Pengantin Pengganti CEO Culun

Pengantin Pengganti CEO Culun
Part 29


__ADS_3

Wajah Kelly yang mendengar hal tersebut langsung menegang. Tentu saja matanya membulat dan mulutnya terbuka serta tubuhnya bergetar karena melihat bahwa Saddam memiliki aura yang benar-benar kental dan juga menakutkan. Awalnya ia tak percaya bahwa pria tersebut adalah Saddam karena menurutnya tidak mungkin Saddam setampan ini dan juga memiliki aura yang benar-benar memikat.


Namun pada saat ia mendengar suara laki-laki tersebut yang benar-benar mirip dengan Saddam membuatnya baru percaya bahwa laki-laki itu benar-benar Saddam.


"Wow, ada apa gerangan kau berpenampilan seperti ini? Apakah karena aku datang ke perusahaanmu dan kau ingin terlihat menarik di depanku? Jika itu yang kau inginkan maka kau berhasil melakukannya," ucap Kelly seolah-olah membanggakan dirinya karena berhasil menarik perhatian Saddam. "Ah, bagaimana dengan adikku yang bodoh itu yah."


"Apakah kau penasaran dengannya? Tidak usah khawatir dia baik-baik saja di rumah," ucap Saddam untuk mengurangi kekhawatiran Kelly terhadap adiknya.


Sekalipun menyatukan alisnya dan lalu kemudian ia menghela nafas panjang. Tampaknya Saddam bukanlah pria yang bisa diremehkan.


"Kenapa kau berpenampilan seperti orang culun jika kau setampan ini, dan satu lagi jika kau berpenampilan menarik tentu saja aku akan menikah denganmu."

__ADS_1


Saddam tertawa gelak dan hal itu benar-benar menghina reputasi Kelly. Kelly mengepalkan tangan yang melihat laki-laki itu yang benar-benar sangat sombong.


"Kau kira aku percaya dengan hal itu? Aku juga tetap tidak akan menikah denganmu jika aku berpenampilan seperti ini. Karena dari awal orang yang diincarku adalah adikmu, bukan kau. Akan tetapi ayahmu salah mengartikannya."


Kelly membulatkan matanya. Iya baru tahu bahwa adiknya memiliki kharismatik yang luar biasa seperti itu. Tidak mungkin, tidak mungkin ia kalah dari wanita itu. Tidak mungkin kali kalah cantik dari Nadia, pasti yang diinginkan oleh Saddam adalah dirinya bukan Nadia. Hanya saja Saddam tidak ingin mengakuinya. Sekiranya itulah yang ada di pikiran Kelly mengenai Saddam.


"Jika begitu adikku benar-benar b*******, dia telah merebut apa yang seharusnya menjadi milikku."


Iya mengepalkan tangannya dan menatap ke arah Saddam dengan pandangan benci. "Jika begitu aku akan menyakiti Nadia sebisaku. Tentu saja aku tak akan membiarkan wanita itu hidup begitu saja."


Kata-kata Kelly rasanya cukup terdengar mengerikan. Tapi bagi Saddam dan itu hanyalah ancaman biasa yang tidak akan berefek kepadanya.

__ADS_1


"Silakan saja kau melakukan hal itu dan aku tidak sabar untuk menunggu apa yang akan kau lakukan kepada keluargaku dan apakah kau berhasil membuat keluargaku tidak bisa berkutik ataukah kau yang nantinya tidak akan bisa berkutik."


Mereka seolah-olah sedang melakukan taruhan. Tidak ada keraguan sama sekali di antara keduanya kecuali Kelly yang mengingat posisi Saddam saat ini berada di atasnya. Maka dari itu ia sedikit merasakan pesimis.


Kelly pergi begitu saja dari hadapan Saddam dan berusaha untuk melupakan apa yang telah terjadi.


________


TBC


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.

__ADS_1


__ADS_2