Pelangi Sebelum Hujan

Pelangi Sebelum Hujan
Bab 8


__ADS_3

"Bisa ngak kalau kita lagi berdua gini panggilannya Jangan Bapak panggil Kak aja atau Nama saya juga ngak papah"


"Hmmm iyyya k...ak" ujar ara kikuk


"Saya dengar dari teman kamu lulus nanti mau nikah?? yah"


"Insyaallah pak ehh kak"


"Kok ngak lanjut sayang loh apa lagi kamu siswa berprestasi"


"Lanjut kok kak, hmmm kak Aezar panggil aku kesini cuman mau ngomong tentang ini"


"Bukan saya nyuruh kamu kesini cuman mau bilang dari pertama liat kamu saya suka sama kamu jujur kaka sempat mau nembak ara buat jadi pacar kakak tapi sudah ke duluan orang , " ujar Aezar


Maksud pak aezar ini apa sih pernyataanya bikin spot jantung aja


"Maksudnya kak"


"Ara aku suka sama kamu , tapi ke duluan orang lain jadi biar perasaan saya simpan saja,Ingat ra kalau suatu saat dia nyakitin kamu ,Ingat ada aku yang setia nungguin kamu, "


"Itu aja yang mau kaka bilang sama kamu saya duluan yeah" ujar aezar sambil berlalu dari hadapan ara


Ehhhh maksudnya dia ngomong kayak gitu buat apa coba bikin orang bingung aja ,


Aahhh ngak usah pikirin mending pesan makan jadi lapar dengar pernyataan pak Aezar


Setelah memesan makanan ara bergegas pulang kerumah.sesampainya dirumah ara berlalu masuk kekamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket beraktifitas seharian


Dua bulan berlalu tidak terasa seminggu lagi acara nikahan Ara dan Kafa,setelah pertemuan ara dan Aezar dia tidak pernah lagi datang mengajar entah dia sudah pindah atau bagaimana ara tidak mau pusing toh pernyataan aezar kemarin membuatnya tidak nyaman mengungkapkan cinta kepada orang yang tidak lama lagi menikah


Huuuuffffttt bentar lagi sudah mau jadi istri nih


"Ara keluar dulu sayang diluar ada teman kamu "ujar mama ara sambil mengetok pintu


"Iya ma suruh duduk dulu ara mau ganti baju dulu"


"Jangan lama sayang kasian dari tadi nungguin kamu"


"Iya mah ngak lama kok"


Selesai berganti pakaian ara berjalan ke ruang tengah untuk menemui kedua sahabatnya


"Maaf say nunggu lama soalnya tadi aku ganti baju dulu" ujar ara yang merasa tidak enak hati


"Ngak papah kok say, ohh iya ini udangannya mau disebar kapan " tanya Nilam


"Iya jangan pas mau acaranya baru dibagiin , kan repot apalagi banyak yang kita undang" sambung nisa sambil menyusun undangan


"Gimana kalau besok aja" usul ara yang disetujui kedua sahabatnya


Selesai urusan undangan mereka sibuk memilih2 dekorasi yang akan dipasang


Sedangkan dikediaman Kafa emery juga sama sibuk nya dirumah ara dimana seluruh keluarga besar kafa datang untuk menyaksikan keponakan mereka yang sebentar lagi mau nikah muda


"Kaf gimana sudah hafal belum ijab kobulnya" tanya paman tertua kafa saudara dari ayahnya


"Insyaallah om" jawab kafa


"Ciee yang sudah mau nikah makin berseri aja tuh muka "ujar Dila sepupu kafa

__ADS_1


"Ya iyalah masa muka aku harus kusam kan ngak keren donk masa pengantin prianya punya wajah kucel" ujar kafa


" iya harus keren donk" jawab yang lainnya


"kafa setelah nikah pasti kamu tau donk tanggung jawab suami seperti apa??


Dan kamu mau coba usaha apa?? Atau mau kerja dikantor ayah" ujar ayah kafa


"Ngak Yah selesai nikah kafa mau mandiri insyaallah aku mau bangun bengkel aja apalagi Jurusan kafa waktu SMK kan ambil yang Otomotif bisa lah buat kasi makan istri kafa " jawab kafa


" Bagus tu om juga suka sama sifat kamu yang mandiri ini" sambung om kafa lalu merangkul kafa


"Doakan ya om pah setelah menikah Kafa bisa jadi suami yang baik dan bertanggung jawab sama istri kafa nanti" Lanjut kafa


" Tanpa kamu bilang pasti kami selalu doakan kamu nak"


Tidak terasa Hari yang ditunggu akan tiba dikediaman Ara iya sedang bermanja dengan sang ayah sambil tiduran diPangkuan sang ayah,pria itu membelai rambut Hitam sangat anak yang lumayan panjang itu Anak gadis satu-satunya akan dipinang oleh lelaki pujaa. Sang anak


"Yah kenapa waktu cepat sekali berlalu ara belum puas bermanja dengan ayah" Ucap ara sendu


Ayah Ara mencium kening sang putri dia juga merasakan hal yang sama perasaan baru kemarin dia mengendong bayi mungil dan sekarang sudah beranjak dewasa dan akan dipersunting oleh pria pilihannya


"Dimata ayah Ara tetap putri kecilKu"


Sahut Ayah


Ara bangkit duduk dan mencium punggung tangan sang ayah sambil berucap


"Terima kasih telah merawat ku,


Terima kasih telah menyayangi ara memanjakan ara hingga ara sebesar ini"ungkap ara dengan derai air mata


Ada rasa penyesalan disana ia belum puas memanjakan sang anak, putri yang selama ini iya sayangi dan meminta sang kekasih ara untuk menikahinya, ia melakukan hal tersebut karena takut dengan pergaulan anak jaman sekarang yang sudah kelewat batas


"Maaf kan ayah tolong maafkan ayah Ra yang menyuruhmu untuk nikah muda"


Pintanya penuh permohonan


"Ayah ngomong apa sih, Ara tau ayah melakukan ini karena ayah takut ara melakukan zina, ayah jangan merasa bersalah justru ara senang karena ayah telah mengingatkan ara akan dosa itu" sambil memeluk erat sang ayah


Keduanya berpelukan erat Hingga akhirnya pria Tsb mengurai pelukannya dan menghapus jejak air mata dipipi sang anak


"Sudah berhenti sedihnya masuk tidur kamu harus istirahat besok Hari H nya jadi jangan sampai kamu begadang Takut dipelaminan besok tidak kuat" ujar sang ayah sambil mencium pelipis sang anak


"Iyah Yah Ara masuk dulu, Ayah jangan begadang ingat kesehatan ayah"


"Selamat malam ayah " sahut ara sambil berlalu memasuki kamarnya


Selamat malam putri kecilku ayah mencintaimu sayang,semoga kamu bahagia dengan pilihanmu, setelah kamu menikah nanti rumah ini akan sunyi hanya kamu satu2nya putri ayah.


Ujar ayah ara dalam hati sambil berlalu memasuki kamar setelah menghapus jejak basah di pipinya


Keesokan paginya semua orang sibuk baik dirumah Ara maupun Kafa sama sibuk nya orang orang bangun shubuh untuk mempersiapkan diri tidak lupa mempersiapkan makan buat para tamu yang akan pergi bersama kerumah mempelai wanita, Dan yang paling sibuk para wanita dikeluarga Emery bolak balik kesana kemari mencocokkan pakaian mereka sebelum di makeup penata rias.


Seseorang wanita sedang duduk bersila setelah melaksanakan kewajibannya mengadahkan tangannya pada ***** khalik


Ya Allah Hari ini hambamu akan menikah meminta kepadamu untuk menguatkan iman hamba agar hamba bisa menjadi istri yang berbakti kepada suami hamba, dan Hamba berharap calon suami hamba bisa membimbing kejalanmu ya allah dan menuju jannahmu bersama ,Aminn


Setelah berdoa, Ara bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri dan sarapan. Karena sebentar lagi penata rias akan datang untuk menyulapnya menjadi ratu sehari

__ADS_1


Didapur ara memanggil sang mama untuk mencari lauk buat makannya


"Mah Lauk nya mana ara mau makan dulu sebelum dimane up" sahut ara


"Loh kamu mau makan dulu belum mandi, nanti aja yah sayang makannya ini masih shubuh nanti setelah make up mama suapin" ujar sang mama


"Ihh gak mau mah nanti ngak bisa sikat gigi kalau makannya pas selesai make up"


"Ya udah kamu cari aja lauknya diruangan sebelah kamar mama disana sudah ada ayam kecap sm sambal goreng"


"Oke mah, ohh iya kalau nilam sm nisa sudah datang suruh kekamar ara yah mah supaya mereka di make up juga"


"Iya nanti mama kasih tau"


Usai makan ara bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri karena penata Rias sudah datang dan menunggu diluar kamar ara sambil menikmati kue yang dihidangkan keluarga ara


Tok tok tok tok


"Ra sudah mandinya ini penata riasnya sudah datang" sahut mama ara


"Iya mah suruh masuk aja" ujar ara sambil mengerikan rambutnya dengan hairdrayer


"Silahkan masuk mba calon pengantinnya sudah selesai mandi"


"Iya buk Mari" Berlalu masuk kekamar ara


"Assalamualaikum dek sudah siap di make up"


"Waalaikumsalam iya kak " ujar ara sambil duduk menghadap kearah penata rias


2 jam sudah arah dirias dan memakai kebaya serta hijabnya


"Massya Allah kamu cantik banget dek " ujar sang penata rias yang bernama Ema


"Iya lah orang aslinya memang cantik iya kan sayang" sahut asisten Ema


"Haisss kakak bisa aja , ini cantik karena kak emanya yang emang jago make up" jawab ara


"Kamu memang cantik sayang , Btw makasih pujiannya yah"


Hingga pembicaraan mereka terhenti karena mendengar seseorang memanggil ara


"Ra kami boleh masuk ngak" sahut kedua sahabat ara


"Iya masuk aja Coni"


"Ya Allah Beb kamu cantik banget sih sampai pangling aku iya ngak Nis" ujar Nilam setelah melihat penampilan Ara


"Iya kamu cantik banget Sihh pasti Kafa makin Klepek klepek nih sama kamu,


Kak mau dong dimake up juga biar cantik kayak ara siapa tau kalau kak Anwar lihat aku langsung ngajak ke KUA" sahut Nisa


"Hisss kalian ini ya udah kak Ema bisa make up in teman aku ngak kak" ujar ara menoleh ke Ema


" sama Asisten kakak aja yah dia juga jago kok pinggang kakak sakit mau istirahat bentar"


"Iya ngak papah kok kak"


"Kakak istirahat aja biar kita berdua di make up sm asisten kakak"

__ADS_1


"Kamu duluan aja Nis nanti aku terakhir" ujar Nilam yang dijawab anggukan oleh nilam


__ADS_2