Pelangi Sebelum Hujan

Pelangi Sebelum Hujan
Bab 11


__ADS_3

Didapur Kafa bertemu Keluarga Ara yang masih stay


"Loh nak kafa cari apa" tanya Mama Ara


"Ini mah mau ambil makanan sama minum buat Ara" jawab kafa kikuk


"Memangnya ara sakit sampai suami sendiri disuruh ambil, benar-benar nih anak"ujar mama


"Eh ngak ma ara lagi istirahat badannya Pegel"


Uuuuuppppppsssss


Mampus aku kecoplosan siap-siap nih digodainn keluarga Ara


"Eh ngak ma ara lagi sibuk beresin kamar"ujar kafa sengaja cari alasan


"Hee" ujar mama sambil menaikkan sebelah alisnya


"Ya sudah nak ambil aja makanannya baru kembali kekamar"sahut Ayah ara


"Iya Yah saya duluan permisi"


"Mama kenapa sih nanya-nanya kayak gitu mama ngak liat menantu mama sudah malu gara-gara ditanya kayak gitu"


"Kayak ngak pernah muda aja"tambah ayah ara


"Maaf Yah mama ngak kepikiran sampai situ"


"Ya sudah buatkan papa Kopi"


Dikamar kafa menyuapi ara sambil menceritakan kejadian didapur tadi ketika kafa bertemu mama mertuanya


"Zaujati tau ngak"


"Ngak" jawab ara melanjutkan makannya


"Ihh dengar dulu sayang jangan dipotong "


"Iya maaf kak"


"Tadi didapur aku ketemu mama dia nanya-nanya kenapa kamu ngak turun terus aku bilang dong kalau kamu lagi beres-beres soalnya aku hampir kecoplosan bilang kalau kamu pegal-pegal karena aku hajar semalaman. Dan mama masih nanya entah dia ngak tau apa yang terjadi atau cuman mau godain aku.


Untung tadi ayah datang bantuin aku" ujar kafa


"Masa sih kak, sukur deh aku ngak turun ngak tau deh mereka nanti gangguin aku kayak gimana"


"Oh iya Zaujati Hari ini kita pindah kerumah aku yah Hadia dibeliin ayah nanti disebelahnya aku mau bangun bengkel , biar biaya kuliah kamu aku yang bayar insyaallah cukup sayang"


"Maaf kak kalau ara lancang emang kakak punya uang buat bangun bengkel" cicit ara


"Punya sayang kan pas sekolah kakak biasa bantu ayah kerja juga kadang bantu adi ditoko ayahnya aku punya cukup tabungan kok tenang aja yah sayang"sambil mengusap kepala sang istri


"Maaf yah kak ara ngak bisa bantu soalnya ara ngak punya tabungan, Jujur ara orangnya boros karena sering dimanja Ayah kak,


Mungkin pengeluaran kaka akan banyak apa lagi aku boros banget"


"Ngak papah sayang ya sudah kita mandi yuk baru siap-siap kerumah baru kita dan izin sama ayah"

__ADS_1


"Ya sudah tapi kaka duluan aja mandinya baru ara"


"Kenapa sayang kakak ngak akan minta kok ,kakak tau kalau bagian Itu mu masih sakit,pahala loh mandi berdua"ujar kafa tidak menerima penolakan dan langsung mengendong ara kekamar mandi


Nyatanya ucapan tak sesuai dengan Realita yang waktu mandi hanya bisa 15 menit menjadi lama hingga 2 jam entah apa yang dilakukan pasangan pengantin baru itu hanya mereka yang tau🤣🤣


Namanya juga pengantin baru masih anget-angetnya


"Zaujatti kok mukanya cemberut gitu, sini handuknya biar kakak keringkan rambutnya"ujar kafa sambil berdiri dibelakang sang istri


"Kakak sih katanya cuman mau mandi terus tadi apa baru beberapa jam tau aku keramas ini sudah keramas lagi" sahut ara dengan muka ditekuk


"Iya maaf sayang Habisnya aku ngak tahan liat kamu Naked begitu , jangan marah itu pahala lo Zaujati" sambil mencium-cium pipi sang istri


"Supaya kamu ngak marah lagi kamu mau apa"


"Ngak ada"ketus ara


"Benar nih ngak mau kakak bawa jajan makanan kesukaan kamu"


Mendengar kata makanan ara langsung berbinar dan menganngukan kepalanya


"Mau kak Jajanan yang dekat Sekolah ya kak disana makanannya enak"


"Tapi" ujar ara lesu


"Kenapa sayang " tanya Kafa


"Kakak ngak liat cara jalan aku ngangkang begini masih perih tau kak kayaknya lecet deh"


"Eh jangan kak biar aku aja yang ngobatinnya"


"Jangan ngebantah sini " lalu kafa dedek dihadapan sang istri membuka sedikit pahanya dan melihat bagian inti sang istri


"Aduh ini bukan lecet aja sayang ini itu sudah sobek tahan yah " lalu memberikan sedikit salep dan meniupnya


"Sssshhhhtttt" desis ara


"Kenapa sayang"


"Perih kak" ujar ara memerah karena malu


Bagaimana tidak melihat kafa begitu memperhatikan dirinya


"Oke sudah kok sekarang ganti baju kita siap-siap"


Setelah mengemasi barang apa saja yang akan dibawa arah kini mereka berdua duduk diruang tengah untuk meminta izin kepada orang tua ara untuk pindah


"Yah kafa mau izin buat bawa ara kerumah yang baru dibeli ayah "


"Kalian mau pindah kenapa ngak disini saja nak apa lagi ara anak kami satu-satunya nanti rumah ini sunyi " ujar sedih ayah


"Ayah" sambung ara duduk disamping ayah dan mengelus tangannya


"Kami ngak ninggalin ayah kok rumahnya deket dari sini kalau ayah kangen tinggal kerumah ara aja, kami mau belajar mandiri yah insyaallah kalau allah berkehendak ayah akan ada temennya jika nanti ara sudah hamil"


"Ya sudah kalau itu kemauan kamu ayah tidak berhak melarang kamu karena tanggung jawab ayah sudah berpindah ke suamimu" sambung ayah

__ADS_1


"Ya sudah kami pergi dulu Yah Ma" sahut kedua pengantin tersebut lalu berpelukan dengan kedua orang tua ara


♪••••••••••••••••••••••••••••••••••


Dikediaman Aezar tepatnya dimeja makan mereka sedang sarapan hanya ada suara dentingan sendok


Hingga tiba-tiba


"Bar bunda sudah ngomong sama ayah semalam"


"Benar kamu mau ke kota D" lanjut ayah aezar


"Iya yah dan ezar mohon agar ayah jangan melarangku karena aku juga sudah berjanji sama bunda" sahut Aezar


"Ayah ngak larang kamu, ayah cuman mau bilang hati-hati disana jaga diri kamu baik-baik semoga usaha kamu makin sukses dan Batasi pergaulan kamu itu" nasehat ayah


"Iya nak dan sesekali pulang kesini jika Bunda kangen "sambung bunda Aezar


"Iya Bund nanti aku usahain, ya sudah aku ambil koper dulu dikamar"


Selesai membereskan beberapa pakaian aezar kini ia dan semua anggota keluarga berdiri diteras rumah untuk mengantarkan sang anak naik kemobilnya


"Jaga kesehatan disana ya sayang "


"Kalau bunda kangen kamu harus datang "


Sambung bunda sambil menitikan Air matanya


"Bunda juga sama ayah jaga kesehatan"


'Dan buat kalian berdua jaga Bunda sama ayah jangan suka keluyuran ngak jelas ngerti"


"Kalau ngak uang jajan abang potong" nasehat aezar pada kedua adiknya


"Siapa bang" kompak keduanya


"Ya sudah Aku berangkat dulu Yah Bund sampai jumpa"


Didalam mobil Aezar memperhatikan jalan yang iya lewati hingga tiba-tiba menghentikan laju mobilnya netranya menangkap kedua sosok manusia yang sedang makan berdua


Kamu makin cantik aja setelah nikah sepertinya suamimu begitu memanjakan mu selamat tinggal cinta pertamaku hiduplah bahagia dengannya karena aku juga ingin membuka lembaran baru dikota Lain


Aku mencintaimu Ara


Kedua orang itu ialah ara dan suaminya yang sedang makan ditempat yang dijanjikan kaca tadi


"Zaujati setelah ini kita ke supermarket yah belanja kebutuhan rumah soalnya isi kulkas kosong" ujar kafa sambil menyuapi sang istri


"Iya kak, tapi aku ngak pintar masak loh soalnya dirumah jarang masak" sahut ara cengengesan


"Ngak papah sayang nanti dirumah belajar yang penting makanannya bisa dimakan tidak angus atau asin"


"Makasih kak sudah menerima aku apa adanya"


"Aku juga ya Zaujati"


Setelah membayar makanannya disini lah mereka berada berbelanja kebutuhan rumah keduanya berjalan beriringan kafa yang mendorong Trolly ara yang akan memilih, setelah dirasa cukup keduanya pun kekasir untuk membayar belanjaan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2