Pengantin Pengganti CEO Culun

Pengantin Pengganti CEO Culun
Part 18


__ADS_3

Nadia secara tak sengaja bertemu dengan Saddam di ruang tamu. Kecanggungan pada diri Nadia pun dimulai. Dengan susah payah wanita itu mengulum bibirnya dan berusaha untuk tetap terlihat tenang di depan Saddam. Tapi kenyataannya dadanya terus berdetak hebat seolah tak menginginkan Nadia tenang sejenak.


Saddam menatap Nadia dengan pandangan yang tak dapat diartikan. Laki-laki itu selalu saja misterius membuat Nadia merasa heran dan bertanya-tanya sebenarnya sosok seperti apa suaminya ini.


"Saddam!"


Baru Nadia hendak memanggil pria itu, akan tetapi ia pergi begitu saja membuat Nadia langsung menganga tak percaya. Wanita itu mengedipkan matanya beberapa kali sebagai by respon heran. Benarkah yang ia lihat itu adalah Saddam?


"Dia benar-benar kaku dan dingin. Padahal aku sudah memanggilnya. Apakah dia masih marah kepadaku? Jadi aku harus meminta maaf seperti apa. Nadia menghela napas dengan diiringi perasaan yang sangat gelisah. Wanita itu menggigit bibirnya dan berusaha untuk menenangkan hatinya yang resah tak karuan.

__ADS_1


Nadia tak tahu jika saat ini Saddam berhenti berjalan dan menoleh ke arah belakang. Tatapannya jatuh kepada Nadia yang masih berdiri di tempatnya dengan wajah ketakutan dan sekaligus penuh rasa bersalah.


"Tidak usah sok dekat, dan jika di luar kau berpura-puralah tak mengenaliku. Kita hanya sebatas menikah dan bukan benar-benar menikah, karena aku takkan membiarkan hal tersebut. Satu lagi aku ingin mengatakan kepadamu, kau bebas menikmati rumah ini asal kau jangan berinteraksi denganku seolah mengenalku. Aku tidak marah kepadamu."


Nadia mendongakkan kepalanya dan menatap Saddam dengan mulut yang terbuka. Seingatnya baru pertama kali ini sedang berbicara sepanjang ini. Benar-benar luar biasa Dan sungguh menakjubkan, akan tetapi kalimat tersebut tampaknya sangat penting untuk Nadia.


Ia sedikit merasa lega bahwa ternyata Saddam tidak membencinya. Namun dari sifat laki-laki itu yang terlalu gengsian dan juga cuek mungkin karena itulah dia bersikap seperti itu kepada Nadia sehingga Nadia merasa salah paham dan menganggap bahwa Saddam marah kepadanya.


Laki-laki itu berpenampilan 180 derajat berbeda dengan dia di rumah. Di rumah ya tanpa terlihat sangat tampan namun ketika ia ingin pergi bekerja laki-laki tersebut berpakaian seolah-olah ia tak mengerti dengan styel. Sesungguhnya Nadia masih bingung karena itu dan kenapa Saddam mengubah penampilannya ketika di luar?

__ADS_1


Bahkan laki-laki tersebut juga memiliki sifat yang berbeda jika di luar, ia mudah ditindas tapi nyatanya laki-laki itu memiliki kekuatan yang cukup berani untuk melawan musuhnya. Namun laki-laki ia mendengar dari beberapa karyawan bahwa Saddam tak pantas untuk memimpin perusahaan karena ia terlalu lembek untuk menjadi seorang pemimpin.


Saddam pun menoleh ke arah gambar keluarga Saddam. Laki-laki itu adalah anak tunggal dan pantas saja perusahaan jatuh ke tangannya.


"Apakah dia benar-benar anak tunggal? Kenapa ia harus berpenampilan culun seperti itu?" tanya Nadia kepada dirinya sendiri yang tentunya ia sendiri tak bisa menjawab pertanyaan itu.


Tiba-tiba terpikirkan oleh Nadia untuk bertanya kepada pelayannya. Mungkin pelayannya tersebut mengetahui lebih banyak lagi mengenai tuannya.


__________

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA


__ADS_2