Pelampiasan

Pelampiasan
Kisah masa lalu


__ADS_3

Sementara di tempat lain.


Lisa dengan bantuan kakaknya menemukan posisi Vania.Lisa tak bisa menghubungi Eski karna tak memiliki ponsel lagi terakhir tahu keadaan Eski sebulan lalu.Lisa selalu mencari jalan agar bisa ketemu Vania di tempat shooting atau pun tempat keberadaan Vania,tapi Vania selalu menolak bertemu dengannya walau Dia tahu kalau Lisa adalah teman wanita yg mengaku kekasih Sandi.


"Usir saja Dia ...,Aku sudah tak butuh lelaki seperti Sandi.." Kata Vania ketika seorang wanita yg di minta tolong Lisa utk menemuinya di kamar ganti.


Wanita itu keluar dari kamar ganti,tapi Lisa langsung menyerobos masuk ke dlm kamar ganti Vania.


"Aku mohon,berikan waktu Aku bicara sebentar saja.." Mohon Lisa.


Vania memberikan kode pada Winda,agar keluar dan mereka akan bicara berdua saja krn Dia melihat gadis itu telah berada di depannya.


"Mau bicara apa?!" Vania seakan tak suka kedatangan Lisa.


"Aku mohon kembalilah pada Tuan Sandi,Aku yg punya ide gila itu utk mengaku temanku adalah pacar Sandi krn temanku belum ingin menikah dan menolak lamaran seseorang ,Tuan Sandi tak perna ada hubungan apapun dengan temanku..Dia tetap mencintai nona Vania..." Jelas Lisa singkat dan jelas.


"Kurasa itu sudah tak perlu lagi Kau jelaskan ...,Aku tak ada urusan lagi dengan Sandi atau pun temanmu itu...,keluar!!'


Vania mengusir Lisa keluar,dengan terpaksa Lisa pun keluar tapi saat pintu di buka seseorang lelaki masuk.Vania langsung menutup pintu dengan kasar.


"Kenapa Yank...kok marah-marah "Kata Aris,sambil meraih pinggang Vania.


"Itu tadi teman wanita yg mengaku pacar Sandi,dan Dia ingin Aku kembali pada Sandi." Kata Vania yg kini telah berada dalam pelukan Aris.


"Terus Kau jawab apa Yank?"


"Tentu saja Aku tak mau..Kau kan tahu Yank ...Aku sedang mengandung anakmu.." Kata Vania manja.


"Yank..Kau bisa kembali padanya lagian toch,walau Kau menikah dengannya kita masih tetap bisa ketemu seperti dulu Kau sebagai pacar Sandi tapi kita selalu bersama Yank...dan itu akan lebih baik lagi Yank,krn istriku tak akan curiga..." Kata Aris dengan senyum liciknya sambil tangannya terus bermain di dada Vania.


"Tapi Sandi tak perna menyentuhku...,bagaimana kalau Dia tau kalau ini bukan anaknya.." Lirih Vania karna geli Dia tak tahan lagi dengan permainan Aris.


"Serahkan padaku Yank..semua Aku yg akan lakukan agar Dia tak akan tahu..."


"Jadi kapan Kau akan menikahi ku dan menceraikan wanita tua itu.." Manja Vania.


"Tunggulah Yank..tinggal beberapa tahap lagi krn saat ini semua masih atas namanya..,Kau kan tak mau kalau kita menikah terus kita tak punya apa-apa."

__ADS_1


"Kau tahu aja Yank.." Vania kini tak lagi bisa bicara krn Aris telah ***** bibirnya.


Di balik pintu Lisa merekam semua pembicaraan mereka dengan ponselnya,setelah kini terdengar suara aneh dlm kamar.


"Astaga telingaku telah ternoda oleh suara mereka"


Lisa berjalan keluar dari tempatnya dan keluar dari gedung itu sambil berlari kecil dan setelah agak jauh barulah Dia menelpon ojek online.


Di rumah Anton


Anton duduk setelah sholat,Dia seakan memikirkan sesuatu.Di tatap sebuah foto yg terpajang di dinding.


Foto mereka Eski dan Istrinya yg telah meninggalkannya utk selamanya.


Anton masuk kamar berjalan ke arah lemari dan membukanya sebuah map yg berisi foto keluarga istrinya itu yg selalu di sembunyikan dari Eski.


Beberapa lembar foto yg selalu di pandang istrinya bila rindu pada kedua org tuanya.


"Maafkan Aku,karna tak bisa menjaga anak kita dan membahagiakannya...Apakah sebaiknya Aku mengatakan kenyataan ini ...agar Aku bisa dengan tenang menyusulmu..,Aku juga tak mampu hidup lama di dunia ini tanpamu." Anton menghapus air matanya menatap foto istrinya itu saat masih sekolah.


Anton dulu hanyalah sopir pribadi bagi Mama Eski,namun Angelina Rozam(Mama Eski )mencintai Anton,tapi krn kedua org tuanya tak setuju Anto dan Eski sepakat lari ke Indonesia dan menikah.Sampai akhirnya Eski lahir dan Angelina meninggal Dia tak perna lagi ketemu dengan kedua org tuanya.


Rozam Ablaz adalah seorang pengusaha sukses di negaranya dan terpandang ,serta memiliki perusahaan di berbagai negara termasuk Indonesia.


Krn egonya tak mau menerima putrinya itu,bila tak berpisah dengan Anton .


Anton dan Angelina,saat usia Eski 3 tahun, datang menemuinya org tuanya.Namun Rozam tak mau menerima dan memaafkan mereka,mereka di usir oleh Rozam.Sejak saat itu Anton tak lagi perna menemui mereka krn Rozam salalu menghina Anton tak pantas menjadi menantunya itu dan hanya menginginkan harta mereka,padahal Anto mencintai Mama Eski dengan tulus bukan karna Dia adalah putri pengusaha.Namun Rozam tak percaya.


Anton menhapus lagi air matanya,memeluk dan mencium foto istrinya itu demi cintanya Dia rela meninggalkan kekayaan dan keluarganya.


"Aku tak akan perna menikah lagi..." Janji Anton pada istrinya.


Tok tok..


Anton meletakan foto itu pada meja,lalu membuka pintu.


"Ada seseorang mencari Tuan.."

__ADS_1


"Baik Bik.."


Anton keluar dari kamarnya,dan menemui org tersebut.


Lelaki yg berperawakan tinggi dan tampan itu tersenyum ramah.


"Apakah Anda yg bernama Anton,suami dari Angelina Rozam Ablaz. .."


"Iya,Anda siapa?dan perlu apa Anda padaku?"Tanya Anton krn tak perna mengenal kedua lelaki itu.


"Kami suruhan dari Tuan Rozam Ablaz,utk menjemput Nona Angelina.."


Mendengar nama istrinya di sebut ,Anton tak dapat menahan air matanya.Bagaimana mungkin wanita yg sangat di cintainya itu menemui org tuanya sedangkan sudah meninggal 3 tahun yg lalu.


"Angelina ...te-telah meninggal 3 tahun yg lalu.."Lirih Anton namun masih dapat di dengar oleh suruhan Rozam.


Kedua suruhan itu pun terlihat ikut sedih,krn sudah hampir 10 tahun,Rozam mencari putrinya itu dan ternyata tinggal di rumah seperti ini,sulit sekali mereka menemukanya karna identitas Angelina telah di ganti dengan nama lain.


Dengan melihat foto keluarga yg terlihat di dinding itu,kedua suruhan itu percaya karna foto Angelina dan Anton sama yg di berikan oleh Rozam,tapi foto Eski belum ada.


"Nona itu adalah anak Nona Angelina dengan Anda?"Tanya suruhan itu menatap foto Eski .


"Iya,Dia putri kami..." Lirih Anton.


Lelaki itu menatap lagi foto Eski saat usia 15 tahun,berdiri di antara kedua org tuanya.


"Dia sangat mirip dengan Nona Angelina ..." Kata lelaki yg lebih tua dari lelaki pertama.


Setelah lama mengait semua informasi dari Anton dan meminum kopi yg di buatkan Bik.Ana ,lelaki itupun akan pamit.


"Baik,kami permisi dan akan melaporkan pada Tuan Rozam informasi yg kami dapatkan.." Kedua lelaki itu menjabat tangan Anton dan menunduk dengan hormat lalu mereka keluar dan masuk ke mobilnya.


Anton melihat kepergian mereka.


" Semoga saja Kakekmu mau menerima kehadiranmu Nak..." Kata Anton saat telah menatap foto Eski kembali di dinding.


jangan lupa komen dan likenya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


I love you pembaca setiaku๐Ÿ˜˜


__ADS_2