Pangeran Kegelapan.

Pangeran Kegelapan.
MATI SUDAH


__ADS_3

Tak lama selesai mengunci kedua kakak beradik itu Ara dan Ira istirahat sambil memakan camilan milik mereka yang di bawa dari rumah untuk menjaga bila mendapat tanda lapar darurat.


Setelah beberapa lama menunggu akhirnya rombongan bandit itu datang, para bandit itu bingung bangaimana kedua anak kecil itu bisa datang ke tempat ini.


"Siapa mereka bagaimana mereka ada di sini"tanya ketua bandit itu ia bingung bagaimana kedua gadis kecil itu bisa berada di hutan tanpa pengawasan orang tua mereka saat sang ketua bandit itu menoleh ke kiri tiba tiba salah satu rekan dari kelompok bandit itu tiba tiba mati terkapar dengan posisi kepala yang sudah terpisah dari badanya.


"Siapa yang melakukan ini"ucap sang bandit dengan mata yang melotot karna merasa tak percaya rekanya mati begitu saja tanpa ada pergerakan dari musuh.


"Tidak tau"Ucap Arka dengan wajah polosnya.


Mendengar apa yang di katakan oleh Arka membuat para bandit itu merasa curiga dengan Arka yang belakangan ini sifatnya telah berubah beberapa hari belakangan ini.


"Siapa kau sebenarnya?"ucap sang ketua bandit kini kelompok bandit itu hanya tinggal dua orang saja.


Arka pun diam saja tanpa ada pergerakan dari Arka tiba tiba rekan kelompok yang satunya juga mati dengan kepala yang terpisah itu semua yang melakukan adalah Arka ia melakukanya dengan kecepatan di luar nalar manisia biasa.


"Apa yang kau lakukan sebenarnya siapa kau"ucap sang ketua bandit yang langsung menodongkan pedangnya ke leher Arka.Arka pun langsung merubah wajahnya dengan yang aslinya semua orang terkejut begitu juga dengan Yulong dan juga Jayana ia tak percaya bisa di tangkap.dengan secepat ini.


"Surprise"ucap Xinyo Zue yang langsung menepis pedang yang di todongkan ketua bandit pada lehernya.

__ADS_1


"Jaa-jadi kau sudah tau arghh sialan kau bagaimana bisa tau secepat ini"ucap ketua bandit dengan sangat kesalnya.


"Terlalu banyak omong kosong"ucap Xinyo Zue yang langsung memenggal kepala dari ketua bandit itu membuat Jayana berteriak histeris.


"Aaaaaa---apa yang kau lakukan mengapa kau membunuhnya "ucap Jayana dengan nada yang sangat kesal.


"Mereka mengganggu ku dan ini giliran kalian"ucap Xinyo dengan mengeluarkan senyum miringnya.


"Mm-maa-mau apa kau jangan mendekat kepada kami berdua"ucap Yulong dengan nada yang sudah ketakutan tubuhnga kini sudah bergetar dengan sangat hebat.


"Tenanglah aku tidak akan membunuh kalian" ucap Xinyo yang semakin dekat dengan Jayana dan Yulong.


"Baik gege"ucap Ara yang patuh dan menaikan tanganya ke kening seperti seorang prajurit.


Mendengar namanya di panggil membuat Yulong merasa ketakutan bukan main kini tubuhnya gemetar dengan hebat ia merasa akan ada bahaya yang akan menimpanya dengan sangat dahsyat.


"Tidak tidak aku tidak mau lepaskan aku lepaskan tidak"ucap Xinyo yang berusaha memberontak dengan sekuat tenaganya.


"Diamlah kalau tidak akan kubunuh adikmu "ancam Ara dengan sangat serius mendengar sang adik mau di bunuh membuat Yulong tidak bisa berkata kata dan langsung diam tanpa melakukan pemberontakan lagi.

__ADS_1


Setelah di bawa kehadapan Xinyo membuat Yulong merasa takut bila ia harus di bunuh dengan tragis.


"Jangan apa apakan aku gege"ucap Yulong dengan mata yang berkaca kaca meminta permohonan agar tidak di apa apakan oleh Xinyo.


"Aku tidak sudi bila harus membunuhmu"ucap Xinyo dengan tatapan datar.


"Lalu untuk apa kau membawaku kehadapanmu"ucap Yulong dengan wajah yang binggung.


Tanpa basa basi Xinyo langsung memukul denitian milik Yulong dengat sangat keras hingga menimbulkan ledakan yang sangat dahsyat di tubuh Yulong hal itu membuat Jayana menjadi histeris karna Yulong memuntahkan seteguk darah segar.


"Aaaaaa apa yang kau lakukan pada Long gege "teriak Jayana dengan sangat histeris dan ketakutan.


"Aku hanya menghilangkan kultivasinya saja"ucap Xinyo dengan nada datar dan tatapan yang tenang.


Selanjutnya giliran Jayana karna Xinyo tau pasti suatu hari nanti Jayana akan membalas dendam atas apa yang di lakukan Xinyo pada Yulong sama seperti tadi Xinyo memukul denitian milik Jayana dengan keras hingga terjadi ledakan yang sangat besar membuat Jayana terpental dan memuntahkan seteguk darah.


hola aku kembali jangan lupa vot karna itu penting like komen dan gift semua hadiah yang kalian punya


HAPPY ENJOY

__ADS_1


AND HAPPY READING


__ADS_2