
Pengantin wanita pun keluar dari dalam kamar dan kemudian acara pun berlangsung sehingga pernikahan pun sudah disahkan atas nama Nadia sendiri sehingga membuat satu keluarga sangat terkejut. Sedangkan Saddam sama sekali tidak terkejut karena ia sudah menyangka hal ini akan terjadi.
Ia tak peduli dengan siapa dirinya menikah, yang penting ia bisa menikahi anak dari orang yang cukup berpengaruh dan tentunya memiliki reputasi yang baik untuk perusahaannya ke depannya.
Walaupun dia bukanlah anak yang sah dan diakui oleh keluarga tersebut namun setelah apa yang dilakukan mereka hari ini menunjukkan sikap mereka secara tidak langsung menyatakan bahwa Nadia adalah anak dari mereka. Tampaknya Nadia juga lebih mudah diatur ketimbang Kelly. Maka dari itu Saddam tak menyesali menikah dengan Nadia.
Acara pun terus berlangsung hingga malam pun tiba dan para undangan sudah pulang. Seketika itu juga Nadia langsung diseret dan kemudian ditampar oleh Tania. Hal tersebut terjadi di depan mata Saddam dan juga keluarganya.
"Apa yang telah kau lakukan, Nadia?" tanya Tania dengan volume yang cukup tinggi. Nadia pun langsung ketakutan dan menundukkan kepalanya.
"Mama maafkan aku, aku hanya menuruti perintah dari kakak." Tania yang sudah gelap mata pun menendang tubuh Nadia begitu saja sehingga ia tersungkur.
"Di mana Kelly anak sialan itu, hah? Membuat malu keluarga saja?"
__ADS_1
Tak lama kali pun keluar dengan wajah yang sudah compang-camping dan juga tampak wanita itu seperti tengah melakukan akting.
"Mama aku di sini! Aku dikurung sama wanita itu supaya dia bisa menikah dengan Saddam! Dia jahat! Aku dikurung Mama!"
Keluarga Saddam tentu saja tak terima dan Sadang sendiri sampai memutar bola matanya karena bosan dengan peran yang dimainkan oleh Kelly.
"Baiklah, jika begitu aku akan bercerai dengannya dan hari ini juga kita akan menikah."
"Tidak, aku tidak sejahat itu. Aku tidak seperti dia yang hanya bisa merebut calon suami orang Aku adalah orang yang baik dan aku rela menyerahkan calon suamiku kepadamu, Nadia!"
Saddam pun tersenyum seolah-olah menertawakan Kelly. Padahal sudah sangat terlihat jika kalian hanyalah bermain peran di depan keluarganya. Ia juga sudah mengetahui cukup lama bahwa Kelly telah mengurus surat pernikahan dan data-data atas nama Nadia. Jangan pikir ia tidak tahu walaupun dirinya belum pernah bertemu dengan Kelly.
"Baiklah, tidak masalah jika aku menikah dengan Nadia. Sama-sama dari keluarga kalian, bukan?" tanya Saddam sembari melirik ke arah Tania dan juga suaminya. Iya tahu apa yang sedang terjadi kepada keluarga ini.
__ADS_1
Apalagi senyum yang ditarik oleh Saddam begitu mengerikan. Pria itu bisa saja terlihat cukup santai dan juga culun akan tetapi aura cueknya pasti akan lebih keluar daripada aura yang lainnya.
Nadia menatap ke arah Saddam dengan senyum tipis. Rupanya laki-laki itu tengah menyelamatkan dirinya dari yang bukan keluarganya.
"Terima kasih kau telah menyelamatkanku."
Saddam pun menetap ke arah Nadia lalu kemudian hanya mengangguk pelan. Nadia sendiri merasakan betapa laki-laki itu tak tersentuh. Apakah ia bisa hidup bersama laki-laki tersebut?
__________
TBC
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA
__ADS_1