
Setelah dua serangan Yun Zhou menjadi semakin lemah kerana kecederaan nya kembali bereaksi. Tulang-tulang nya yang asal nya retak telah dipulihkan olehnya dengan menggunakan berbagai sumber daya dan kini menjadi retak sekali lagi.
“Cis, aku tidak boleh berlama disini kalau tidak aku yang akan mati.”
GAYA BERMAIN PEDANG ANGIN!!
GAYA BERMAIN PEDANG AWAN:
GEJOLAK AWAN MEMATAHKAN SURYA!!
TIGA GAYA BERMAIN GOLOK AIS!!
GAYA BERMAIN PEDANG GARUDA!!
Yun Zhou mengerahkan seluruh potensinya dalam satu serangan. Kini dia memaksakan tubuhnya untuk sampai ke batasnya dengan menggunakan empat gaya bermain pedang nya yang berbeda dan menggabungkan menjadi satu serangan. Atmosfer menjadi begitu gelap dan oksigen terhisap sebaik saja Yun Zhou mengaktifkan serangan nya. Dia menggunakan sejumlah tenaga dalam yang begitu banyak untuk melakukan semuanya hanya dalam satu serangan. Dia tidak mahu berlama-lama lagi didalam pagoda itu dan dia juga perlu menghadapi lagi empat ujian lainnya yang berada di lantai atas.
Pria tua itu jelas kaget dengan perubahan ini lantas menyiapkan kuda-kudanya dan memanggil kesemua pedang nya menjadi satu. Dia fokus kepada pedangnya dan melancarkan serangan balik bagi menghadapi serangan daripada Yun Zhou.
LIMA PEDANG MENJADI SATU:
MAHARAJA PEDANG MENDOMINASI!!
Begitu keduanya saling berbenturan bunyi yang kuat pun berhasil. Penjaga pagoda yang awalnya tidak menunjukkan dirinya kini membuka matanya dengan lebar. Belum pernah ada yang berjaya melepasi lantai kedua pagoda tersebut dan kali ini tengah terjadinya pertarungan yang begitu kuat. Selain itu dia terkejut dengan bakat Yun Zhou yang dapat menggabungkan banyak teknik beladiri menjadi satu.
Serangan yang dilancarkan Yun Zhou masihlah belum cukup lalu dia berniat menambahkan lagi serangan nya.
KEKUATAN PEMBULUH DARAH NAGA
12 JURUS PEDANG MISTERI
__ADS_1
Pagoda itu hampir hancur ketika Yun Zhou menambahkan serangannya. Pada masa yang sama sesuatu telah terjadi kepada Yun Zhou, ada yang pecah dan kembali tumbuh. Yun Zhou sedikit tersenyum pahit ketika itu terjadi. Dengan tiba-tiba kekuatan Yun Zhou menjadi berkali lipat. Energi langit dan bumi turun kepadanya dan diserap pada masa yang sama.
BBBBBOOOOOOMMMMM!!
Pada akhirnya Yun Zhou berjaya menembus ketingkat DEWA LANGIT pada saat yang kritis ini.
Tetapi batasan tubuh Yun Zhou telah mencapai batasnya dan semua tulangnya hancur dan hanya menyisakan tiga per sepuluh sahaja dari kesemuanya. Dia pun jatuh berbaring kelantai sambil menatap kearah pria tua itu. Walaupun pria tua itu adalah roh namun dia juga tercedera parah dan hampir mati gara-gara serangan Yun Zhou itu.
“Hahahahaha. kau makhluk hina sudah mencapai batas nya. Kau adalah lawan yang paling lemah dan yang paling tangguh sejak sekian lama roh aku terkurung disini. Namun inilah akhirnya, dan kau akan mati ditanganku. Aku tidak peduli lagi tentang rahsia kau dan aura naga yang kau miliki.”
Riak wajah Yun Zhou ter sangatlah murka lalu dia dengan segala upaya nya memaksakan tubuh badan yang lemah itu dengan bantuan tenaga dalamnya.
“Aku adalah pemenang nya dan kau jangan pernah bermimpi untuk mengalahkan ku.”(Yun Zhou).
AAAAAARRRRRGGGGGGHHHHHHHHH!!
KUlTIVASI DEWA NAGA-TUBUH NAGA ABADI TER AGUNG
Lantas itu semua luka dan cederanya pulih sebanyak enam sepersepuluh termasuklah tulang tulangnya yang hancur itu manjadi utuh semula. Dia menggunakan sedikit riwayat kehidupan nya untuk melakukan teknik tersebut. Kini dia kembali berdiri dengan amarah yang meluap dan mengangkat tangannya dan menebas roh tua itu.
MARILAH KAU BERTEMU DENGAN MAUT!! DASAR PRIA TUA!!
ZAAAASSSHHHH!!
Pertempuran berakhir dan dimenangkan oleh Yun Zhou dengan kematian roh pria tua itu. Sebelum roh tua itu hilang dia akhirnya mengatakan sesuatu.
“Hahahahaha, pada akhirnya kau lah yang telah ditakdirkan.”
Lalu roh tersebut menghilang begitu saja. Penjaga pagoda juga tidak menyangka tentang apa yang dikatakan oleh roh pria tua tersebut sebelum kematiannya. Dia memandang kearah Yun Zhou yang sedang memulihkan dirinya dan dia berkata dengan perlahan..
__ADS_1
“Apakah anak ini benar-benar yang telah ditakdirkan untuk menjadi pemilik baru pagoda ini.”
Setelah Yun Zhou menyelesaikan meditasinya dia pun mendapatkan segala sesuatu yang pernah diingati oleh roh pria tua itu sebagai hadiah diatas kemenangan nya termasuklah teknik keramat api merah yang diinginkan oleh Yun Zhou. Lalu dia berbalik kearah penjaga pagoda itu dan berkata..
“Aku ingin menyelesaikan semua ujian yang tersisa dengan hanya menjalani satu ujian saja.”
“Huh, kau anak kecil begitu angkuh. Kalau begitu akan ku tunaikan tetapi kau tidak akan berpeluang menang sekali pun. Kali ini aku akan menjadikan kepada mu satu ujian saja lagi iaitu kau perlu mengalahkan ku dan juga roh pemilik asal pagoda ini.”
“Baiklah datang kepada ku bersama-sama. Kalian akan ku hancurkan berkeping-keping.”
BOOOOMMM!!
“Huh, anak nakal yang sombong sekali. Apakah kau sudah bosan hidup.”
Penjaga pagoda tiba-tiba meletup dan berubah manjadi sosok wanita yang anggun sambil memegang sebatang seruling. Sutranya bewarna kuning dan bersulamkan bunga-bunga yang terang. Wajah nya memakai sehelai kain sebagai penutup wajah nya yang cantik itu.
“Tidak mengapalah, maafkan saja dia. Dia kan masih seorang anak kecil yang tidak tahu batas dunia. Nak dengar kan nasihatku langit berada diatas namun masih ada lagi langit di atas langit.”
Tiba-tiba sosok seorang pria tampan keluar dan membawa sebilah pedang.
“Kami ras naga tidak tidak pernah menyambut kedatangan manusia di pagoda kuno ini, namun kali ini berbeda kau adalah anak yang ditakdirkan untuk memegang nasib dunia ini. Tetapi sebelum itu kau akan menjalani ujian terlebih dahulu iaitu kau perlu melepasi kami berdua.”
Pria tersebut kembali menyambung perkataan nya. Aura yang mendominasi keluar dari tubuhnya. Pedang yang dipegang olehnya bergetar begitu hebat seolah-olah mendahagakan darah.
“Sebelum itu, anak kecil aku akan menawarkan kepada kau sesuatu sebagi taruhan. Apakah kau mau mendengar kannya? ”
“Iya, silakan. ”
“Pedang yang aku pegang ini adalah sebuah pedang suci yang kuat jika kau berjaya mengalahkan ku maka aku akan menghadiahi pedang ini kepada kau dan juga seluruh apa yang ada di pagoda ini akn menjadi milik kau. Tetapi jika kau kalah aku inginkan tubuh kau untuk menjadi tubuh baruku. Apakah kau keberatan untuk itu.Tenang saja aku tidak akan menyulitkan mu.”
__ADS_1