
"Kau tak perlu tau siapa kamu cepat berikan harta berharga kalian"ucap sang bandit.
"Kami tidak punya apa apa tolong lepaskan kami"ucap Putri Jayana yang memohon belas kasih dari sang bandit.
"Sepertinya gadis ini boleh juga bos untuk mainan kita nanti malam sekalian kita happy happy"bising rekan bandit yang satu Dan menatap ke arah Putri Jayana dengan penuh minat.
Karna risih di liatin seperti itu akhirnya Putri Jayanan memukul salah satu teman dari bandit tersebut.
"Jangan melihatku seperti itu aku ini seorang putri akan ku bunuh kalian jika berani melihatku seperti tadi"ucap Jayana yang masih bangga menyandang status Seorang putri namun perkataannya tidak di percaya oleh para bandit tersebut mereka malah menertawakan Jayana dengan keras sehingga semua pengunjung restoran itu ikut tertawa bersama mereka.
"Aku punya penawaran untuk kalian nanti kalau kalian berhasil aku akan memberi kalian sekantong koin emas bagaimana setuju tidak?"ucap Yulong yang memberikan penawaran menarik untuk para bandit.
"Bagaimana jika kami tidak berhasil sebagai gantinya adikmu yang akan kami bawa bagaimana setuju ataukah tidak ?"ucap sang bandit yang membuat Yulong ragu dengan menelan ludahnya dengan kasar apakah ia harus menyerahkan adiknya kepada bandit itu ataukah tidak?
"Gege aku tidak mau ikut dengan mereka awas saja kau ya"ancam Jayana
"Baiklah jika kalian tidak berhasil aku akan menyerahkan adiku untuk kalian jika kalian berhasil aku akan memberi imbalan lebih deal?"ucap Yulong yang sudah memutuskan sesuatu.
__ADS_1
"Deal"ucap sang bandit.
"Gege"ucap Jayana dengan mata berkaca kaca ia tak ingin ikut dengan mereka.
"Tenanglah aku sudah menyusun rencana"bisik Yulong pada sang adik.
"Terserah kau saja"ucap Jayana yang meninggalkan mereka semua yang masih ada si sana.
"Kalian besok datang lah ke tempat ini dan besok kalian mulai bisa bekerja "ucap Yulong yang langsung meninggalkan tempat itu dan menyusul adiknya.
Malam pun tiba kini Ara dan Ira menyiapkan makan malam untuk mereka semua yang ada di rumah itu Ara memasak sayur yang di beli kakaknya sore lalu mereka makan dengan lahap suasana nya sepi hanya suara dentingan sendok yang terdengar.
"Siapa tadi yang datang kemari gege"tanya ara yang memang ingin tau siapa yang datang apakah orang itu mau berniat jahat pada kakak laki lakinya?.
"Bukan siapa siapa hanya orang asing yang nyasar kerumah kita saja"ucap Xinyo Zue yang tak ingin membahas kedua adiknya yang menyebalkan itu.
Setelah siap makan Ara dan Ira berpamitan untuk pergi ke kamar mereka masing masing Ara dan Ira mempunyai insting yang kuat dan bisa tahu kapan saja bila ada oramg yang ingin menyerang mereka bertiga.
__ADS_1
"Ira apakah kau merasakan apa yang ku rasakan?"tanya ara kepada ira yang memang dari tadi saat kedua orang itu datang suasana mendadak menjadi suram.
"Iya ce aku juga merasakannya besok kita akan cari tau apa sebenarnya yang terjadi sepertiny ada orang yang akan melukai nyo gege"ucap Ira sudah memutuskan sesuatu,setelah berbincang bincang cukup lama akhirnya mereka memutuskan untuk tidur dam masuk ke dalam mimpi indahnya.
hola aku balik lagi nih yok vote aku gift hadiah yang kalian punya karna itu penting lik dan komen juga serta share ya biar aku semangat buat ceritanya bye bye gays
HAPPY ENJOY
AND HAPPY READING GAY
JANGAN BOSEN BUAT BACA CERITA AKU YA
JUDUL: PANGERAN KEGELAPAN
: TUAN MUDA CEO
JANGAN LUPA MAMPIR YA GAYS HEHE SEEUUU GAYSS
__ADS_1