Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
KLAN YUN II


__ADS_3

Yun Zhou memerhatikan setiap anak yang berada di arena dalam pengujian. Mata Yun Zhou terus memerhatikan sekeliling dan dia akhirnya tertuju kepada seorang anak gadis kecil berbaju kemerahan. Mata nya tampak bersinar seolah-olah menemukan sebuah harta pusaka. Lalu dia pun melompak turun dari tempat tontonan dan berjalan sambil memijak udara dengan tangannya dibelakang. Seketika pandangan semua orang tertuju padanya. Mata mereka seolah-olah terpukau dengan tindakan Yun Zhou itu.


“A.. apa aku sedang bermimpi bagaimana orang itu boleh memijak udara seperti memijak tanah. ”


“Apa dia masih manusia. ”


“Hei, perlahan kan suara mu itu tuan muda Yun Zhou. ”


Semua orang tidak mempercayai apa yang mereka lihat ketika itu termasuklah Yun Cheng, Yun Ming, Yun Qing Tan, Huang Bing dan para tetua. Yun Zhou terus melangkah menuju ke arah gadis kecil tersebut kira-kira berumur enam tahun. Mereka gagal memahami tindakan Yun Zhou itu dan akhirnya mereka menyedari bahawa dia sedang tertuju kepada seorang gadis kecil.


“Ah, tuan muda Yun Zhou saya tidak tahu apakah salah anak gadis kecil saya ini. Saya memohon maaf bagi pihaknya jika tuan ingin menghukum hukumlah saya.”


Seorang wanita yang tidak terlalu tua membungkuk dan memhonon ampun kepada Yun Zhou kerana kuatir anaknya di apa-apa oleh Yun Zhou. Wanita itu mula menangis ketakutan dan juga begitu anaknya.


“T... tuan muda hukum saya jangn hukum emak saya hanya dia seorang saja yang saya punya. ”


“Hahahahaaha, apa yang perlu kalian takut kan aku datang bukan hendak menghukum kalian jadi bangunlah. ”


Wanita itu berasa heran dan begitu juga dengan semua orang. Seluruh pandangan dilemparkan kepada Yun Zhou dan kedua anak beranak itu. Yun Zhou tiba-tiba mengusap kepada anak gedid kecil tersebut hingga membuatkan gadis itu berhenti menangis.


“Gadis kecil siapakah namamu? dan apa pekerjaan ibumu?”


Yun Zhou bertanya kepada gadis kecil tersebut namun gadis itu tidak menjawabnya bahkan lari bersembunyi di belakang ibunya. Perbuatan anak itu jelas menimbulkan kekhawatiran semua orang mereka takut Yun Zhou tidak senang dengan perbuatan nya itu.


“M... maaf tuan kami tidak memiliki nama kerana kami lahir dari keturunan pelayan. Anak saya dipanggil sebagai bunga merah. ”


“Oh, tidak apa-apa aku cuma memikirkan bahawa anak itu sangat imut. Hei gadis kecil maukah kau menjadi murid ku, akan ku ajar kau seni beladiri. ”

__ADS_1


PRUFFFFFF!!


Tersedak semua orang apabila mendengar Yun Zhou sendiri yang memohon kepada gadis kecil itu untuk menjadi gurunya. Yun Cheng dan yang lain mulai pusing dengan tindakan Yun Zhou. Walaupun klan Yun baik kepada pelayan mereka namun belum pernah mereka memohon kepada pelayan dan Yun Zhou adalah yang pertama. Semua orang kemudian nya semakin menghormati Yun Zhou yang tidak memikirkan kedudukan.


“A.. apa yang tuan bicarakan. Kami para pelayan tidak dibenarkan untuk melatih beladiri jadi mana mungkin.. ”


“Sudah!! keputusan ku mutlak tiada siapa yang berani menghalangi ku. Jadi gadis kecil mau kah kau mengikutiku dan menjadi murid ku. ”


Gadis kecil itu kemudian memberanikan dirinya kehadapan dan menganggukkan kepalanya. Yun Zhou tersenyum puas dengan anak tersebut. Ramai yang menjadi iri dengan anak kecil itu yang mendapatkan perhatian Yun Zhou.


“Baiklah, gadis kecil mari ikut aku. ”


“T.. tapi ibu... ”


“Oh, jangan risau kau tak akan berpisah dengan ibumu. Mulai sekarang kalian akan menjadi pelayan di rumah aku dan gadis kecil akan menjadi murid ku. Siapa yang disini tidak berpuas hati dengan keputusan ku. ” (sambil melepaskan aura)


“Tidak tuan muda. ”


......................


Di rumah Yun Zhou:


“Baiklah gadis kecil sekarang namamu adalah Xiao Hua (Bunga kecil). Kau akan belajar dengan ku di rumah ini dan panggil aku dengan panggilan 'guru' paham!! ”


“Iya, guru. ”


Setelah pertemuan klan selesai Yun Zhou terus mengajari Xiao Hua. Namun oleh kerana Xiao Hua dari keluarga pelayan jadi dia tidak di ajarkan cara membaca dan perlu memulai dari membaca dan menulis. Yun Zhou juga sempat menepuk dahi nya sendiri bagaimana dia boleh lupa hal yang sekecil itu.

__ADS_1


“Yun'er... apa kakak boleh masuk? ”


“Oh, kakak masuklah.”


Yun Qing Tan masuk dam dibelakang nya ada seorang gadis yang terlihat seumuran dengan nya turut ikut masuk kedalam rumah Yun Zhou. Gadis itu adalah Yun Feng Feng sepupu Yun Zhou anak dari paman kedua.


“Ah, kakak Feng Feng Yun'er memberi salam. ”


“Yun'er tidak perlu memikirkan ku kalau dibandingkan dengan kau aku lah yang sepatutnya menghormati mu, lagi pula kau bakal ketua klan. ”


Dikatakan bahawa Yun Feng2 dan Yun Qing Tan sangat dekat dan selalu menghabiskan masa bersama. Yun Feng2 adalah murid di Sekte Pedang Ganda dam akan menghabiskan seluruh waktu cutinya dengan Yun Qing Tan di rumah. Jadi Yun Zhou sangat menghormati sosok yang seperti ini.


“Wah, apakah itu gadis kecil yang kau terima menjadi murid itu? ”


Yun Qing Tan bersuara sebaik saja melihat seorang gadis kecil dengan kuas dan kertas di meja. Lalu Yun Zhou menyuruh Xiao Hua untuk berhenti dan memberi salam kepada mereka berdua.


“Oh, jadi namanya adalah Xiao Hua. Nama yang diberikan oleh Yun'er. ” (Yun Feng Feng)


“Iya. ”


“Yun'er dia baru berumur enam tahun dsn belum membangkitkan roh beladiri kenapa kau mengambilnya menjadi murid dan mengajarnya beladiri. ”


“Xiao Hua tidak memerlukan roh beladiri untuk menjadi muridku dan dia adalah bakat yang langka selama jutaan tahun. Dia mempunyai kekuatan roh yang sangat kuat jadi tujuan aku adalah untuk melatihnya melukis sajak dan menjadi seniman beladiri pada masa yang sama. Selain itu dia juga akan menjadi seorang master array dengan kekuatan rohnya itu.”


“Ap itu sajak? ”


“Ah, mungkin lain kali saja aku menceritakan kepada kalian. Kakak boleh kah kau membantu aku mengajari nya menulis dan membaca aku sudah penat hari ini. ”

__ADS_1


“Baiklah serahkah saja padaku dengan Kak Feng2.Kami akan merawat murid mu dengan baik. ”


“Terima kasih. ”


__ADS_2