
"Beb kamu kok nunduk terus, mending kita selfi aja " sahut Nilam karena melihat ara yang dari tadi menunduk
"Haaaaiiiiiii kalian ini aku ini gugup tau coba kamu pengang deh tangan aku dingin sama gemetar gini" jawab ara lalu memperlihatkan kedua tangannya kepada sang sahabat
"Ihhh iya Loh tangan kamu dingin banget kayak daging yang dari kulkas"
" ihhh kok disamaain sama daging sih"
"Kan memang tangan kamu kan daging, sudah ngak usah grogi gitu santai aja Tarik nafas Lalu buang lakukan beberapa kali, Selow kayak di pantai" sambung nilam
"Hisssss kamu kayak orang pernah nikah aja Selow selow"ujar ara cemberut
"Belomm sihhh🤣🤣" cengir nilam
"Ya udah kamu duduk diam aja ngak lama lagi Calon suami kamu datang aku mau make up juga"
"Hmmmmmmm"
Tidak Lama terdengar iringan mobil pengantin yang semakin membuat ara berdebar, Setelah masuk sebelum masuk keacara inti yaitu Akad, Acara dimulai dengan pembacaan surah pendek , dan pembacaan doa
"Oke waktunya Akad silahkan panggil pengantin prianya kedepan " sahut MC
Kafa yang didampingi papa dan mamanya naik kedapan dan mulai duduk dihadapan Penghulu dan ayah Ara.
"Silahkan jabat tangan wali dari mempelai wanita" Titah penghulu kepada pengantin pria
Keduanya saling berjabat erat, Ayah Ara menghela nafas berkali-kali untuk menetralisir kegugupannya begitu halnya dengan Kafa, pria itu gemetar hingga kedinginan
"Silahkan pak Waris" titah penghulu
"Ananda Kafa Emery saya nikah kan dan kawinkan engkau Dengan putri saya Ara Izdihar Binti Abdul Waris dengan mas kawin dua ratus tujuh puluh dua ribu dua ratus rupiah dan set perhiasan dibayar Tunai"
"Saya Terima Nikah dan kawinnya Ara Izdihar Binti Abdul Waris dengan mas kawin Tersebut dibayar Tunai" Kafa melafalkan ijab kabul Dengan gamblang dan satu tarikan Nafas
"Bagaimana para saksi Sah" tanya penghulu pada semua saksi
"SAH" jawab semua orang dalam ruangan
"Alhamdulillah...... Allahumma ini As,aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa alaih wa a,udzubika min Syarrihaa wa Syarrimaa Jabaltha alaih"
Artinya: ya Allah sesungguhnya aku mohon kepadamu kebaikan dirinya dan kebaikan yang kau tentukan atas dirinya" lanjut doa penghulu
"Baiklah silahkan panggil mempelai wanita untuk proses selanjutnya" sambung Mc
Disinilah ara berada dihadapan Orang yang sudah Sah menjadi suaminya,
Kafa menatap Ara tanpa berkedip saking Cantiknya Ara yang membuat perasaannya makin berdebar
Lalu penghulu memberi selamat kepada kedua mempelai
"Karena pengantin wanitanya sudah datang waktunya pemasangan cincin dimulai dari mempelai pria kepada wanitanya begitu pun sebaliknya" ujar Mc
__ADS_1
Kafa memasang kan cincin Dijari manis istrinya , lalu mencium kening Ara
Ara pun memasang cincin dijari Manis Kaca dan mencium punggung tangan kafa dengan Takzdim
Setelah mendatangani beberapa berkas pernikahan,Lalu juga buku nikah keduanya memamerkan buku dan cincin pernikahan kearah semua orang
Kedua orang tua mempelai duduk di kursi yang disediakan untuk melangsungkan Sungkeman. Dua orang manusia yang sudah Sah menjadi pasangan suami istri itu bersimpuh dihadapan orang tua masing masing dan mendengar petuah pernikahan
Dan mencium punggung tangan kedua orang tua mereka.
Sementara raut bahagia Tetap terpasang senyum tiada hentinya kedua mempelai Terutama Kafa yang menggenggam erat jemari sang istri hingga membuat sang istri Risih dan malu karena diliat banyak orang
" Kak jangan gini donk Malu diliatin orang" Bisik ara pada kafa sambil berusaha melepaskan gengaman tangannyaa
"Kenapa sih Yank biarin aja kan uda Halal" ujar kafa menaik turungkan Alisnya dan makin mengengam erat Jemari sang istri
Ara pun merona mendengar Panggilan sayang Kafa yang semakin membuat jantungnya berdetak hebat
Uhhb jantung bisa diam ngak malu tau kalau sampai kafa dengar detak jantung aku
Kafa pun Senang membuat sang istri Malu seperti ini hingga membuat pipinya merona.
Andai ia Bisa mengusir semua tamu mungkin sudah ia usir sedari tadi ingin mengurung sang istri didalam kamar dan memadu Kasih disana
"Nanti kita Cetak Anak yang banyak yeah kalau Bisa selusin biar cukup bikin Tim Bola" ujar Kafa Berbisik
"Astagfirullah Kak emang kakak pikir aku kucing bisa lahirin Banyak gitu" ujar Ara memasang wajah cemberut
"Bibirnya jangan dibangunin gitu sayang, kalau kamu gitu bisa- bisa kamu tak bawa kabur kedalam Kamar Mau"
Runtuh sudah Rencana malam pertama yang Kafa susun Hingga membuat dia Lemas
"Kamu yang serius Ra" ujar kafa yang memanggil sang istri dengan sebutan nama tanpa embel kata sayang
"Iya kak"
Ya Allah hamba minta maaf sudah berbohong kepada suami hamba tapi jujur aku belum siap
Eeekkkhhhmmmm
"Sudah Ngobrolnya bahas apa sih Kalian berdua pasti Bahas persoalan malam pertama ya" Sahut Nilam yang dianggunki Nisa dan kedua kekasih mereka
"Boro-boro malam pertama nyicip aja ngak bisa Nil" ujar Kafa lesu
"Ihh mulut mu itu kak" ujar ara Malu
"Emang kenapa sih Bro ngak bisa malam pertama" tanya Adi
"Ara lagi datang bulan"
"Eh bukannya Lo......." belum selesai nisa ngomong Ara menutup mulut sang sahabat jangan sampai si nisa bongkar kebohongannya
__ADS_1
"Kamu jangan bilang-bilang Bege ,aku tuh ngerjain kafa" bisik ara
"Ohh sorry beb hampir aja aku keceplosan" bisik nisa
"Kalian berdua bisikin apa sih " ujar anwar
Membuat Ara dan nisa menggelengkan kepala menatap satu persatu temannya hingga tatapan ara terhenti pada Kafa yang menatapnnya dengan tatapan menyelidik seakan- akan mau tau apa yang Ara bicarakan dengan Nisa
"Sayang kamu ngomong apa sih sama nisa,
Nis ara ngomong apa sama kamu" tanya kafa dengan tatapan menyelidik
"Ngak ada kaf iyakan ra" yang dijawab anggukan kepala ara
" yah uda kami makan. dulu ya beb silahkan kalian lanjutkan pembicaraan malam pertama kalian yang gagal" sambung nisa
"iya Selamat ya Bro aku duluan sudah lapar juga nih"
"yuk Beb" lanjut adi
Setelah teman-teman ara pergi kini tinggal ara dan kafa duduk, Ara menunduk karena sedari tadi Kafa memandangnya dengan tatapan menyelidik
"sayang Kamu tau kan kewajiban istri apa" tanya kafa yang dijawab Anggukan kepala ara tanpa berani melihat Kaca
"Tau juga kan Dosa seorang istri itu apa"
"Ingat sayang Aku sekarang suami mu Kalau kamu mau jadi istri yang Sholeha harus berbakti pada suami Paham Sayang" sahut Kafa sambil mengelus kepala sang istri
"Kalau kamu belum siap Bilang sayang aku juga ngak akan paksa kamu"
"aku paham kamu pasti kecapean dan merasa takut, tenang sayang tadi aku cuman bercanda Sudah donk jangan nunduk terus Senyum sayang" ujar kafa sambil mencium kening sang istri
"Maaf kak bukannya Ara Ngak...."
Hussstttttt
"Sudah aku ngak papah ,Jangan sedih
Asal kamu tau Aku sangat mencintaimu Ara Izdihar dari pertama aku bertemu Kamu , Senyuman kamu yang Manis membuat aku Jatuh cinta pada pandangan pertama
AKU MENCINTAIMU ARA IZDIHAR HIDUPLAH MENUA BERSAMAKU"ucap Kafa dengan Nada Tegas yang hanya dijawab Anggukan kepala Ara sambil menintikkan air mata saking Terharunya Hingga ia menatap mata sang suami dan memeluknya erat tanpa perduli tatapan semua orang terhadap mereka Berdua
"Terima kasih kak karena sudah mencintaiku.
Aku juga mencintaimu KAFA EMERY"sahut Ara
"sayang Bisa lepaskan pelukannya ngak Malu dilihat orang Atau kamu mau aku langsung bawa kekamar"
"isshh kakak Baru juga romantis sudah dirusak aja"
"Iya sayang Nanti malam yah" Bisik kafa yang membuat pipi Ara merona dan tidak menyadari jika pernyataan kafa membuat ia mengangukkan kepala
__ADS_1
yessss malam pertama I.m coming
sorak kafa dalam hati