Pendekar Sampah

Pendekar Sampah
Kejutan Kekuatan Luo Zheng


__ADS_3

Luo Zheng mendekat kepada empat Aula serigala darah yang tengah duduk tenang, lalu berkata, "Tidak biasanya penghuni aula serigala darah ada disini, mungkinkah... kalian sedang mencari sesuatu?", cengir Luo Zheng sambil menyeringai.


Perempuan dari aula serigala darah itu mengatupkan gigi nya dengan kesal setelah Luo Zheng berkata seperti itu mengenai mereka.


Dia ingin menyerang Luo Zheng tapi salah satu teman laki-laki yang duduk disampingnya berbisik, "Liu Ruyan jangan gegabah, jika kau melawan bocah itu disini para penjaga Sungai Luo tidak akan tinggal diam", jelas teman nya bernama Yun Ling dengan berbisik secara serius sambil memegang lengan Liu Ruyan menahan dirinya.


"T-tapi Yun Ling...


"Diam! apa kau ingin mati di tangan para penjaga sungai luo?", Yun Ling membentak Liu Ruyan dengan cara berbisik secara geram seraya mengertakkan gigi.


Liu Ruyan langsung menunduk sembari menggigiti bibir bawah nya setelah Yun Ling membentak dirinya, namun Liu Ruyan masih tidak terima jika mereka hanya diam saja saat Luo Zheng sedang meremehkan mereka.


Luo Zheng mengerti jika mereka tidak bisa menyerang sembarangan karena masih berhati-hati dengan penjaga sungai luo.


Akan tetapi, Luo Zheng semakin berbicara memanas-manasi seolah-olah secara sengaja ingin memancing emosi mereka, "Betul bukan? apa jangan-jangan kalian rela menjadi budak sekte aliran darah iblis demi sesuatu yang kalian incar?", sindiran pedas dari Luo Zheng langsung nyelekit dan membekas di hati para aula serigala darah.


"Singh!"


Sebuah pisau kecil dengan bilah tipis nan tajam terbang melesat ke arah Luo Zheng yang berasal dari arah salah satu milik aula serigala darah.


Dengan santai nya Luo Zheng hanya memiringkan kepalanya menghindari anak pisau itu, karena dia sudah menyadari bahwa hal ini akan terjadi.


Dan satu lain nya orang aula serigala darah mengayunkan kaki nya ingin menendang Luo Zheng tepat dibagian wajah.

__ADS_1


"Wusshh".


Namun, Luo Zheng menahan serangan itu menggunakan sebelah tangan nya ketika tendangan milik orang aula serigala darah hampir mengenai wajah nya.


Lalu Luo Zheng membalas nya dengan cara menendang di perut orang aula serigala darah itu sehingga dia termundur beberapa langkah.


"Bakk!".


"Ukhh".


Setelah membalas serangan dari mereka, kedua orang dari aula serigala darah identitas mereka berdua sedikit terlihat.


Sehingga Luo Zheng bisa mengetahui bahwa yang menyerang dirinya adalah dua orang laki-laki.


"Liang Qun, Wei Qing?", Luo Zheng menyebut nama mereka sedikit heran, namun kemudian dia tiba-tiba menyeringai sambil mengatai mereka penuh keberanian nan angkuh, "Apakah sekarang Aula serigala darah kekuatan nya mulai menurun sampai harus mengirim orang-orang lemah seperti kalian?", perkataan Luo Zheng sungguh sangat nyelekit dan menusuk di hati.


Tentu saja perkataan pedas yang di campakkan oleh Luo Zheng kepada Liang Qun dan Wei Qing membuat mereka berdua seketika di ambang kemarahan sungguh luar biasa. serasa-rasa kini emosi mereka yang telah bercampur aduk akan segera meledak.


"Luo Zheng aku benar-benar akan membunuhmu hari ini", ucap Liang Qun dengan kemarahan memuncak sambil menyematkan pisau-pisau kecil nan tipis nya di sela-sela jari jemari tangan memperlihatkan kepada Luo Zheng.


Luo Zheng menyeringai sambil mendengkus mendengar ancaman dari Liang Qun. dia tersenyum bengis tak membuat nya berkutik ataupun takut dengan ancaman Liang Qun yang terdengar konyol baginya, bahkan Luo Zheng menunggu Liang Qun berkata seperti demikian sehingga hasrat ingin sekali memulai pertarungan timbul dalam diri Luo Zheng.


Luo Zheng maju beberapa langkah kedepan lalu menjawab, "Coba saja bunuh aku", dia mengatakan nya dengan cara menggebu-gebu akan tak sabar bertarung melawan mereka menerima ancaman dari Liang Qun yang katanya aula serigala darah adalah salah satu perkumpulan musuh terkuat diantara beberapa sekte.

__ADS_1


Liang Qun dan Wei Qing semakin geram atas jawaban Luo Zheng yang terdengar jelas sangat sombong.


Sehingga kini mereka berdua sudah sangat siap untuk melawan dan membunuh Luo Zheng.


Sementara itu Yun Ling, dia terlihat kesusahan dan kesulitan dengan kedua teman nya yang ingin bertarung.


Yun Ling tidak memikirkan ataupun takut jika Liang Qun dan Wei Qing melawan Luo Zheng melainkan dia hanya merasa kesulitan bagaimana jikalau para penjaga sungai Luo menyadari keberadaan mereka sedang berada di area sungai Luo.


"Liang Qun, Wei Qing bocah itu hanya memancing emosi kalian, sebaiknya mari kita pergi dari sini!", Yun Ling sebisa mungkin menghentikan mereka berdua agar pertarungan itu tidak terjadi.


Akan tetapi, Liang Qun dan Wei Qing tidak mendengar nya, bahkan sama sekali tak menggubris perkataan Yun Ling gara-gara sudah terlanjur jatuh dan terlelap dalam kemarahan sehingga ucapan Yun Ling tak masuk kedalam pikiran mereka.


Liang Qun langsung melempar anak-anak buah pisau kecilnya ke arah Luo Zheng.


Anak-anak pisau kecil nan tipis miliknya itu terbang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Luo Zheng.


Sampai anak-anak pisau Liang Qun hampir mendekati dan mengenai Luo Zheng. dia sekilas tersenyum, lalu Luo Zheng membentang tangan kanan nya kedepan.


Seketika anak-anak pisau itu berhenti dihadapan nya. kerlap kelip petir berwarna biru terlihat disekitar area area pisau-pisau Liang Qun. benar! Luo Zheng adalah pemilik kekuatan elemen petir.


"Kekuatan petir!?", batin Xiao Yu dan Qing Yuan secara bersamaan dengan terkejut saat menyaksikan pertarungan mereka secara langsung.


Luo Zheng menggenggam tangan nya, tiba-tiba pisau-pisau kecil milik Liang Qun hancur bersamaan dihancurkan oleh petir-petir milik Luo Zheng.

__ADS_1


Setelah melihat kekuatan Luo Zheng. Liang Qun menyeringai kegirangan seusai mengetahui kalau Luo Zheng adalah pemilik kekuatan petir.


"Tak ku sangka kau memiliki kekuatan petir, ternyata kau adalah manusia terpilih yang disebutkan itu. seharusnya kau menyembunyikan kekuatan mu. jika tidak, bukan kami saja yang ingin membunuhmu bahkan melainkan seluruh penjahat yang ada di penjuru dunia ini akan mengincarmu".


__ADS_2