Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
ROH KESADARAN PEMILIK MAKAM


__ADS_3

Flashback :


NAFAS ALAM ANGIN:


NAGA ANGIN MENGHEMBUSKAN TAUFAN!!!


Dengan tiba-tiba dalam ruangan itu terjadi taufan yang maha dahsyat. Kesemua jaring laba-laba yang mendekati YunZhou terpental jatuh ke tanah. Kemudian tanpa membuang masa YunZhou kembali mengatur nafasnya setelah melepaskan teknik tersebut dan..


Dia pun menarik laba-laba yang sedang kehilangan konsentrasi nya dengan menggunakan tenaga dalamnya. Dia mengalirkan tenaga dalam ke tangan nya dan menarik tangannya di udara seolah-olah dia mendapatkan sesuatu. Hasilnya laba-laba tersebut hilang kendali dan dengan pantas di tarik ke arah YunZhou.


“Huh, untuk berpikir aku sang kaisar naga akan mati dengan serangga rendahan seperti mu ini sangat memalukan. Terimalah maut sebagai hadiah untukmu kerana telah berjaya menakutkan aku.”


**SENI BERMAIN PEDANG GARUDA!!!


"SLAAAHHHHHSSSS**"


Dengan itu tubuh laba-laba tersebut terbelah menjadi dua bagian setelah bertemu dengan jurus YunZhou. Darahnya pun memancut keluar dengan deras dan membasahi lantai di ruangan tersebut. YunZhou akhirnya lepas juga dari jaring laba-laba yang memerangkap nya tadi setelah mengambil air liur laba-laba tersebut.


Kemudian YunZhou mengambil seberapa banyak jaring laba-laba tersebut dan menyimpan nya mana tahu nanti malah dapat membantu. YunZhou menggunakan sedikit dari jaring tersebut memperbaiki tali kecapinya yang telah putus memandang kan jaring laba-laba itu begitu kuat dan kukuh ini sangat membantu dan tali kecapinya tidak akan pernah putus lagi walau sekeras apapun permainan nya. YunZhou sangat berterima kasih kepada laba-laba tersebut kerana memberinya sesuatu yang berharga mungkin bagi dirinya dan tidak bagi orang lain.


YunZhou berbalik dan melihat YuSue yang kepenatan dan juga sedikit cedera dia pun mengeluarkan setangkai buah anggur bewarna pink dan memberinya kepada YuSue. YuSue menerimanya dengan senang hati walau dia tidak tahu apakah keistimewaan buah tersebut. Setelah makan buah tersebut dia mendapatkan dirinya pulih dengan sendiri dengan cepat sekali.


“*Tuan di mana tuan menjumpai buah ini.. ”

__ADS_1


“Itu.. aku hanya menjumpai nya di tepi jalan. Ku pikir rasanya enak dan tidak tahu pula mempunyai efek penyembuhan*.”


Mana mungkin YunZhou memberi tahu bahawa dia mendapatkan nya dari hutan tanpa batas. Itu menjadi rahsia besar dirinya dan tidak akan pernah memberi tahu sesiapa pun. Kemudian. mereka meneruskan perjalanan dan memasuki lebih dalam makam tersebut.


Setelah lama berjalan mereka tidak menemukan apa-apa pun selain jalan kosong. Keduanya merasa hairan apabila mereka mulai memandang kawasan sekitar. Rupanya mereka terperangkap dalam sebuah ilusi dan hanya berputar di satu tempat.


YunZhou sama sekali tidak menyedari hal ini YuSue juga begitu. Suatu suara yang nyaring seperti suara detakan pedang datang dan menyerang telinga mereka. Rasa sakitnya sampai ke otak menyebabkan mereka berdua meraung kesakitan. Mereka terjatuh bergulingan ke lantai sambil memegang telinga mereka dan terlihat begitu tersiksa sekali.


Yang paling menderita adalah YunZhou yang mempunyai pendengaran super hebat. Sungguh hebat ujian yang di terima oleh mereka kali ini. Tidak lama kemudian YuSue telah kehilangan kesedarannya sedangkan YunZhou masih bertahan. Dia tidak boleh tewas kalau tidak sesuatu pasti akan berlaku jika dia turut pingsan.


Sungguh bahaya di dalam makan ini. Di ruangan pertama sahaja dia hampir kehilangan nyawanya dan kini nyawanya kembali terancam dengan ujian yang lebih berat.


YunZhou tidak ada pilihan lain selain mengeluarkan pedangnya dan membalas kembali serangan tersebut dengan niat pedang nya.


“Hahahahaha ternyata kau bocah mengerti niat pedang. Tidak heran kau boleh bertahan dari serangan ku.”


“*Si.. siapa kau¿”


“Hahahaha siapa aku¿kau bocah sudah berani memasuki tempatku dan bertanya siapa aku sungguh tidak tahu malu. Aku adalah roh dari pemilik makam ini*.”


YunZhou kehabisan kata-kata dan hanya mampu bertahan dari serangannya. Adalah kesalahan nya apabila memasuki tempat orang lain tanpa kebenaran.


“*Maaf aku akan segera keluar dari sini. Mohon leluhur bermurah hati. ”

__ADS_1


“Kau ingat kau bisa masuk dan keluar dari sini sesuka hatimu. Lagi pula kau telah mengambil kesemua harta milikku yang berada di dalam ruangan yang pertama. Apakah kau tidak merasa malu dengan tindakan mu itu*. ”


“Aduh sial.. malah aku diceramahi pula.” kata YunZhou dalam hatinya.


“Maaf leluhur aku akan mengembalikan kesemua yang telah aku ambil dari makam ini dan akan menyesali perbuatan aku ini.”


YunZhou tidak mampu melawan sosok yang kuat ini dan hanya bisa meminta belas kasihan sahaja.


“Menyesali perbuatan mu kau kata. Lalu bagaimana dengan nyawa laba-laba sutra putih yang kau bunuh apakah kau dapat menggantikannya dengan nyawa mu.”


Sekali kali lagi YunZhou kehilangan kata-katanya. Dia sudah tidak mampu berpikir apa lagi kerana memyedari kesalahan nya.


“*Sudah begini tetapi kau masih tenang. Apakah kau tidak takut mati atau kau meremehkan aku. ”


“Tidak leluhur aku tidak meremehkan mu.”


“Habis tu kenapa kau terlihat percaya diri sementara aku akan membunuhmu.”


“Itu kerana leluhur tidak akan membunuhku.”


“Atas sebab apa aku tidak akan membunuh mu.”


“Jika leluhur hendak membunuhku sudah tentu lah leluhur tidak akan bercakap panjang seperti ini dan tinggal membunuh ku sahaja. Tidak kah begitu. ”

__ADS_1


“Ternyata kau ini pintar juga. Baiklah aku akan langsung ke intinya. Aku memerlukan bantuan mu memandang kan tiada yang pernah memasuki makam ku ini setelah kematian ku dan hanya kau seorang saja yang bisa membantu aku sekarang ini*.”


Lalu roh leluhur tersebut menerangkan kepada YunZhou bentuk bantuan yang diperlukan nya dan YunZhou pun meneruskan perjalanan nya dan meninggal kan YuSue di belakang atas arahan leluhur tersebut kerana ujian yang akan dilalui oleh YunZhou sangat lah berat dan YuSue tidak akan mampu untuk menahannya. Leluhur juga berjanji akan melindungi YuSue semasa ketiadaannya.


__ADS_2