
Dikediaman Barry,Aezar beserta Keluarga sedang Menyantap Makan malam Mereka Tidak ada percakapan diantara mereka Yang Terdengar Hanya dentingan Sendok dan piring
dan sesekali Terdengar pembicaraan sang Ibunda dan Ayah Aezar
Setelah selesai makan Aezar Hendak berdiri dari duduknya hingga suara sang Ayah membuatnya urung untuk berdiri.
"Zar temui ayah diruang Tengah ada yang ingin Ayah Bicarakan sama Bunda Dan kalian Berdua masuk kekamar belajar" Ujar sang ayah sambil menunjuk kedua adik Aezar
yang Dijawab anggukan ketiganya
Setelah Menunggu beberapa menit ayah dan bunda Aezar datang dan langsung duduk didepan Anak sulung mereka
"Zar sudah 4 bulan Ayah sama Bunda nunggu kamu untuk Membawa Calon Istri kamu nyatanya tidak ada satu pun yang kamu bawah kehadapan Ayah" Tanya sang ayah
"Iya Zar kamu sudah janji loh mau bawa Calon kamu sampai2 kamu nolak terus jika Bunda mau ngenalin anak teman2 mama Masih ingat kan
Flashback 4 Bulan lalu
"Mah Cukup yeah jodoh-Jodohin Ezar ,Aku ngak suka seakan akan Ezar ngak Laku asal mama tau cewe yang mama kenalin ke aku itu Pacar Teman Ezar , Teman Ezar Marah dia bilang aku nikung dia ,cewe nya juga ngak tau diri banget sih" Ujar Aezar yang marah atas sikap mamanya yang sering Menjodoh-jodohkannya dengan anak teman sang bunda
" Masa sih Kata Fira dia Masih sendiri ngak punya Pacar" Jawab sang bunda Yang tidak percaya ucapan sang anak
"Plisss Bunhd Percaya sama Ezar, tunggu Ezar mau ngasih liat Bunda Foto teman Ezar sama sifira itu, Nih Bunda Liat Ezar ngak Bohong"Sambil menunjunkkan foto Teman Ezar dan perempuan yg hendak dijodohkan dengannya
"Bunda ngak Tau Zar kalau dia punya pacar yea udah kalau kamu ngak Mau masih ada anak teman bunda yang mau kenalan sama kamu"ujar sang bunda
"Bund Sudah yeah Ezar mohon Jangan lagi"
"Asal Ezar Janji mau bawa sendiri Calonnya bunda kasih waktu 4 Bulan Gimana??"
"Iya Ezar Janji " sambil berlalu masuk kekamar untuk mengistirahatkan dirinya
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
mampus, kenapa sih aku sampai lupa sama janji aku sama Bunda
baru juga dapat bund udah ke duluan orang lain
jerit Aezar Dalam Hati
"Lupa Bund Soalnya Ezar sibuk disekolah apa lagi anak2 ngak lama lagi Ujian,bukan lagi urusan Restoran mana sempat Ezar cari calon" kilah Ezar
"hmmmm Alasan aja kamu Zar pasti itu cuman omong kosong doang iya kan???
pokoknya bunda ngak mau tau besok kamu temui anak Teman ayah kamu ngerti"
"Stop jodohin Ezar dengan orang yang jelas"
"Apa kamu Bilang Zar Ngak jelas dia anak Teman ayah, Ayah jamin kamu ngak bakalan Nolak" Ujar sang ayah
"Ezar sudah dapat bund tapi ke duluan orang lain " Gumam ezar didengar oleh sang ayah dan bunda
"Kasiang kamu zar udah dapat malah ke duluan itu namanya bukan jodoh" Bunda sambil Tertawa
"sesuai janji kamu gak bakalan nolak lagi besok kamu harus ketemu dengan anak teman ayah paham kamu Zar". ujar sang ayah yang tidak mau dibantah yang diajwab deheman sang anak.
"Sudah Ezar mau tidur selamat malam ayah bunda" sambil berlalu masuk kekamar nya
"Hissss anak itu yeah" gumam Bunda
"Sudah Bund Yukk temanin ayah kekamar Kangen"sambil mengerling nakal kearah sang istri ,yang dijawab Anggukan Malu malu kucing😅😅😅
__ADS_1
°°°°°°°°°°°°°°°°°′°°°°°°°°°°°°°
Pagi Hari disebuah rumah sederhana ,terlihat anak manusia sedang sujud diatas sajadahnya menyembah sang Khalik ia sholat begitu tentram hingga...
"Assalamualaikum warahmatullah
Assalamualaikum warahmatullah"
Selesai Sholat iya Lalu membereskan Mukenah dan sajadahnya ,Lalu bergegas kearah teras rumah menghirup udara pagi yang masih gelap
itu,dengan senyuman yang Tak Lepas dari Bibirnya
" Awali pagi dengan Senyuman😊😊😊"
Setelah lulus nanti ngak lama lagi mau married
ya Allah semoga hamba dapat membina rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warohmah Aminnnn
semogaa ini yang Terbaik dan rumah tangga kami nanti langgeng sampai kakek nenek
huuuuufffffttt Nikah muda
Terdengar helaan nafas dari seorang Aara Izdihar yeah setelah perbincangan beberapa bulan lalu antara ia kafa dan Ayahnya
Ara memutuskan Menikah muda diusianya yang 19 tahun.
waktu menunjukkan pukul 5:50 pagi ara kembali masuk kerumah dan membantu sang mama di dapur menyiapkan sarapan
"Hari ini mama mau masak apa"
"mama mau masak Nasi goreng Udang kesukaan kamu, ara bantuin Bersihkan udang nya saja buat bumbunya biar mama saja" Ujar mama sambil menunjuk udang yang belum dibersihkan diatas meja
"Nih mah sudah bersih ara kekamar dulu ya mau mandi apa lagi hari ini ara mau ujian jadi harus berangkat pagi" Yang dijawab anggukan kepala mama Ara
Setelah semuanya selesai ara masuk kedalan kamar mandi untuk membersihkan diri ,selang beberapa menit Ara mengganti pakaiannya dengan seragam sekolah dan memakai sedikit bedak dan Lipbalm agar bibirnya tidak terlihat pucat Selesai merias diri ara mengambil Tas dan bergegas keluar untuk sarapan bersama Ayah dan mamanya.
"Duduk Ra sarapan dulu mama juga sudah siapkan bekal kamu ,apa lagi ini ujian pasti kamu ngak bakalan sempat makan dikantin" ujar mama sambil memasukan bekal ara kedalam Tas
"Iya mah ara makan sedikit saja sarapannya,ara buru2 mau belajar bentar kalau sudah sampai kesekolah "
"Yah uda ara berangkat yah,Mah" mencium tangan kedua orang tuanya dan bergegas mengendarai motor kesayangannya menuju kesekolah, 25 menit ara pun sampai disekolah dan bertemu kedua sahabatnya diparkiran sekolah,
"Pagi Coni" serempak Nilam dan Nisa
"Pagi Juga Coni gimana sudah belajar belum buat Ujian nanti "Tanya ara berjalan beriringan dengan sang sahabat menuju kelas
"Iya sudah say tapi masih ada sih yang belum gara2 kak Adi telfon aku terus sampai lupa belajar" ujar nilam sambil Tertawa
"Ihh pacaran mulu , bilangin tuh sm si Adi jangan ganggu dulu orang mau fokus ujian juga" sambung Ara
" Iyaa iya Nyonya kafa pesannya nanti dikasi tau sama yang bersangkutan iya ngak Nis"
"Betul banget Tidak lama lagi Nona Ara izdihar akan menjadi nyonya Kafa Emery" sambung Nisa dengan Suara Yang Tinggi
"Mulut lo Nis jaga awas aja kalau ada yang dengar Malu tau" ujar ara membekap mulut nisa lalu melihat sekelilingnya takut didengar teman teman mereka yang lain
"iya maaf Kelepasan aku say"
"Yah udah masuk yuk sebentar lagi mw masuk aku mau belajar bentar materi yang ngak sempat aku baca gara2 ngapel ma kak Adi" ujar nilam sambil berlalu kedalam kelas .
Tanpa mereka sadari perkataan mereka didengar oleh seseorang hingga membuat dia berdiri mematung ditempat sambil memegang dadanya yang seperti diremas Sakit mendengar sang pujaan akan menikah selesai Ujian nanti
__ADS_1
jadi Aku sudah ngak punya kesempatan mungkin benar kata bunda dia memang bukan jodoh aku, apa aku terima aja tawaran ayah.
nasib belum berperang aja dah gugur
sudah mungkin dia memang jodohnya
Bel sekolah pun berbunyi tanda Ujian akan segera dimulai
"Pagi anak anak"
"Pagi pak" Jawab serentak siswa
"Wah makin semangat nih dapat asupan dari pak aezar"
"bapak makin ganteng aja sih"
"huuuu calon imam"
bisik bisik siswi perempuan yang dapat didengar oleh sang Guru
"Sudah Terpesonanya Ara bantu bapak bagikan soalnya dan satu lagi yang diatas meja semua hanya Pulpen dan penghapus kertas dan tas kalian simpan dibelakang kursi kalian" ujar pak Aezar
"dan ara Sini ambil kertasnya"
"baik pak"
Ternyata aku hanya dapat mencintaimu dalam diam Ra ,sakit mendengar kamu mau menikah
semoga kamu bahagia dengan pilihanmu
yah yang mendengar omongan sahabat ara ialah Aezar. selesai membagi kertas hanya ada keheningan didalam kelas karena para siswa serius mengerjakan ujian. setelah menunggu beberapa jam waktu pun selesai semua siswa membawa kertas jawaban keatas meja guru dan kembali ke kursi masing2 karena waktu sudah menunjukkan istirahat
hingga Tiba Ara kemeja guru
"Ara bisa bicara sebentar " tanya Aezar
"Oh bisa pak mau bicara apa"
"Jangan disini gimana pas pulang kamu temui bapak diwarung depan sekolah bisa"
"Bisa pak "
mau ngapain coba ngajak ketemuan jangan jangan dia mau nembak aku soalnya teman2 bilang dia suka sama aku, jangan sampai
"Ara kamu ngelamun yeah" tanya Aezar
"Maaf pak, yeah sudah saya kembali ketempat saya dulu"
ngapain juga aku tadi ngelamun segala pasti dia mikir yang ngak ngak nih
Tak terasa waktu pulang sekolah pun Tiba Diwarung sederhana seorang Pria tak hentinya menatap jam dipergelangan tangannya sudah beberapa menit orang yang ditunggu tak kunjung datang
ara kemana sih jangan jangan dia lupa atau sudah pulang
Hingga lamunan Aezar buyar setelah mendengar suara lembut seorang wanita
"Maaf pak Telat tadi ke toilet bentar" ujar ara
"Iya ngak masalah duduk ra, mau pesan makan" tanya aezar setelah mempersilahkan ara untuk duduk
"Ngak usah pak hmm ngomong2 bapak mau bicara apa" tanya ara yang sedari tadi tidak tenang takut seseorang melihatnya duduk berdua dengan sang guru dan berfikiran yang tidak2 tentangnya
__ADS_1