Pangeran Kegelapan.

Pangeran Kegelapan.
EMOSI MEMBAWA KEMATIAN


__ADS_3

"Apa yang ada di pikiran tua bangka itu mengapa ia meninggal kan aku sendiri di sini"ucap roh itu dengan perasaan marah lalu ia merapalkan satu kalimat yang terucap dari bibirnya lalu ia memecahkan penjara itu dengan kekuatan sihir yang aneh.


Rumah Xinyo Zue pun bergetar dengan hebatnya sampai memecahkan kaca jendela dan pintu utama hal itu membuat darah segar Xinyo Zue mendidih karna rumah kesayangannya hancur karna ulah roh itu.


"Sialan kau karna kemarahan mu terhadap ketua busukmu itu kau sampai merudak sebagian rumah ku"ucap Xinyo Zue yang langsung mengambil pedang dari cincin semesta nya yang berwarna biru ia hendak menebas leher roh itu namun roh itu sedang di kuasai emosi makanya ia bisa selincah sang kancil.


"Aku akan menghabisimu sekarang juga hahahah"ucap Roh itu yang langsung menghunuskan pedang ke leher Xinyo Zue namun Xinyo Zue dapat menangkis setiap serangan yang di berikan roh itu.


"Bermimpi saja kau"ucap Xinyo Zue dengan tatapan dingin dan langsung mengayunkan pedangnya ke tangan roh itu sekali tebasan tangan roh itupun lepas dari badan dan membuat kemarahan dari roh itu semakin memuncak.

__ADS_1


"Sialan kau"ucap Roh itu ia langsung melayang di udara dan menargetkan Xinyo untuk menusuk jantungnya namun seranganya dapat di baca oleh Xinyo Zue.


Pertarungan pun tak dapat di hindarkan suara dentingan pedang saling mengadu satu sama lain karna mereka sama sama tidak mau mengalah setelah tengah hari siang Xinyo Zue pun langsung merapalkan sebuah mantra kuno agar pertarungan yang memuakkan ini segera selesai karna Xinyo Zue harus membeserkan kekacauan ini akibat ulah dari Roh ini setelah selesai merapalkan sebuah mantra kuno muncul dua raksasa es di hadapan Xinyo Zue dan yang lainya mereka adalah pengikut Xinyo yang di berikan oleh guru kedua orang tuanya sebagai oleh oleh karna Raja Razar Zue telah sampai di titik alam Dewa Agung Raksasa itu pun menatap kearah Roh itu dengan tatapan tak bersahabat lalu Xinyo menganggukkan kepalanya sebagai pertanda lalu kedua raksasa itu menyerang roh itu dengan sangat brutal Raksasa itu mematahkan kaki dari roh itu di susuli dengan raksasa lainya dengan memotong bagian tangan lainya.


"Aarrrgghhhh sialan kau kalau begini aku akan mati"ucap Roh itu dengan suara yang keras karna ia saat ini sedang berteriak kesakitan karna kehilangan kedua tanganya dan satu kaki yang sangat ia sayangi.


"Kau kira aku peduli kau duduk saja dan nikmati sensasi nya"ucap Xinyo dengam smirk yang sangat menyeramkan menghiasi wajahnya lalu ia mengayunkan pedangnya dan menebas kepala dari roh itu seketika lepas sudah kepala itu dari tubuh roh yang sangat naif itu setelah siap di penggal Xinyo Zue mengeluarkan api hitam dari tangan ya dan membakar sisa tubuh dari Roh itu setelah lenyap Xinyo pun meminta kedua Raksasa itu untuk kembali ke dunia mereka di bagian paling timur yang sangat dingin.


"Permisi bagaimana kabarmu saat ini"ucap Xinyo yang menanyai kabar Jayana saat ini Jayana sedang di jaga oleh Ara dan Ira.

__ADS_1


"Saya baik baik saja gege kau tak perlu khawatir tentang itu"ucap Jayana yang tidak mau melihat Xinyo Zue khawatir karna kejadian tadi saat ini Jayana sedang makan buah buahan yang di berikan oleh Ara dan Ira.


"Gege apakah kau khawatir tentang Yana jie jie "ucap Ara dengan polosnya untuk menggoda Xinyo Zue yang terlihat sangat khawatir saat ini pipi Xinyo Zue memerah karna mendapat pertanyaan dari Ara.


"Sebagai kakak laki laki di rumah ini aku akan menghawatirkan kondisi adik perempuan ku"ucap Xinyo dengan tatapan datar lalu Xinyo pamit kekamar untuk membersihkan tubuhnya karna sudah sangat lengket yang di penuhi dengan kringet.


"Aku kekamar dulu untuk membersihkan tubuhku ini kalian jaga jie jie dengan baik ya"ucap Xinyo yang langsung melesat me ujung kamarnya lalu ia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya selesai mandi Xinyo pun menata makanan yang di buat oleh Ara dab Ira supaya mereka bisa langsung makan saat malam tiba.


Malam pun tiba kini semua orang telah kumpul di meja makan untuk menikmati makan malam bersama setelah selesai makan malam mereka pun kembali ke kamar mereka masing masing untuk beristirahat karna mungkin besok ada kejutan di luar dugaan Xinyo Zue setelah merebahkan tubuh di ranjang masing masing mereka pun menutup mata hingga pagi tiba ari arah timur

__ADS_1


*Hay semua aku kembali lagi nih heheh kalian jangan lupa follow buat yang belum like like komen buat ninggalin jejak rate bintang lima vote juga yang banyak gift semua hadiah yang kalian punya share sebanyak banyaknya happy enjoy and happy reading gaysss


__ADS_2