Pendekar Sampah

Pendekar Sampah
Penjelasan Lu Zhi


__ADS_3

Sementara Xiao Yu dia tiba-tiba termangu melihat sebuah liotin simbol bulan sabit giok bewarna merah terang yang bergelantungan di gagang pedang Qing Yuan.


Tanpa ragu-ragu Xiao Yu langsung menanyakan nya kepada Qing Yuan.


"Qing Yuan apa arti simbol yang bergelantungan di gagang pedang mu itu?".


Qing Yuan melirik ke arah pedang yang terikat di pinggangnya setelah Xiao bertanya kepada dirinya.


Tanpa berpikir panjang Qing Yuan langsung menjawab secara santai terlihat tak begitu peduli dengan liontin simbol bulan sabit terbuat dari giok berwarna merah yang bergelantungan di gagang pedang nya, "Oh itu? entahlah aku juga tidak tahu, guru yang memberikan nya padaku".


Mendengar jawaban nya Qing Yuan yang tak begitu peduli terhadap simbol bulan sabit tetap saja Xiao Yu masih memikirkan tentang arti simbol bulan sabit itu.


Sebentar Xiao Yu memperhatikan dalam-dalam secara termangu ke arah simbol bulan sabit yang bergelantungan di gagang pedang Qing Yuan.


Kemudian dia kembali berkata, "Bukan kah arti simbol bulan sabit adalah pembaharuan? dan merah melambangkan perlindungan?", tanya Xiao Yu sedikit penasaran ingin mengetahui tentang arti simbol itu.


"Entah lah, aku juga tidak mengerti mengapa guru memberikan liontin giok merah berbentuk bulan sabit ini padaku". Qing Yuan menjawab nya sambil mendengkus tak mengerti.


Karena Qing Yuan terlihat tak memperdulikan akan simbol itu, Xiao Yu juga ikut melupakannya.


Mereka kembali berjalan pulang didalamnya hutan sunyi dan malam yang menjadi sedikit terang dengan sinar cahaya bulan serta bunga giok api merah yang menerangi jalan mereka.


Saat keheningan itu terjadi, Xiao Yu kembali teringat akan jurus pedang Qing Yuan yang ingin dia tanya kan sejak sedari tadi. tapi, Xiao Yu malah melupakan nya.


Tanpa menunggu lagi Xiao Yu langsung melontarkan pertanyaan itu kepada Qing Yuan, "Jurus pedang apa tadi yang kau keluarkan buat mengalahkan bocah sekte awan itu?".


Pertanyaan yang di lontarkan Xiao Yu seketika membuat Qing Yuan berhenti dari gerak langkah kaki nya. ia berbalik dan menatap Xiao Yu secara serius.


Sedangkan Xiao Yu juga ikut berhenti karena melihat Qing Yuan yang berhenti di depan nya. kini mereka saling bertatapan mata.

__ADS_1


Namun, Qing Yuan benar-benar cukup serius menatap Xiao Yu. tiba-tiba dia memberi sebuah senyuman manis kepada Xiao Yu sambil menjawab, "Entah lah, aku lupa menanyakan nya pada guru", Qing Yuan menjawab nya secara tersenyum dengan mata menyipit.


Ada apa dengan jawaban nya itu? apakah sekarang Qing Yuan sedang membuat sebuah lelucon? tentu saja tidak, dia benar-benar serius dengan jawaban nya itu.


Lalu kenapa dia tersenyum? apakah senyuman itu menunjukkan kesalahan dan kebodohan nya?.


Seketika Xiao Yu langsung memasang ekspresi muka datar dengan jawaban yang tak masuk akal itu. Xiao Yu kembali menatap Qing Yuan tanpa ekspresi, lalu dia mengatai Qing Yuan dalam hati nya, "Apa-apaan itu? apakah dia bodoh? baru kali ini aku menemukan orang yang benar-benar bodoh seperti dia".


Sementara disisi lain di sekte awan...


Lu Zhi di sembuhkan oleh tetua ahli tentang penyembuhan yang ada di sekte awan.


Tetua ahli penyembuhan itu memberi tahu guru nya Lu Zhi, bahwa Lu Zhi mengalami luka dalam yang cukup parah hampir menghancurkan dantian nya. saat ini Lu Zhi tidak bisa berkultivasi ataupun berlatih ilmu bela diri untuk sementara waktu.


Setelah penyembuhan itu, Lu Zhi dalam keadaan pucat dibawa menghadap kepada ketua sekte awan yang memanggil nya ingin mendengar secara langsung penyataan penjelasan dari Lu Zhi dengan para tetua sekte awan berkumpul satu di aula pertemuan.


Lu Zhi bersimbah lutut sambil menundukkan kepala dengan kedua tangan menyentuh lantai sebagai tumpangan tubuh nya yang lemah di hadapan ketua sekte awan beserta para tetua lain nya.


Lu Zhi nampak bergetar ketakutan tak sanggup untuk menatap wajah Zhao Kang.


Salah satu tetua dengan panggilan Tetua Wu mulai bertanya kepada Lu Zhi sebagai pengganti mulut dari Zhao Kang, "Lu Zhi maksud kami menyuruh mu menghadap kesini dalam keadaan masih terluka karena pemimpin ingin mendengar penjelasan langsung darimu".


Bibir Lu Zhi bergetar ketakutan sehingga tak sanggup untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepada nya.


Karena Lu Zhi tak menjelaskan apapun hanya menunduk kebawah dengan rasa takut. terpaksa sang pemimpin sekte awan Zhao Kang mengangkat suara, "Perguruan Lu Zhi, kau adalah salah satu murid berbakat yang ada di sekte awan ini termasuk harapan kami. jadi jelaskan padaku mengapa kau bisa kalah dengan pemuda yang masih di tahap awal?".


Zhao Kang mengatakan nya secara geram dengan mata yang menatap tajam ke arah Lu Zhi.


Setelah pertanyaan dari Zhao Kang, Lu Zhi memberanikan diri untuk menengadah menatap kearah Zhao Kang dan para tetua lain nya.

__ADS_1


Akan tetapi, kini tatapan dingin dan tajam dari tetua lain bahkan guru nya sendiri membuat Lu Zhi kembali menurun kan pandangan nya dengan pikiran yang membuncah.


"Maaf kan saya pemimpin. saya sebenarnya sudah menjatuhkan dia. tapi.."


"Tapi apa?", tanya Zhao Kang menunggu penjelasan selanjutnya dengan menggebu-gebu.


Rasa gengsi dan malu juga takut bercampur aduk didalam diri Lu Zhi, ia semakin merendahkan tunduk nya berusaha meneruskan penjelasan, "Akan tetapi, saya kalah ketika pemuda itu mengeluarkan sebuah jurus pedang di saat terakhir, jurus pedang yang dia keluarkan belum pernah sekalipun saya melihat jurus semacam itu".


Penjelasan Lu Zhi membuat seluruh penghuni sekte awan di tumbuhkan rasa penasaran begitu luar biasa. jurus pedang seperti apa yang dia maksud sehingga Lu Zhi berkata tak pernah sekalipun melihat jurus semacam itu sampai dirinya jatuh dalam sekejap hanya dengan satu jurus.


Lalu salah satu tetua bertanya tentang jurus yang dimaksud Lu Zhi, "Jurus apa itu?".


"Saya tidak tahu. saat dia mengeluarkan jurus itu tiba-tiba pusaran angin badai begitu besar muncul mengelilingi dirinya. saya berusaha keras menembus pusaran itu menggunakan pedang. tapi, pusaran angin itu begitu kuat sehingga sulit untuk di tembus".


Seluruh penghuni sekte awan di kejutkan dengan penjelasan dari Lu Zhi sampai mereka bertanya-tanya dalam hati akan penjelasan tak masuk akal itu.


"Brakk!".


Pukulan begitu keras terdengar dari Zhao Kang yang memukul kursi nya secara penuh emosi sehingga mereka yang ada di aula pertemuan terkagetkan dengan suara pukulan itu.


"Lu Zhi apa kau sedang bercanda!? itu adalah jurus pedang kemarahan sang dewa angin! jelas-jelas jurus itu hanya satu orang yang bisa menguasai nya dia adalah guru dari sekte Qingyun dan sekarang dia sudah mati! bagaimana bisa kau menjelaskan perkataan omong kosong padaku!?", Zhao Kang mengatakan nya secara meledak-ledak sambil menunjuk emosi ke arah Lu Zhi.


Lu Zhi sangat ketakutan dengan ledakan suara dari Zhao Kang.


Secara cepat Lu Zhi menunduk kan kepala nya hampir menyentuh lantai. kini dengan sekujur tubuh bergetar ketakutan dia langsung meluruskan kesalahpahaman dari Zhao Kang, "Saya tidak berani membohongi ketua! saya bersumpah saya benar-benar yakin atas penjelasan saya!".


Semua orang terdiam setelah Lu Zhi bersumpah akan penjelasan nya yang murni benar tanpa ada kebohongan.


Lu Zhi tiba-tiba teringat satu hal yang mencolok dimatanya saat pertarungan bersama Qing Yuan. lalu dia langsung memberi tahu nya kepada Zhao Kang, "Saya baru ingat, di gagang pedang pemuda itu ada liontin giok merah berbentuk simbol bulan sabit".

__ADS_1


"Apa?".


"Bersambung....


__ADS_2