
Setelah mendapatkan pertanyaan bertubi tubi dari Xinyo Zue membuat kedua bocah perempuan itu merasa sedikit pusing di buatnya.
"Sebelumnya perkenalkan saya Ara dan ini adik saya Ira orang tua kami telah meninggal saat usia kami 1 thn dan kami tidak mempunyai rumah kami hanya tidur di pinggiran kedai.
Mendengar jawaban dari Ara dan Ira membuat hati Xinyo Zue tersentuh.
"kalian mau jadi adik anggat gege?."ucap Xinyo Zue yang membuat kedua anak itu ingin muntah darah di tempat belum pernah ada orang yang mau mengangkat kedua anak itu untuk menjadikan mereka adik angkat.
"Kami mau tuan"jawab mereka berdua dengan kompak siapa yang akan menolak bila mempunyai kakak yang sangat tampan mungkin beberapa tahun lagi ara dan ira akan tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik.
"Jangan panggil aku tuan panggil aku Nyo gege"ucap Xinyo Zue dengan sangat datarnya.lalu kedua anak itu Mengangguk paham dan mereka memakan semua menu yang di pesan oleh Xinyo Zue untuk di santap bareng bareng.
Setelah selesai makan mereka pun membayar makanan yang mereka makan tadi tanpa sengaja pelayan wanita tadi terus mengolok ngolok Ara dan Ira bahwa mereka tak pantas untuk menjadi adik angkat Xinyo Zue.
Entah apa yang ada di hati kecil Xinyo Zue yang tiba tiba mau mengangkat kedua anak itu menjadi adik angkat nya mungkin ini sudah jalanya dari yang buku itu berikan kepada Xinyo Zue.
"Tuan bukankah kedua bocah itu sangat kotor nengapa kau mau mangangkat mereka menjadi adik angkat mu?"tanya sang pelayan yang sedang menilai penampipan Ara dan Ira.
"Memangnya siapa kau yang berhak mengatur dan menilai penampilan kedua adik angkat ku?"jawab Xinyo Zue Bukanya menjawab dy malah nanya balik ke pelayan itu.
__ADS_1
"Bagaimana kalau aku saja yang menjadi istrimu tuan lihatlah wajahku cantik tubuhku bagus."ucap sang pelayan tanpa ada rasa malunya mungkin urat malunya sudah putus kali ya.
Mendengar apa yang di katakan sang pelayan itu membuat semua orang yang ada di kedai itu ingin memuntahkan semua makanan mereka di depan pelayan tak tau diri itu.
"Kau jadi istri ku?berkacalah malah lebih cantik wanita di rumah bordil dari pada kau ,ayo Ara Ira kita pergi dari sini dan tinggalkan wanita sampah ini."ucap Xinyo Zue yang mengajak kedua adik Barunya itu untuk pergi Meninggalkan kedai itu.
Mendengar apa yang di katakan Xinyo membuat pelayan itu kesal dan marah masa iya wanita secantik dirinya di bilang seperti wanita di rumah bordil tapi kenyataannya memang iya sih.
"Awas saja aku akan membalas perbuatan dari tuan itu"ucap sang pelayan dengan tangan yang ia genggam dengan sangat kuat dan wajah yang memerah.
Setelah ketiga orang itu meninggalkan kedai Xinyo Zue mendapat firasat yang sangat buruk bahwa wanita itu akan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabiskan nyawanya dan kedua adik barunya.
"Nyo gege kita akan tinggal di mana kaki ira lelah."ucap ira dengan polosnya melihat apa yang di katakan oleh ira membuat xinyo zue merasa bingung kan ia belum mempunyai rumah atau pun penginapan.
"Baik lah gege"ucap Ira dengan perasaan yang senang.
Setelah itu mereka berjalan kesebuah tanah kosong dan hendak Membelinya lalu melihat ada orang di sana ketiga orang itu berjalan ke arah pria paruh baya itu.
"Permisi tuan apakah ada yang menjual tanah kosong di sini kalau ada saya akan membeli nya."tanya Xinyo pada pria paru baya tersebut.
__ADS_1
"Saya pemilik tanah ini apakah anda mau beli tuan?"tanya pria tersebut dengan ragu karna Xinyo Zue berpenampilan sangat sederhana dan kedua adik angkatnya itu berpakaian sangat kucel.
"Oh begitu kalau begitu saya akan membeli tanah ini berapa harganya?"tanya Xinyo yang tak mau lagi berbasa basi.
"Harga sepetak tanah ini seratus ribu koin emas tuan"ucap pria tersebut dengan sangat gemetaran dan ragu bahwa pemuda yang ada di hadapanya itu tak mampu untuk membayar dy tidak tau saja siapa Xinyo Zue orang yang paling di takuti di seluruh dunia.
"Baik siapkan surat surat nya saya akan membeli tanah ini."ucap Xinyo Zue
"Baiklah tuan saya akan segera kembali untuk membawakan surut tanah ini atas nama anda kalau boleh tau siapa nama anda?"tanya pria itu yang ingin taun muda yang ada di hadapanya itu.
Xinyo Zue berfikir sejenak apakah ia harus ngasih tau nama aslinya atau nama samaran ia takut kalau pria itu akan melapor pada Sang Raja bahwa dia kabur.
"tanah ini atas nama Ara dan Ira cepat buat sana."ucap Xinyo Zue.
Setelah itu pria paru baya itu langsung berlari untuk menyiapkan surat surat yang akan ia serahkan ke pada Xinyo Zue karna surat itu akan menjadikan Xinyo Zue menjadi pemilik resmi dari tanah tersebut, setelah menunggu beberapa saat akhirnya pria itu datang dan membawa surat surat yang di perlukan oleh Xinyo.
Setelah itu Xinyo memberikan uang yang di minta oleh pria tersebut sebesar seratus ribu koin emas dan tak lupa Xinyo memberikan tip kepada pria tersebut.
Tak lama kemudian malam pun tiba ini saatnya Xinyo membangun rumah yang mereka impikan Xinyo merapalkan sebuah sihir tingkat tinggi yang tak semua orang bisa mempelajari nya.
__ADS_1
"Terbentuklah dan buat dia secantik mungkin."ucap Xinyo yang mengarahkan tanganya kedepan dan rumah itu perlaha lahan mulai terbentuk.
~YUK KOMEN BIAR AUTHOR UPDATE LAGI~