Pelangi Sebelum Hujan

Pelangi Sebelum Hujan
Bab 18


__ADS_3

3 bulan meli menikah dengan mantan suaminya tak sekalipun ia mau disentuhnya karena ia tak sudi disentuh oleh pria yang tidak ia cintai karena perbedaan umur yang jauh juga fisik yang Biasa saja membuat meli begitu memandang jijik, Hingga membuat mantan suaminya memilih menceraikannya karena meli selalu menghina fisik dan pekrjaannya


Rudi seorang pria sederhana bekerja sebagai kurir jatuh cinta pada pandangan pertama pada sosok gadis yang bernama meli hingga membuat ia nekat melamarnya dan disambut baik oleh keluarganya, Meli sebenarnya ada yang baik ramah, tapi ia sama sekali tidak tau yang namanya urusan dapur Dari kecil ia sering sakit-sakitan hingga membuat sang ibu begitu memanjakannya bahkan diumurnya yang 17 tahun ia tidak bisa memasak


Ketika ada seorang pria sederhana datang melamarnya ia ingin menolak karena ia tau sang anak memiliki kekasih tapi perintah dari sang suami membuat ia tidak bisa berbuat apa-apa hingga meli membuat segala rencana agar suaminya mau menceraikannya ,meli juga seorang wanita yang boros hingga ia merasa bahwa pekerjaan suaminya tidak akan mengahsilkan uang yang banyak untuk menunjang penampilannya


Jatuh cinta pada sang sepupu kafa Emery bukan hanya Uangnya tapi fisiknya dan Cara ia memperlakukan sang istri hingga membuat dirinya iri dan muncul dalam hatinya agar bisa memiliki kafa, dan meminta tolong kepada sang ibu untuk membantunya ia tak perduli kafa mempunyai istri ataupun anak yang ia inginkan hanyalah kafa menjadi miliknya


Pagi hari didalam kamar kafa terbangun dengan kepala yang sedikit pusing ia terkejut mendapat dirinya tidak mengunakan pakaian dan melihat seorang wanita juga sama dengan dirinya


Ini dimana sih apa aku sudah dirumah tapi ini kamar seperti kamar yang dirumahnya tante rasna atau jangan-jangan semalam aku melakukan hal yang aneh


"Hoam pagi Abang" sahut meli sembari bangun mengahadap kafa


"Me...meli kamu ngapain dikamar aku" ujar kafa


"Apa kamu lupa apa yang kamu lakukan padaku semalam," tanya meli dengan sinis


"Maksud kamu apa dan kenapa kamu tidak memakai pakaianmu dan Noda merah diseprei ini apa" lanjut kafa dengan gusar


"Coba abang ingat-ingat dulu apa yang telah abang lakukan terhadapa aku" ujar meli dengan nada bicara yang sesedih mungkin


Apa yang telah aku lakukan aaa,


Kenapaa aku melakukan hal menjijikan seperti ini,dan noda merah itu apa meli masih perawan, Ara maafkan kaka, kakak tidak sengaja sayang Izra maafin pipi


"Mel keluar dari kamarku aku ingin sendiri"


"Pasti abang sudah mengingatnya kan, aku mohon abang harus tanggung jawab telah merenggut mahkotaku, dan aku takut Jika nanti aku hamil" sahut meli sembari memakai kembali pakaiannya


"Nanti abang pikirkan, dan panggil tante rasna aku ingin berbicara padanya Dan jangan mengatakan tentang kejadian semalam padanya " sahut kafa berjalan masuk kekamar mandi


Setelah selesai membersihkan diri kini kafa sudah duduk dihadapan Rasna bersama meli


"Tan tawaran tante kemarin akan saya lakukan Hari ini aku akan menikahi meli dan aku minta kalian berdua harus merahasiakan nya dari istriku, dan aku akan mengabari orang tua ku biar bagaimana pun mereka harus tau, " sahut kafa dengan tegas


"Terima kasih sayang sudah mau membantu tante, Tapi kamu tidak takut memberi tahu orang tuamu ,pasti kamu tahu sendiri kan jika mereka tidak begitu menyukai meli" ujar rasna


"Biar itu yang menjadi urusanku dengan mereka, dan tante urus pernikahan ini secepat nya dan hanya perlu mengundang Rt ,saksi dan penghulu" lanjut kafa yang langsung diangguki Rasna


Setelah membahas semuanya kini kafa menelfon kedua orangtuanya


(Halo assalamualaikum mah)


[Waalaikumsalam sayang,ada apa kenapa kamu belum pulang nak]


(Ma maaf kafa cuman mau bilang hari ini kafa akan menikah dengan meli)


[Maksud kamu apa kafa, kamu sudah tidak waras Ingat disini kamu punya anak dan istri yang menunggumu pulang]


(Maaf tapi mah aku ngak sengaja meniduri meli semalam entah apa yang merasuki ku hingga berani melakukan hal melakukan itu)


[ dasar kamu ya kafa baru sehari kamu keluar sudah melakukan hal itu , mama kecewa sama kamu ]


(Maaf mah aku hanya akan menikahinya secara siri aku takut kejadian semalam membuat ia hamil)

__ADS_1


[Lakukan apa pun yang mau kamu lakukan tapi ingat jangan sampai kelakuan kamu ini membuat Istrimu Terluka , sungguh mama kecewa sama kamu]


(MAAF AKU SALAH)


2 jam berlalu kini kafa dan meli resmi menikah dan kafa memutuskan untuk kembali pulang tanpa membawa melihat berasamanya .


Setelah melakukan perjalanan selama 6 jam kini kafa tiba dirumahnya dimana ia melihat sang istri tengah mengendong baby Izra


Maafkan kaka sayang kakak telah menghianiti kepercayaan mu dan mengingkari janji kakak


"Assalamualaikum sayang " sahut kafa setelah turun dari mobil


"Waalaikumsalam eh kakak sudah pulang kok ngak ngabarin dulu" ujar ara sembari mencium punggung tangan sang suami


"Biar jadi kejutan sayang, sini dedek nya mau kaka gendong soalnya susah rindu "


"Hais mandi dulu lah kak jangan pengang dede apa lagi kaka baru datang dari luar banyak kuman, iya kan sayangnya mimi" lanjut ara


"Ya sudah kaka mandi dulu yah "


25 menit kini kafa tengah duduk dihadapan sang istri sembari mengendong baby izra


"Kak kok semalam kaka nginap bukannya kakak pas pergi bilangnya ngak nginap"


"Maaf ya sayang tante Rasna larang aku pulang katanya istirahat aja dulu besok baru pulangnya, karena kakak juga ngak enak ya terpaksa kakak iyain "


"Oh gitu, tapi kakak ngak digangguin kan sama meli"


"Hmmm nga...ak ko sayang sudah yu kita t tidur kakak cape"


Maaf sayang kakak sudah bohong sama kamu


"Nanti aja yah sayang "


"Ya sudah ara tidurin dede dulu"


Sore pun berganti malam kini ara dan sang suami tengah makan setelah melakukan sholat ,selesai makan ara membersihkan bekas piring kotor dan mencuci nya sedangkan kafa sedang menemani baby Izra bermain ,setelah selesai membersihkan dapur ara kini tengah menidurkan baby izra dan memasukan nya kedalam box bayi


"Hmmm kakak capek ngak mau ara pijitin" tanya ara kikuk


"Iya sayang kenapa kamu mau pijitin kakak" yang dijawab anggukan kepala kafa


"Hmmm kaka tau malam ini malam apa" tanya ara malu-malu


" jumat kayaknya emangnya kenapa sayang"


"Ishhhh kakak mah ngak ngerti ihh ,ara malas lah pijitinnya ara mau tidur" sahut ara marah sembari masuk kedalam selimut. bukan apa-apa setiap malam jumat merdka berdua tidak pernah absen melakukan hal itu


Kakak paham kamu ingin itu ,tapi kaka minta maaf kakak merasa kotor untuk melakukan hal itu padamu ,kakak merasa sangat bersalah,kakak hanya perlu waktu jika meli benar-benar tidak mengandung kakak akan pastikan akan menceraikannya untuk itu kaka minta kamu bersabar yah, dan Ingat kaka sangat mencintaimu


Sebulan berlalu hubungan ara dan kafa sedikit merenggang dengan kejadian malam itu , Ara merasa terjadi sesuatu yang tidak beres pada sang suami karena sudah semenjak itu kafa tak lagi menyentuhnya bahkan perhatiannya pun telah berkurang seharian menghabiskan waktu dibengkel ketika sampai dirumah ia sering melamun


Mungkinkah kakak ada masalah dibengkelnya atau apa ngak seperti biasanya kaka seperti ini, gumam ara dalam hati


"Kakak kenapa sudah sebulan ini kaka sering melamun jika dirumah dan kalau kebengkel kaka biasanya cuman setengah hari tapi ini sudah sebulan kaka selalu pulang sore, apa ada masalah di bengkel" tanya ara duduk disamping sang suami

__ADS_1


"Ngak ada masalah kaka hanya ingin fokus kerja apa lagi kita sudah tidak berdua sudah ada dede yang harus abang fikirkan masa DepannyA" ujar kafa tanpa menatap sang istri


"Tapi kak sesibuk-sibuknya kakak jangan sampai melupakan kewajiban kaka sebagai suami , aku butuh diperhatiin selama sebulan ini kakak cuekiin ara terus sudah ngak pernah manjaain ara lagi"


"Maaf sayang kakak benar-benar sibuk , nanti weekand kakak ajak kamu jalan berdua biar baby izra dijagain mama gimana" sahut kafa


"Janji ya kaka, ara juga sudah bosan dirumah terus" sahut ara dengan manja


Hingga tiba-tiba deringan ponsel kafa mengganggu kemesraan mereka berdua


"Siapa kak yang telfon" tanya ara


"Tante rasna sayang , kakak keluar dulu yah buat angkatnya "


"Ya sudah ara kekamar dulu liatin dede"


(Halo assalamualaikum tan)


[Waalaikumsalam Nak, tante mau ngomong serius sama kamu , apa ara di samping mu]


(Ngak tan memang nya tante mau ngomong apa)


[Gini kaf tante cuman mau bilang kemarin meli pingsan didapur ,lalu tante panggil dokter setelah diperiksa dan ditest melihat hamil sebulan kaf]


Duaaaarrr


Kafa syok mendengar kabar tersebut hingga membuat tidak bisa berkata-kataa.


[Halo kaf kamu dengar tante tidak sih Halo]


(Tante serius , tante ngak bohongin kafa kan)


[ kalau kamu ngak percaya nanti tante kirimin bukti pemeriksaan nya, satu lagi tante ingin kamu menjemput meli karena sedari tadi dia merengek ingin bertemu sama kamu]


(Ngak bisa melihat ngak boleh kembali kesini aku ngak mau kalau sampai ara tau)


[Kaf kamu itu seorang suami walaupun melihat istri sirimu tapi kamu punya kewajiban untuk menjaganya apa lagi dia sedang hamil anakmu ,jangan kamu hanya mau enaknya aja ]


(Nanti kafa telfon tante kembali assalamualaikum)


Tanpa menunggu jawaban rasna kafa mematikan telfon nya dan bergegas masuk kedalam kamar untuk mengambil kunci motor ia harus kerumah orangtuanya


"Kakak mau kemana malam-malam begini"


"Sayang kaka mau kerumah mama bentar mau ambil sesuatu"


"Besok aja yah kak ini sudah malam loh"


"Ini penting sayang,kakak janji ngak bakalan lama " sahut kafa buru-buru tanpa mendengar jawaban sang istri


"Memangnya urusan apa sih sampai kakak cemas begitu"


Selang 20 menit kini kafa tiba dirumah orang tuanya dan melihat sang mama tengah menonton dengan sang ayah


"Mah kafa mau ngomong sama mama sm papa" sahut kafa dengan ngos-ngosan

__ADS_1


"Astagfirullah haladzim kafa kamu ini bikin kaget aja ,masuk dirumah ngak ngucapin salam lagi," sahut mama dian sembari memegang dadanya saking terkejut


"Iya kamu kenapa malam-malam gini datang seperti ini kayak dikejar hantu " sambung papa kafa


__ADS_2