Penghapus Lukaku

Penghapus Lukaku
Pernikahan Raka dan Siska


__ADS_3

"semua sudah selesai pi tinggal beberapa lagi yang perlu dikerjakan"jelas Raka pada sang papi


"jangan sampai ada yang kurang ka ini pernikahan kamu dan Siska"ujar papinya Raka Andre Arganata


"insyallah Pi semuanya sudah beres tinggal menunggu hari H "jelas Raka


Dikediaman Siska sudah ada papa dan mamanya mereka mengambil cuti beberapa hari dari pekerjaannya untuk menjadi saksi dari pernikahan putri sulungnya itu.


"nanti kalau udah nikah jadi istri yang baik ya nak" ucap mama Siska


Mardiana mama Siska biasa dipanggil ana ia merupakan ibu rumah tangga dan ikut kesemarang karena papa siska ditugaskan disana


"iya ma insyallah akan Siska usahakan"ucap Siska


"papa percaya sama kamu nak"lanjut papanya


tring......


Siska mendapatkan sebuah SMS dari Julian


Siska ada waktu gak malam nanti gue mau ngomong sama Lo


isi pesan Julian


maaf Jul kayaknya gak bisa maaf ya


balas Siska


Lo kenapa berhenti mendadak ka ,gak ada masalah kan


tanya julian


gue gak papa kok Jul ,gue masih ada kerjaan maaf ya


balas Siska tak ingin lagi berkomunikasi dengan Julian takut Raka akan marah


Ada perasaan bersalah pada Julian tapi ia juga harus menjaga perasaan Raka ia takut Raka akan mengiranya menduakan dirinya sebelum menikah.


Hari pernikahan Raka dan Siska tiba


Semua anggota keluarga dan para tamu undangan sudah pada berdatangan termasuk sahabat mereka.


"masyaallah cantiknya sahabat gue"puji Arin


"iya yah kok tambah cantik aja sih ka"lanjut Mira


"makasih ya atas pujianya atau hinaannya"ucap Siska


"buset dah dipuji salah gak dipuji tambah salah" ucap Mira kesal


"iya nih bukannya bilang makasih"sambung Arin

__ADS_1


"iya-iya maaf deh gue lagi deg-degan nih kalian malah bercandain gue"ucap Siska


Siska menunggu diruang make up bersama Mira ,Arin dan mamanya


"tenang aja kak Raka gak akan kemana kok ka dia bakalan milik Lo tiap malem Lo peluk"goda Mira


Membuat mama Siska dan Arin tertawa


"diem deh Lo mir buat gue bete aja deh bukanya tenangin gue " kesal Siska karena selalu digoda Mira


"iya deh maaf"ucapnya tertawa geli


"bunda sama mbak Rani Dateng kan Rin" tanya Siska


"Dateng kok lagi didepan Aidan nangis mau minum susu jadi bunda temenin deh" jawab Arin


"Gila gue tegang banget inih "ucap Raka pada Farhan dan Faiz


"tenang bro jangan malu-maluin ya nanti pas akad mau dikemanakan itu muka tampanmu"goda Farhan


"buset dah lu masih aja bisa bercanda"kesal Raka


"lagian Lo tanya sama gue kan Lo tahu gue masih jomblo seharusnya Lo tanya sama yang udah nikah"ucap Farhan menunjuk Faiz menggunakan telunjuknya yang duduk didepannya


"iya iz gimana nih gue deg-degan banget ini"jujur Raka


"tenang bro santai aja gak usah panik pikirkan kalau Lo bakalan kehilangan dia biar lu cepet menghalalkan"ucap Faiz tersenyum


"aah Lo mah sama aja"kesal Raka menatap sinis Faiz


"iya bro habis itu Lo udah bisa enak-enak"lanjut Farhan


"dia aja belum gituan sama Arin"ucap Raka menunjuk Faiz


"Lo tenang aja gue tinggal nunggu tamu Arin pulang baru lah bikin Faiz junior" Ujar Faiz mengangkat alisnya naik turun


"awas aja lu gak kasih tahu gue gimana caranya yang bener" ucap Raka


"ya iya lah mana mau gue kasih tahu itukan urusan gue sama Arin rahasia"ucap Faiz


"kalau kalian udah gitu gue kapan"ucap Farhan berpura-pura menangis


"kasihan jomblo"ucap Raka dan Faiz bersamaan


"tega Lu pada" kesal Farhan meninggalkan kedua sahabatnya itu


"idih ngambek si jomblo"lanjut Raka


Raka mengucapkan ijab Qabul dengan sekali tarikan nafas dengan lantang membuat semua orang kagum.


Sah

__ADS_1


Sah


Sah


Semua yang datang langsung mengatakan sah bersamaan dengan para saksi pernikahan .


"selamat ya ka kamu udah jadi suami jaga baik-baik putri papa"ucap papa Siska saat Faiz mencium tangannya


"pasti pa insyallah Raka akan menjadi suami yang baik untuk istri Raka pa"ucap Raka


Siska dibawa oleh kedua sahabatnya untuk keluar dari ruang tunggu dan duduk didekat Raka untuk menandatangani surat pernikahan mereka dan memasang cincin.


"cantik banget sih kamu sayang"ucap Faiz ketika Arin duduk didekatnya


"apaan sih mas bikin malu aja inikan tempat umum"kesal Arin karena Faiz tak mengenal tempat untuk memujinya


" gak papa dong kamu kan memang milik mas yang paling cantik"kekeh Faiz


Arin mencubit pinggang Faiz


"kok dicubit sih sayang sakit tahu" lirih Faiz memegang pinggangnya


"makanya jangan suka nakal mas"ucap arin menatap Faiz


"iya enggak deh tapi kalo dikamar boleh kan"goa Faiz membuat Arin merona karena malu


"apaan sih gak lucu" ujar Arin memalingkan wajahnya dari Faiz dan melihat ke arah pengantin yang sedang memasangkan cincin.


Siska mencium tangan Raka kemudian Raka mencium kening Siska lalu memasangkan cincin tanda mereka sudah halal.


"selamat ya sayang"ucap Caca mama Siska memeluk nya dengan erat


"terimakasih ma"lirih Siska yang ingin menangis


"jangan nangis dong nak nanti make up-nya luntur"ucap mama Siska


"mama titip Siska ya Raka jaga dia dan lindungi dia"ucap mama Siska ketiak Raka mencium tangannya


"pasti ma insyallah Sampai maut memisahkan"ucapnya penuh keyakinan


"mama percaya sama kamu nak" ucap mama Siska


Acara resepsi dilakukan dihari yang sama dengan cukup sederhana dan sedikit tertutup dari karyawan yang ada di Perusahaan Raka hanya beberapa karyawan yang cukup dekat dengan Raka saja seperti Vino sekretaris Raka dan beberapa petinggi perusahaan saja yang hadir.


Semua para tamu undangan sudah mulai pulang dan hanya tersisa Siska,Raka dan orang tua mereka


"kita malem ini nginep dirumah papa aja ya"ucap Raka pada Siska


"iya kak"jawab Siska singkat


Raka menggandeng tangan Siska menuju mobilnya

__ADS_1


Tak ada percakapan yang terjadi di antara mereka hening hanya itu yang terjadi bukan tak ingin berbicara hanya saja keduanya masih sedikit canggung dan tak ada yang berani mengatakan cinta meski saling menyukai.


Raka mencintai Siska saat ia kuliah di Jerman terasa ada yang berbeda ketika jauh dari Siska dan semenjak saat itu ia tahu jika dirinya menyukai Siska , sedangkan siska sudah lama mencintai Raka sejak SMP sudah dari dulu mereka sering bertemu karena orang tua mereka yang sering bertemu. Cinta yang hanya mereka yang tahu namun pasti akan dikatakan pada akhirnya.


__ADS_2