
Dengan sedikit ragu kakek itu menganggukkan kepalanya dengan pelan lalu Jangan mengambil sebuah permadni yang besar dan membentangnya di depan toko baju tersebut tampak semua orang memperhatikan sifat dari Jayana tak heran juga Xinyo Ara dan Ira yang merasa bingung dengan apa yang di lakukan oleh Jayana lalu Xinyo pun menghampiri Jayana dan menanyakan tentang apa yang sedang ia buat saat ini.
"Apa yang sedang kau lakukan?"tanya Xinyo dengan heran dan dengan tatapan tak peduli yang ia ajukan kepada Jayana.
"Kalau kau disini hanya mengoceh dan tidak membantu ku pergi saja sana"ucap Jayana yang mengusir Xinyo karna emang dia dari tadi hanya berdiri saja dan tidak membantu Jayana.
__ADS_1
Xinyo pun menatap Jayana dengan tatapan jengah ia hanya bertanya lalu mengapa Jayana harus marah?lalu la duduk di kursi yang telah di sediakan di sana.
"Mau kami bantu jie"ucap Ara dan Ira yang menawarkan dirinya kepada Jayana mereka terlihat kasian melihat Jayana yang mondar mandir sendiri dari tadi.
"Silahkan kalau kalian mau bantu aku tidak melarang"ucap Jayana dengan senyum manis yang menghiasi bibirnya melihat Jayana tersenyum Xinyo langsung senyum senyum sendiri baru kali ini ia melihat Jayana tersenyum sangat tulus kepada kedua adik angkatnya lalu mereka bertiga mengeluarkan semua pakaian itu lalu menumpuknya di atas permadani setelah satu toko habis mereka berteriak kepada semua orang yang ada di sana.
__ADS_1
"Kemana perginya kakek itu apa kalian melihatnya"tanya Jayana dengan sangat penasaran yang cukup tinggi karna kalau semua barang bisa menghilang lalu mengapa jepit rambut yang ia genggam masi ada?sungguh aneh bukan siapa kakek itu sebenarnya?
"Kami tidak tau"ucap Ara dan juga Ira sambil menggelengkan kepalanya saat mereka melamun ada orang yang menghampiri mereka yang masih bingung dengan kejadian tadi.
"Permisi nona muda dan tuan muda apa yang kalian lakukan di sini apakah kalian mencari sesuatu?"ucap wanita paruh baya yang menanyakan sedang apa mereka di dekat toko yang sudah kebakaran?
__ADS_1
"Kami tadi melihat kakek kakek yang sedang berdagang di toko ini namun setelah kami menjual daganganya kakek itu menghilang entah kemana"ucap Jayana dengan tatapan bingung namun uang yang ia kasi tergeletak di lantai dekat toko itu membuat Jayana semakin terkejut siapa kakek itu sebenarnya?
hallo aku datang dengan membawa episode baru bagaimana puasa kalian hari ini apakah lancar semoga lancar ya kalian jangan lupa vote aku sebanyak banyaknya follow juga komen buat ninggalin jejak supaya ku up lagi share juga gift semua hadiah yang kalian punya aku akan kembali dengan episode yang baru dan menarik like like jangan sampai ketinggalan makasi semua happy enjoy and happy reading gays