
Yu Zhen sedikit tersenyum sambil menghela nafas dengan mata yang terpejam sebentar. kemudian dia kembali meneruskan penjelasan nya, "Pergilah ke kota Luoyang, cari lah orang yang bernama Xie Xuan. ketika kau sudah menemukan nya, berikan tanda pengenal giok itu kepada nya. dia akan mengerti sendiri maksud kedatangan kau untuk menemui dirinya".
Sekarang Qing Yuan sungguh di buat penuh bingung dengan penjelasan Yu Zhen. kenapa dia menyuruh Qing Yuan pergi ke kota Luoyang untuk menemui Xie Xuan dan menyerahkan tanda pengenal giok yang berukir nama guru kepada nya.
karena sebab kebingungan Qing Yuan masih melanda dirinya. Qing Yuan pun bertanya atas penjelasan Yu Zhen yang sangat sulit untuk di pahami, "kenapa aku harus pergi ke kota Luoyang? memang Xie Xuan itu siapa? aku bahkan tidak tahu siapa anda ini?".
Pertanyaan demi pertanyaan Qing Yuan lontarkan pada Yu Zhen dalam sekali bicara dia menyertakan semua pertanyaan yang membuat diri nya di ambang kebingungan.
Yu Zhen sedikit terkekeh mendengar pertanyaan Qing Yuan. ia berbalik membelakangi Qing Yuan dan menjawab pertanyaan dari nya, "Aku adalah Yu Zhen guru dari sekte awan. aku bisa tahu keberadaan mu disini karena Lu Zhi yang memberitahu ku".
"Siapa itu Lu Zhi? apa dia adalah murid anda yang menyerang kami tadi siang?".
Yu Zhen tersenyum, dia kembali berbalik arah menghadap Qing Yuan. setelah itu dia langsung menjawab secara santai, "Tidak dia bukan murid ku, aku tidak pernah mengajari murid ku untuk mengusik orang-orang yang tidak bersalah".
Senyuman dari Yu Zhen membuat Qing Yuan terpaku sebentar. kemudian dia berpikir, apa benar orang di depan nya ini adalah guru? tapi mengapa dia masih kelihatan muda dan sangat tampan!.
Setelah berpikir seperti itu, Qing Yuan menggeleng-geleng ringan kepalanya menghilangkan pikiran tentang ketampanan Yu Zhen. saat ini dia harus fokus kepada penjelasan nya.
Seusai Yu Zhen memberi tahu indentitas nya. Qing Yuan masih belum puas, dia masih ada pertanyaan untuk di tanyakan kepada Yu Zhen.
Tanpa harus menunggu Qing Yuan langsung bertanya, "Apa hubungan anda dengan guru ku?".
Tiba-tiba Yu Zhen sedikit tersenyum pahit sesudah Qing Yuan menanyakan pertanyaan itu. Yu Zhen kembali membelakangi Qing Yuan.
Secara murung dengan perasaan campur aduk dia memberitahu Qing Yuan tentang hubungan nya dengan guru Qing Yuan, "Aku hanya lah orang yang berhutang budi kepada nya".
Bayangan masalalu kembali terlintas dipikiran Yu Zhen. disaat Yu Zhen di serang oleh sekte aliran darah iblis dengan keluarga Chu sebagai keluarga pembunuh yang bersekongkol untuk membunuh Yu Zhen.
Karena pada saat itu Yu Zhen memiliki sebuah benda yang bisa mengguncang kan dunia yang mana benda itu adalah sebuah cincin berwarna emas.
Cincin itu bukanlah cincin biasa. didalam cincin itu mengandung jiwa sang kaisar surgawi kuno. konon katanya jika seseorang mendapati cincin itu dia bisa mengendalikan dunia sesuai keinginan hanya dengan membolak balikan tangan nya.
__ADS_1
sepuluh tahun yang lalu kejadian perebutan cincin itu...
Sekte aliran iblis berjumlah 3 orang dan marga Chu juga berjumlah 3 orang. rata-rata mereka berjumlah 6 orang yang terkuat semua.
"Yu Zhen berikan cincin itu pada kami! sebelum kami membuat kau menyesal!.
Pada saat itu Yu Zhen masih berumur 20 tahun. menjadi seseorang yang sangat terkuat di usia muda nya dengan ranah tahap akhir alam bawah surgawi.
"Berikan cincin ini? itu tidak akan pernah terjadi". Yu Zhen terkekeh angkuh menolak permintaan mereka, "Orang bodoh mana yang akan mudah nya memberikan cincin ini untuk orang bodoh dan licik seperti kalian?". cengir Yu Zhen mengatai mereka secara santai seperti sedang sengaja memancing emosi dari mereka.
Perkataan dari Yu Zhen sungguh membuat mereka merasakan kemarahan luar biasa.
"Kau akan merasakan akibat nya".
Para sekte aliran darah iblis mulai mengeluarkan senjata mereka dari tombak darah, pedang ganda darah, dan seribu pisau berdarah.
Begitu juga dengan para marga Chu, mereka bersiap-siap melawan Yu Zhen dengan mempertaruhkan segala kekuatan ciri khas mereka.
Mereka semua mengertakkan gigi secara geram dengan ucapan Yu Zhen.
Yu Zhen mulai mengeluarkan pedang kebanggaan nya sambil berteriak, "Niat pedang!!".
"Wushhh".
Riak gelombang kekuatan berhembus kencang hingga asap abu bertebaran akibat kekuatan dari niat pedang Yu Zhen sehingga mereka para musuh harus menghalangi pandangan sambil menguatkan kaki menahan tekanan gelombang energi kekuatan pedang Yu Zhen.
Kemudian para musuh mulai berlarian menerjang ke arah Yu Zhen sambil membopong senjata masing-masing ingin menyerang Yu Zhen.
Sekte aliran darah iblis yang memegang senjata tombak bernama Hong Yi mulai melempar tombak nya ke atas sambil menggerakkan jari jemarinya secara cepat seraya berteriak, "Tombak naga tunjukkan kekuatan mu".
Sebuah naga yang terbuat dari energi kekuatan yang padat berwarna merah darah keluar melalui ujung tombak Hong Yi. Hong Yi kembali menangkap tombak nya dengan naga yang terbang melayang di atas nya.
__ADS_1
"Serang!",
Hong Yi melempar kan tombak nya lurus kedepan dengan naga yang telah membelit sampai ke ujung tombak terbang menerjang ke arah Yu Zhen.
Pemegang pisau berdarah bernama Bai Hua membuat pisau nya menjadi banyak sehingga mencapai seribu bagian.
"Pergi, serang dia!". Bai Hua menunjuk ke arah Yu Zhen menggunakan dua jari menyuruh pisau-pisau nya untuk menyerang Yu Zhen bersamaan.
Seribu pisau dengan tombak naga berdarah menerjang menggila ke arah Yu Zhen.
Yu Zhen berputar dengan ayunan pedang yang mengikuti gerak tubuh nya. lalu mengangkat pedang kebanggaan nya ke atas seraya berteriak, "Teknik pedang Dewi Phoenix!".
Sebilah pedang dengan sulur sulur energi kekuatan yang ditarik dan meresap kedalam pedang hingga energi itu terkumpul semua didalam bilah pedang Yu Zhen.
Keluarlah burung Phoenix dari ujung bilah pedang Yu Zhen yang terbuat dari energi kekuatan padat berwarna api transparan.
Suara burung Phoenix bergema di area itu. disaat kekuatan tombak naga dengan seribu pisau sekte aliran darah iblis mulai mendekati Yu Zhen. kemudian Yu Zhen berteriak, "Hancurkan".
Burung Phoenix bersuara nyaring lalu terbang menghantam tombak naga Hong Yi dan seribu pisau Bai Hua.
"Bommm!".
Tabrakan tombak naga serta seribu pisau dengan burung Phoenix api hancur bersama dan memberi ledakan hebat sehingga mengeluarkan asap debu begitu pekat akibat gelombang ledakan tabrakan kekuatan itu.
Disaat Yu Zhen sedang fokus menghancurkan kekuatan tombak Hong Yi dan seribu pisau Bai Hua.
Tiba-tiba dari arah belakang Yu Zhen muncul orang sekte aliran darah iblis yang memegang pedang ganda bernama Jing Ling. menyerang Yu Zhen menggunakan pedang ganda darah nya.
Dengan gercep nya Yu Zhen berbalik dan membuat pertahan pedang langsung menahan pedang ganda Jing Ling sehingga pedang mereka saling bertabrakan mendorong.
Ketika Yu Zhen masih menahan pedang ganda Jing Ling sekuat tenaga. tiba-tiba tiga orang marga Chu terbang menerjang kearah nya ingin menyerang secara bersamaan.
__ADS_1
Bersambung....