Penghapus Lukaku

Penghapus Lukaku
suasana baru


__ADS_3

"kalian istirahat aja dulu pasti capek kan nanti makan malam baru turun ini udah jam 5 lewat 55 udah hampir Maghrib"ucap papa Siska


"iya pa " jawab Siska menuju kamarnya


"Siska kenapa raka nya ditinggal" ucap mama Caca


Siska lupa jika ada Raka mendengar ucapan mamanya ia mengajak Raka menuju kamarnya untuk istirahat


" kamu lain kali jangan kayak gitu ninggalin saya kalau mau pergi pegang tangan saya"bisik Raka saat menaiki tangga


"maaf kak Siska lupa"


Sesampainya di kamar Siska langsung membersihkan dirinya.


"kak kalau mau bersih-bersih silahkan" ucap Siska dianggukan oleh Raka


Raka berjalan mendekati Siska yang sudah duduk dimeja riasnya untuk mengeringkan rambutnya , Raka langsung menarik Siska untuk berdiri dan


Cup


Raka mencium Siska bukan hanya mengecup melainkan me*****nya membuat Siska terkejut dengan perlakuan Raka padanya. merasa Siska kehabisan nafas Raka melepaskan ciumannya Lalau mengelap bibir Siska yang basah karenanya.


"cantik" ucap Raka lalu berjalan menuju kamar mandi


what apa yang kak Raka lakuin ke gue barusan dan gue gak nolak sama sekali terus dia bilang apa tadi CANTIK waaaaaaa........ senengnya masyaallah indahnya pacaran habis nikah.


Gumam Siska yang masih mematung pipinya bersemu merah merona.


Setelah mandi Raka memakai baju yang sudah disiapkan Siska untuknya kemudian mereka sholat bersama , selesai sholat Raka langsung memberikan tangannya untuk Siska dengan sigap Siska langsung menciumnya lalu Raka mencium pucuk kening Siska .


sungguh perlakuan yang sangat Siska impikan bersama suaminya.


Selesai sholat mereka turun kebawah untuk makan malam bersama dengan papa dan mama Siska . Siska dengan sigap mengambilkan makanan untuk Raka membuat Raka tersenyum dengan perlakuan Siska yang belum pernah ia dapatkan dari orang lain kecuali almarhumah maminya.


"Raka kalian bakalan tinggal dimana nantinya nak"tanya mama Caca


"Raka berencana masih akan tinggal bersama papi mah karena gak tega tinggalin papi sendiri dirumah yang besar itu" jawab Raka


" mama sih terserah kamu dan Siska yang penting kalian nyaman " lanjut papa Alan


"iya pa insyallah kita akan berusaha " jawab Siska


Setelah makan malam mereka mengobrol di ruang keluarga sambil menunggu azan isya setelah selesai mereka masuk ke kamar masing-masing untuk malaksanakan sholat isya dan istirahat karena pasti lelah karena acara tadi siang.


"Siska nanti kita ke rumah papi agak sore aja ya , kakak tahu kamu belum siap pisah sama mama dan papa"


"iya kak Siska ikut aja "


Raka mendekat ke arah Siska yang baru saja menaruh mukenanya dan memeluknya erat.

__ADS_1


"kakak cinta sama kamu lillah karena Allah Siska". ucap Raka yang memeluk Siska dengan erat


" maksudnya kak" tanya Siska yang masih dipeluk oleh Raka


"kakak cinta sama kamu Siska " jawab Raka


" Siska juga cinta sama kakak" ucap Siska membalas pelukan Raka


"kakak gak bohong kan"


"enggak "


"Siska pikir cinta Siska bertepuk sebelah tangan"


"enggak sayang" ucap Raka melepaskan pelukannya lalu mencium bibir Siska singkat


"maaf"


"untuk apa kak"


"kakak sempat cuek dan dingin sama kamu"


"gak papa kak " ucap Siska kembali memeluk Raka


"udah malem sayang kita tidur ya"ajak Raka dianggukan oleh siska


Siska terbangun lebih dulu karena bunyi alaram yang ia pasang ia segera mematikannya kemudian menatap wajah Raka yang sekarang menjadi suaminya itu , tanpa disadari Siska memandangi wajah tampan Raka cukup lama.


Siska tersadar kemudian bangun dan mulai memindahkan tangan Raka dari tubuhnya ia berjalan menuju kamar mandi untuk gosok gigi dan mencuci muka kemudian mengambil wudhu untuk sholat subuh.


"kak bangun udah subuh " ucap Siska berusaha membangunkan Raka


"hoaamm..... jam berapa sayang" tanya Raka yang berusaha mengumpulkan nyawanya yang masih belum terkumpul


"jam setengah 5 Kak ,ayo bangun kita sholat subuh " ajak Siska.


"sebentar kakak ambil wudhu dulu" ucap Raka berjalan menuju kamar mandi


Setelah sholat Siska turun ke bawah untuk membantu mama Caca membuat sarapan dan Raka kembali tidur.


"mana Raka nak" tanya mama caca


"lanjut tidur ma kayaknya capek banget"jawab Siska


" ya udah gak papa mungkin cape karena kemarin apa karena semalem"goda mama Caca


" mama apaan sih " ucap Siska merasa malu karena mamanya


Sarapan sudah selesai Siska kembali kekamarnya untuk membangunkan Raka yang masih tertidur.

__ADS_1


"kak bangun kita sarapan ke bawah yuk" ucap Siska membangunkan Raka dengan memegang rambutnya


"iya sayang sebentar lagi" Raka menarik Siska kedalam pelukannya


"kak Siska bangunin kakak buat sarapan bukan buat tidur lagi" kesal Siska


" ya udah kalau mau bangun cium dulu" ucap Raka menunjuk bibirnya


"gak mau , ayo kak mama sama papa udah nunggu" Siska berusaha melepaskan pelukan Raka bukannya terlepas malah semakin erat


"kalau kamu gerak terus nanti adik kecil kakak bangun Siska apalagi waktu pagi gini" goda Raka membuka matanya melihat Siska Yanga dan dipelukannya


" iihh kakak ayo dong " ucap Siska berusaha melepaskan diri


"cium dulu baru bangun"


Cup


Siska mencium bibir Raka membuat Raka membuka matanya yang baru saja ia tutup tadi dan langsung berdiri kemudian menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya dan menggodok gigi kemudian kembali mendekati Siska yang sedang membereskan kasur.


Raka menarik lengan Siska untuk menghadapnya kemudian


Cup


Raka mencium kening dan bibir Siska singkat membuat Siska diam membeku dengan perlakuan Raka padanya


"ayo sarapan sayang" ajak Raka menarik tangan Siska


"kakak lain kali jangan main nyosor aja" kesal Siska


"kenapa kamu kan milik saya"


"iya tahu tapi kalau ditempat umum malu" .


"gak usah malu kan ada kakak yang siap melindungi mu " goda Raka menarik pinggang Siska semakin dekat dengannya.


Setelah sarapan Raka dan papa Alan olahraga bersama disekitar komplek, setelah selesai mereka pulang ke rumah Raka langsung kekamar untuk bersih-bersih dan melihat Siska yang sudah mengemas barang miliknya untuk dibawa ke rumah papi Rangga yang akan menjadi rumah mereka.


Raka mendekati Siska dan hendak memeluknya belum sempat ia memeluk sudah di cegah siska.


"kakak mau ngapain deket-deket bau tahu keringetan gitu mandi dulu" ucap Siska menutup hidungnya


" astagfirullah sayang kakak ini walaupun kayak gini masih wangi" ucap Raka


"mana ada orang keringetan wangi, kakak mandi dulu sana" perintah Siska


"iya deh iya "ucap Raka mendengus kesal


Setelah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi belum sempat memakai baju Raka malah menarik Siska ke dalam pelukannya kemudian menghujaninya dengan ciuman di seluruh mukanya tak ada penolakan dari Siska membuat Raka dengan leluasa memperdalam ciumannya yang sudah halal ia lakukan.

__ADS_1


__ADS_2