ke dalam mimpi yang indah.
Aku kembali lagi gays jangan lupa like like komen dan gift semua hadiah yang kalian punya karna itu penting dan jangan lupa vote supaya aku bisa lanjut ke episode selanjutnya
~THANK YOU ALL LOVE YOU~
__ADS_1