
Setelah Drama mengambil Buku tersebut ara memasuki kelasnya dan membangikan buku teman Temannya dan melanjutkan Belajar hingga Bel pulang sekolah pun Berbunyi
Ara dan kedua sahabatnya pun berlalu hingga ke parkiran dan melajukan motor Kerumah masing masing
Ditempat yang berbeda yaitu dirumah kata Emery Pria Tersebut Uring uringan karena telfon dan pesan yang dikirim ke sang kekasih tak kunjung dibalas entah apa yang dilakukan sang pujaan hingga sore hari pesan dan telfonnya tak kunjung diangkat
"Ra kamu kemana sih dari tadi ngak jawab pesan dan telfon dari aku"Gumam kafa sambil menscrool layar Ponselnya
Hingga dering ponselnya berbunyi Tertera nama sang pujaan tanpa menunggu lama kafa mengangkat panggilan dari sang kekasih
π±Ra kamu kemana aja sih dari tadi telfon sm pesan aku ngak dijawab
ara: Iya maaf tadi pulang sekolah ngak sempat nge cek ponsel keburu ngantuk terus Tidur sampai sampai aku ngelewatin makan siang Kaf
π±Aku kira kamu Ngapainn aja tadi, yeah uda bangun gih bersih bersih terus makan ini sudah sore Loh Ar
ara: iya Bawel , malam nanti kerumah yeah kata ayah dia mau ketemu kamu
,
π±Memangnya kenapa ayah kamu mau ketemu aku??
ara: ngak tau tuh, mungkin dia cuman mau kenalan aja sama kamu
π± yea udah nanti aku kerumah kamu,
sudah dulu ya Ar ,Buru gih mandi nanti kesorean Loh
ara : iya ,See You Kaf
Setelah mematikan sambungan Telfon Ara pun bergegas mandi karena telah melewati makan siangnya, cacing cacing diperutnya sudah pada DEMO minta diisi,selesai dengan segala Ritual mandi dan dilanjutkan dengan makan dan dilanjutkan dengan Ara mengisirahatkan diri
Dikediaman Aezar Barry Pria Tersebut tidak ada hentinya Senyum senyum sendiri hingga membuat sang Ibunda Heran entah apa yang didapat hingga membuat sang putra seperti itu,
"Barr Kamu kenapa sih dari tadi Bunda perhatikan senyum Terus , Kamu Sehat kan" tanya Mama Amy(Bunda Aezar)
"Ngak papah ko Bund, cuman Lagi senang Aja sih" jawab Aezar sambil garuk tengkuknya yg tidak gatal Saking malunya kedapatan Sedang mesem mesem ngak jelas
__ADS_1
"Oh Bunda kira Kenapa" Berlalu kearah dapur untuk menyelesaikan Masakannya untuk makan malam nanti Karena sang suami akan pulang dari Dinasnya dikota P
Aezar Barry Pria Tampan gagah memiliki Badan yang Atletis,memiliki Mata dan Hidung yang Lancip Bak orang Turki, Tidak salah memiliki tampan yang rupawan karena Aezar memiliki darah Keturunan Turki dari sang Kakek Ayah dari Pak Saemar Barry(Ayah Barry),Aezar mempunyai 2 adik laki2
Aiurul Barry yang masih Kuliah dan Farhan Barry masih duduk dibangku SMP
Ayah Aezar adalah Perwira Polisi sedangkan sang ibunda Guru, Aezar bukan hanya sebagai guru di usianya yang masih cukup muda dia sudah memiliki beberapa Cabang Restoran yang tersebar dikota D ,menjadi guru untuk mengisi waktu Kosongnya
ββββββββββββββββββββββ
Dirumah Ara seusai makan malam ayah ,mama dan ara sedang bersantai diruang tengah sambil menonton Sinetron favorit sang mama
Hingga ketukan pintu membuat Ara berdiri Karena tamu yang ditunggu akhirnya Datang juga Siapa lagi kalau bukan sang Kekasih Kafa Emery
"Assalamualaikum Ar" sapa kafa dengan senyum manisnya
"Waalaikumsalam masuk Kaf sudah ditunggu Ayah," ujar ara mempersilahkan Kafa Masuk dan menyuruhnya untuk duduk
"Tunggu bentar yah kaf aku panggil Ayah" sambil berlalu ke ruang tengah memanggil sang Ayah
"Yah Kafa sudah datang dia ada didepan samperin gih katanya mau ketemu,
"Malam Om maaf ganggu"Sapa kafa lalu mencium punggung tangan sang calon mertuaπππ
"Malam juga ,ngak ganggu kak malah om yang ganggu kamu nyuruh Malam malam datang kerumah, Nak Kafa ngak sibuk kan" jawab Ayah ara
"Ngak kok om"ujar kafa
"Nak kafa sudah lama pacaran sama Ara,"Tanya ayah
"Belum lama sih om baru beberapa Bulan ini kenal" senyum Kafa
"Oh nak kafa satu sekolah sama ara ??
terus tinggal dimana"
" Ngak om saya sekolahnya Di SMK tinggalnya ngak Jauh dari sekolahnya Ara, "jawab kafa
__ADS_1
"Nak kafa punya
perkataan ayah terpotong karena Ara sudah datang membawa Minuman dan cemilan memposisikan duduk disamping sang ayah
"Minum dulu Yah ,Kaf , Yah kafa itu Tetangganya Kak Adi terus kakak dari teman Ara sekolah " Ujar ara
"Ohh gitu, Ra nak Kafa gimana Lulus sekolah nanti Kalian Langsung Nikah jangan lama2 pacaran Takut Nanti kalian kebablasan tau sendiri kan pergaulan Anak jaman sekarang , kalau mau lanjut Kuliah ngak masalah mau sudah nikah apa Belum , Bukannya Ayah gak suka Kalian pacaran tp tau sendirikan kalian pacaran Itu Haram , Ara sayang sama Ayah ??
Yang dijawab anggukan Ara
"Kalau ara sayang turuti kata ayah,Ara pasti tau dosanya anak yang pacaran itu orang tuanya Loh yang Nanggung, saran ayah kalian berteman aja Kalau Nak Kafa serius Bisa langsung lamar Ara pas Lulus sekolah kan Gak lama lagi Ara Lulus" Ujar ayah ara sambil meraih cangkir kopi dan meminumnya
"Insyaallah Om akan saya Lakukan Karena Orang tua saya juga Ngak suka yang namanya Pacaran ,Asal Aranya aja yang mau nunggu om" Jawab kafa sambil melirik kearah sang pujaan
"Kalau itu Maunya Ayah iya Ara mau kok" jawab ara
"Yeah sudah ayah cuman mau ngomong itu aja kalian lanjutkan gih ngobrolnya ayah mau ke dalam " Ujar ayah sambil berlalu ke ruang tengah membawa cangkir kopinya
"Ra kamu serius mau nungguin aku "Ujar kafa
"Insyaallah kaf Benar juga kata Ayah tadi aku jadi merasa bersalah deh sama ayah sudah pacar pacaran "
"Iyah sih walau ngak pacaran kita bisa kok jadi teman nanti pacarannya pas Halal aja gimana kamu mau kan Ra Nikah sama aku" Tanya kafa
"iya Aku mau kok Habis Lulus kamu datang aja kerumah Ayah sudah kasi lampu Hijau Buat kamu, kaf"
"Iya nanti aku kasih tau orang tua aku , yeah udah aku pamit dulu yeah salam sama ayah dan mama"ujar kafa berlalu kedepan dan menaiki Motornya untuk Pulang kerumahnya
Setelah mengantar Kafa kedepan Ara membersihkan Meja dan membawa sisa minuman dan cemilan ke dapur dan kembali ke ruang tengah dimana ayah Ara duduk sambil menonton Tv
"Kafa sudah pulang Ra" tanya sang ayah
"Iyah yah katanya salam buat ayah sama mama"
"Iya bilangin maaf mama tadi ngak kedepan karena sinetron kesukaan mama tadi yang main" ujar sang mama
"Iya nanti Ara kasi tau,yeah uda ara kekamar dulu ngantuk mau tidur ,Malam Ma Yah" ujar ara sambil berlalu kekamar nya untuk Istirahat karena besok mau Sekolah
__ADS_1
Setelah kemarin dinasehati sang Ayah Ara dan kafa membatasi untuk bertemu hanya saling Menyapa Lewat Telfon,dan Ara membatasi Interaksinya Terhadap guru barunya itu karena banyak gosip beredar disekolah bahwa ternyata Gurunya itu menaruh perhatian lebih Terhadap ara,
Ara tidak mengambil pusing hal Tersebut karena dia sedang fokusnya belajar untuk ujian kelulusan minggu depan apa lagi setelah Lulus ara akan mengadakan Lamaran sesuai yang dijanjikan Kafa terhadap ara