
Curhat Eski
Aku sudah sebulan tinggal di rumah mewah ini,yg luasnya mungkin 5 kali lipat dengan rumah yg ku tempati selama ini.Rumah ini sebenarnya bagiku seperti istana yg seperti kulihat di dalam film-film,kolam renang dan berbagai fasilitas yg mewah lainnya.
Selama tinggal di sini Sandi tak lagi sekejam dulu dan selalu menghina harga diriku dan itu membuatku takut..ya, Aku takut kelembutannya itu.. membuatku jatuh cinta.
Jatuh cinta?Aku mungkin sudah jatuh cinta ,setiap Dia menatap dan berada di dekatku ..jantungku sulit ku kontrol seakan habis berlari di kejar anjjing gila.
Sandi tak lagi tidur di kamar utama,tempat di mana terpasang foto Vania dan dirinya dinding,dulu setiap kali Dia telah puas melampiaskan hasratnya padaku,Dia akan kembali ke kamar itu,tapi kini semua barangnya di pindahkan ke kamarku...ah bukan kamarku ..tapi kamar yg sebentar lagi Aku tinggalkan.Rumah ini sebentar jadi rumah Vania dan setelah Vania kembali pasti Aku akan di usir dari sini...kalau di usir mendingan,atau Aku mungkin akan di tendangnya.
Terkadang saat melayaninya di ranjang,kami bagaikan suami istri yg saling mencintai ,perlakuan dan kelembutan Sandi membuatku lupa siapa Aku,yang hanya pelampiasaannya...Aku hanya bayangan Vania..ku tahu saat ini raga Sandi sedang bersamaku,memelukku dan lebih dari pada itu namun jiwa dan hatinya pasti untuk Vania.
Terkadang Aku menangis,coba bayangkan bila Kau berada di posisi ku..seperti saat ini kulihat suamiku masih tertidur dengan lelap karna kegiatan panas kami semalam,hampir tiap malam suamiku meminta haknya,hingga kadang Aku berfikir apa Dia tak lelah krn seharian kerja.
Ku tatap wajah suamiku...entah kenapa perasaanku ingin sekali menciumnya,bibirnya yg merah,hidung mancung itu serta alis tebal ...ya..Dia lelaki ciptaan Allah yg sangat sempurna bagiku..
Cup
tanpa malu ku kecup keningnya,pipi nya dan kemudian bibirnya,Dia membuka matanya dan membalasnya,hingga pagi-pagi kami mengulangi lagi adegan panas semalam.
Setelah merasa lelah dan memang hampir habis waktu sholat shubuh,Kamipun lalu bangun utk mandi wajib dan melaksanakan sholat shubuh.
Sekarang kami selalu sholat bersama setiap selesai sholat Aku mencium tangannya dan suamiku mencium keningku.
Keluarga yg bahagia bukan?...Tapi semua ini pasti akan segera berakhir,Aku tak boleh egois ..ini bukan tempatku tapi tempat Vania...
__ADS_1
Suamiku itu memenuhi segala kebutuhanku lahir dan batin,Dia tak ingin Aku masak,dan kerja apapun...
Entahlah apakah Dia tak ingin Aku lelah..,atau Dia tak ingin Aku menyentuh dan merusak barang mewah di rumah ini.
Iya,Aku perna tanpa sengaja menjatuhkan gelas dan saat Aku membersihkannya tanganku kena pecahan dan mengeluarkan darah,suamiku itu marah dan melarang Aku menyentuh barang-barangnya .
Aku hanya membuatkan kopi utknya itupun atas perintahnya,dan selebihnya Aku hanya bersantai dan membuatku kadang bosan.Pekerjaan membersihkan itu dilakukan pembantu..oh ya suamiku itu sudah mengambil beberapa pembantu tapi tak ada yg menginap Dia akan pulang pagi,-pagi sekali Aku juga tak tahu apa alasannya.
Aku bosan tak ada kegiatan,ponselku pun sudah di ambil suamiku..entalah mungkin Dia tak ingin Aku menelpon org luar,lalu kabur sebelum Vania kembali.
Aku hanya berharap Lisa segera datang dan membawa Vania kembali dengan begitu Aku akan pergi dari sangkar emas ini.
Ku ambil baju renang yg memang di belikan suamiku untukku tapi baru kali ini Aku mengenakannya.Awalnya Aku sedikit grogi memakainya krn terlalu ketat dan terbuka ..tapi tak apa toch di sini tak ada orang...dan kolam juga tak nampak dari luar .
Kupakai handuk dan ku lilitkan di dadaku walau Aku telah memakai baju itu tapi bagiku itu seperti cuma makai dalaman saja.Aku kemudian berjalan ke arah kolam,dan ku lepas handukku saat akan turun ke kolam.
Byuuurrr..
Aku kaget karna tiba-tiba seseorang melompat ke arah kolam dan langsung memelukku..
"Kakak.." Pekikku karna melihat suamiku,yg tak biasanya pulang secepat itu.
Aku memang memanggilnya dengan sebutan kakak dan suamiku itu tak keberatan .
Dia memelukku,dan membuatku merinding setiap sentuhannya,apalagi saat ini ..sepertinya Aku selalu ingin di manja olehnya,dekat dengannya dan mencium bau wangi tubuhnya entahlah ....kenapa Aku bisa seperti ini.
__ADS_1
Dia terus memelukku dan mencumbuiku dlm air dan Aku mengikuti saja setiap permainananya..
Dia benar-benar lelaki perkasa,dan tak perna lelah,ah..kami melakukan di di dalam kolam ..suamiku itu ...sepertinya tak pandang tempat dan waktu selalu saja main nyosor.
Suamiku itu mungkin tipe lelaki tak bisa menahan hasrat nafsunya,wah pantas saja Dia mengatakan menjadikan ku pelampiasaan mengantikan Vania.Krn mungkin mereka selalu melakukan hal haram itu kepada Vania...ya..mereka kan belum menikah jadi pasti haram,karna mereka telah berzina,lain denganku ..Dia suamiku berarti bila Aku melakukannya itu adalah ibadah dan mengugurkan dosa yg perna ku dengar .
Setelah selesai menyalurkan hasratnya dan melampiaskan padaku,suamiku itu mengajakku makan bersama di sebuah meja di dekat kolam,ternyata Dia sudah membawa makanan yg tak ku sadari saat Aku berenang sambil menutup mata.
Sekali-kali Dia menatapku...,tepatnya menatap dadaku yg hanya tertutup setengahnya krn selain bajunya memang ketat punyaku memang lebih besar menonjol ke depan dan itu adalah tempat favoritnya.Setiap malam Dia akan cepet tertidur bila menyusupkan wajahnya di situ kayak anak bayi saja.
Kulihat arah mata suamiku ..ternyata dadaku...oh ..hasil karyanya membuat diriku seperti macam tutul...
Ku cubit pinggangnya pelan,Dia pun tertawa..tawa itu...ya..Aku deg deg ...wajahnya sangat tampan bila tertawa seperti itu.
"Kakak kenapa bisa pulang secepat ini?inikan belum waktu pulang kantor?" Ocehku sambil tetap memakan makananku.
"Karna Kau terus menggodaku..."Sambi melirik nakal pada Eski.
Aku tak paham apa maksudnya krn tadi Dia di kantor gimana Aku menggodanya..Aku diam tak menanggapi ucapannya.
"Kenapa menatapku seperti itu..."Goda suamiku padaku.
Aku memang menatapnya,Aku kok tak rela kalau nanti dada yg bidang itu dan tubuh atletis itu di sentuh oleh wanita lain.Aku kini memang telah egois fikirku..toch nanti semua itu akan jadi milik hak paten Vania sedangkan Aku hanya punya hak pakai sementara.
Ku hapus air mataku yg akan jatuh,duuh kenapa Aku sensitif kayak gini ya...
__ADS_1
"Kok nangis ...,"
Suamiku memelukku..entahlah perasaan apa ini..namun ku yakin diam-diam Aku mencintainya..ya sangat mencintainya dan tak ingin kehilangannya.Ku balas pelukannya dan kurasakan damai dan tenang fikiranku mencium wangi tubuhnya.