Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
KEKEJAMAN KAISAR SONG


__ADS_3

Kasim tua membawa Yun Zhou ke sudut yang lebih dalam dari penjara. Seperti yang dijangkakan masih ada beberapa orang ahli yang berasal dari sekte aliran putih yang ditahan di sini, mereka juga turut di siksa sama seperti Kasim tua.


"Kita perlu membebaskan mereka, mereka semua adalah orang-orang yang ditangkap oleh Yang Mulia dan diantara mereka juga ada beberapa pelindung dan kepala sekte. " Kasim tua.


"Kalau begitu kenapa mereka tidak menghancurkan sel dan keluar dari sini? "


"Itu kerana besi yang menjadi sel mereka diperbuat daripada besi yang menyerap spiritual langit dan bumi jadi tiada satu pun diantara mereka yang berjaya menghancurkan sel ini. "


"Hmmmmpppp menarik, biar aku cuba. "


Yun Zhou mendekati salah satu sel dan meninjunya. Bang! bunyi yang kuat berhasil. Setelah ledakan, sel tersebut benar-benar hancur. Yang paling mengejutkan lagi adalah Yun Zhou menghancurkannya hanya dalam sekali serangan dengan menggunakan tangan kosong. Semua yang ada terpana dan mulai bising-bising hendak keluar. Tiba-tiba datang seorang membuatkan mereka semua diam, itu setidaknya berada dipuncak tingkat NIRWANA.


"Yo, kasim tua tidak ku sangka kau akan berani melarikan diri dan membebaskan kesemua tahanan. Namun kau perlu tahu meskipun diantara mereka ada ketua dan penjaga sekte terkenal aliran putih, itu mereka tidak boleh berbuat banyak kepadaku kerana mereka semua telah dilumpuhkan daripada berkultivasi. Hahahahahahaha. "


"Kau!! "Kasim tua sangat terkejut dengan kehadiran pria tersebut. Dia adalah putra mahkota namun kenapa dia bisa berada di tingkat Puncak dari NIRWANA. Sedangkan beberapa bukan lepas dia masih berada di tingkat awal LEGENDA.


"Kenapa? terkejut! " putra mahkota.


"Cih, walaupun kami semua tidak bisa mengalahkan mu tetapi kami tetapi tidak takut. "


Salah seorang tahanan melontarkan ejekan kepada putra mahkota. Dia adalah seorang seniman beladiri yang lemah namun memiliki tekad yang kuat. Putra Mahkota menjadi berang lalu melepaskan satu tamparan ke dada tahanan tersebut namun tiba-tiba tamparan nya diblokir. Kedua telapak tangan bertembung dan putra mahkota terpukul mundur bebrapa langkah.


"K... kau siapa kau? "putra mahkota.

__ADS_1


"Hmmmpp, orang mati tidak perlu mengetahui apa-apa. Tetapi satu hal yang paling pasti aku adalah kematianmu. "


Setelah kata-kata tersebut selesai, Yun Zhou mengibaskan lengannya dan kepala pangeran mahkota langsung bercerai dari tubuhnya. Darah langsung keluar, mata pangeran mahkota terpasang besar terkejut dan tidak mempercayai kematiannya.


Semua orang lagi bertambah terkejut. Kemudian Yun Zhou pun membebaskan kesemua tahanan.


"Terima kasih pahlawan muda aku Mu Shang ketua Sekte Api Merah terhutang Budi kepadamu. Jika ada kesempatan lainnya aku akan membalas nya. "


"Kau tidak perlu sungkan. "


Lalu Yun Zhou dan kasim tua memasuki jalan yang lebih dalam diikuti oleh semua tahanan kerana mereka tidak mempunyai kemampuan untuk bertarung sekarang sehingga mereka melihat ada sebuah sel penjara yang terlihat mewah. Segala kelengkapan pribadi tersedia disana dan didalamnya ada tiga orang gadis muda. Seorang masih berumur 10 tahun dan dua lagi berumur 8 tahun.


"T... tuan putri! " Kasim tua.


BANG!


Pintu sel meledak dan ketiga gadis tersebut pun keluar dari sel tersebut. Mereka memeluk kasim tua seperti dengan erat sambil menagis.


"Tuan putri apa yang terjadi? "


"Kasim, ayahanda dia jahat. Dia ingin menggunakan kami sebagai korban setelah mereka memenangkan peperangan nanti. "


"A... apa? "

__ADS_1


Ke semua dari mereka terkejut. Betapa kejamnya Kaisar Song sehingga sanggup untuk mengorbankan nyawa putri nya sendiri.


"Janagn risau tuan putri kita akan selamat saja. Dimana kah permaisuri dan yang lainnya? "


Seketika ketiga gadis itu terlihat pucat dan ketakutan dan menunjukkan kepada satu arah. Disana ada sebuah pintu yang terbuat daripada batu kukuh. Yun Zhou dan yang lain dapat melihat reaksi ketiga gadis kecil tersebut dan mereka menuju kearah pintu itu da mendorongnya.


"Kasim apa yang ada didalam? Beberapa minggu yang lalu kami melihat ayahanda menyeret bunda permaisuri, keempat ibu selir dan tiga pengeran kedalam. Tetapi sejak itu mereka belum keluar sama sekali yang kami dengar adalah teriakan mereka sahaja. "


Ketiga putri kecil itu pun memberitahu semua orang tentang kejadian tersebut. Memang tidak dinafikan lagi bahawa permaisuri dan yang lain nya menentang keputusan yang mulia dan juga telah diketahui oleh seluruh Kekaisaran Song.


Sebaik saja mereka melepasi pintu batu tersebut, Mereka dapat melihat delapan mayat kering tanpa isi, hanya yag tinggal adalah tulang dan kulit sahaja seolah-olah darah mereka semua diserap habis. Melihat itu ketiga putri kecil terus jatuh pingsan tidak berdaya dan kasim tua telah kehilangan kekuatannya untuk berdiri. Dia jatuh sambil memeluk erat ketiga putri yang pingsan.


"I... itu adalah yang mulia permaisuri dan yang lainnya. M.... mereka semua telah mati. " Kasim tua terlihat sedih apabila melihat depalan mayat yang kering tersebut. Tiba-tiba darah Yun Zhou mendidih dan niat membunuh nya bocor sedikit walaupun dia masih menahannya namun cukup untuk menakutkan semua orang.


"ini altar pengorbanan dan mungkin digunakan untuk memajukan kultivasi mereka. " Mu Shang.


"Jadi alasan mengapa yang mulia dan pangeran mahkota maju dengan cepat adalah kerana ini. Ini pasti adalah kerja budidsya dari sekte darah mereka terkenal dengan mengambil darah manusia lain dan meyulingnya menjadi pil untuk kuktivasi mereka."


"Tetapi betapa kejamnya dia sehingga sanggup melakukan perbuatan sebegini hanya kerana untuk mencapai kehausan nya dengan kekuasaan. "


"Pahlawan muda aku titip kan kepadamu ketiga putri berjanjilah kepadaku untuk menjaga mereka. "Kasim tua. Dan seketika itu mereka semua para budidaya (seniman beladiri) merasa sangat sedih kerana apa yang mereka lalui tidak lah sekejam apa yang dilalui oleh ketiga putri kecil ini, mereka bahkan mendengar teriakan dari keluarga mereka yang disiksa dengan kejam sehingga mati. Yun Zhou merasa kasihan dan menerima ketiga putri kecil itu. Namun apa yang berlaku setelah itu adalah kasim tersebut membunuh dirinya, Yun Zhou juga tidak sempat untuk menghentikan nya kerana dia masih memegang ketiga putri kecil itu.


"KAISAR SONG!! KAU DAH KETERLALUAN!! "

__ADS_1


Yun Zhou sangat dikuasai oleh amarah dan seluruh istana bergetar kuat ads juga beberapa bagian yang runtuh. Setelah itu dia membawa kesemua tahanan keluar dan membantai keseluruh istana tanpa membiarkan sesiapa pun tersisa kecuali dayang-dayang istana. Dia juga menyelamatkan mereka semua kerana mereka hanya manusia biasa yang hanya menuruti perintah daru kaisar


__ADS_2