Pangeran Kegelapan.

Pangeran Kegelapan.
PULIH


__ADS_3

"Maksud anda adik saya akan membalaskan dendamnya kepada sekte ular putih sendirian?"tanya Xinyo Zue pada sang tabib karna ia merasa penasaran.


"Mungkin anda bisa membantu tapi tidak banyak biarkan dia beristirahat dahulu setelah dia bangun berikan obat ini"ucap sang tabib lalu ia meninggalkan Xinyo sendiri di depan pintu kamar Jayana.


Xinyo pun masuk lagi kekamar Jayana untuk memastikan kondisi adiknya selesai mengecek kondisi Jayana Xinyo keluar dari snaa dan menghampiri Ara dan Ira yang menunggu di ruang tengah mereka kawathir terjadi apa apa dengan Jayana walau hanya sebentar bertemu dengan Jayana mereka sudah lumayan akrab.

__ADS_1


"Bagaimana kondisi Yana jie jie gege?"tanya Ara dengan mata yang berkaca kaca ia sangat takut jika terjadi sesuatu pada Jayana Ara sudah menganggap Jayana sebagai kakak mereka karna perubahan sikap Jayana yang sangat drastis namun itu tidak berpengaruh kepada Xinyo karna ia hanya 1%percaya pada Jayana.


"Jie jie kalian baik baik saja ia butuh istirahat kalian masuklah kekamar kian masing masing dan tidur juga ya selamat malam adik adik gege"ucap Xinyo yang masi memperlakukan Ara dan Ira sebagai anak kecil padahal umur mereka sudah remaja sekitar tujuh belas tahun hanya beda satu tahun saja kepada Xinyo zue.


"Tidak gege kami ingin menemani Yana jie jie kami ingin tidur bersamanya"ucap Ara dan Ira yang meminta untuk tidur semalaman bersama Jayana.

__ADS_1


"Selamat pagi Tuan Gege mau kemana anda pagi pagi buta begini apakah ada urusan mendadak?"tanya Jayana yang memanggil Xinyo dengan sebutan Tuan Gege mungkin itu sangat keren baginya hahaha.


"Aku akan membeli makanan untuk kita semua kau jangan masak dan duduk saja di kursi bagaimana kondisimu apakah sudah lebih baik?"tanya Xinyo kepada Jayana apakah tadi malam ia merasa tidak enak atau ada hal lain yang ia rasakan?.


"Aku sudah lebih baik di tambah aku di temani oleh dua peri cantik yang tidur bersamaku kau tenang saja"ucap Jayana dengan senyuman yang menawan menghiasi wajahnya yang cantik Xinyo pun berpamitan kepada Jayana untuk pergi membeli makanan untuk mereka berempat sesampainya di pasar Xinyo melihat sekeliling apakah ada yang bisa ia beli ataukah tidak setelah lama mencari akhirnya Xinyo menemukan satu kedai yang sangat ramai akan pengunjung lalu Xinyo mampir ke kedai tersebut Xinyo memesan udang goreng tepung,cumi asam manis,ikan gulai,sayur segar,capcai pakcoi dan bubur setelah menunggu agak sedikit lama pesanan Xinyo pun datang.

__ADS_1


"Ini pesanan anda tuan totalnya duapuluh lima koin emas"ucap sang pemilik kedai tersebut Xinyo mengeluarkan uang dari sakunya dan membayar semua total makanan yang ia bawa lalu ia pun segera pulang karna Jayana sudah menunggu di rumah.


hallo semua author kembali membawa episode baru hari ini kalian hangan lupa follow author ya jangan lupa like like like komen buat ninggalin jejak supaya author semangat update nya gift semua hadiah yang kalian punya vote sebanyak banyaknya rate Bintang lima makasih semua happy enjoy and happy reading gays


__ADS_2