Penghapus Lukaku

Penghapus Lukaku
perjodohan


__ADS_3

tinggal beberapa hari lagi Arin akan menjadi bagian dari keluarga Wiranata ,ingin rasanya Arin kabur dari situasi yang membuatnya akan menderita karena menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai karena masih mencintai pria yang sudah membuatnya terluka.


Arin masih berusaha berdamai dengan keadaannya saat ini dan terus mengingat perkataan sang bunda bahwa ia harus belajar untuk mencintai suaminya nanti.


" Arin mau yang mana nak cincinya" tanya mami elin pada Arin


Mami elin mengajak Arin membeli cincin untuk pernikahannya nanti karena Arin yang akan memakainya jadi harus sesuai keinginan Arin.


Cincin pertunangan Arin dan Faiz adalah pilihan mami elin jadi mami elin memberikan kesempatan untuk Arin memilih sesuai keinginannya sendiri.


" yang ini aja mi, Arin suka yang ini" ucap Arin menunjuk cincin yang ia sukai.


" pilihan kamu bagus Rin mami suka" ucap mami elin dianggukan oleh Arin sambil tersenyum


"mbak kita mau yang ini diukir nama F&A ya "ucap mami elin pad pegawai toko tersebut


" cincin untuk prianya yang mana buk" tanya pegawai tersebut


" yang ini aja mbak"jawab Arin


Setelah memilih cincin dan juga pakaian pengantin Arin dan mami elin pulang.


" bunda lagi apa" tanya Arin pada sang bunda yang sedang memasak


" lagi buat sambel cumi dek" jawab bunda


" waaa enaknya" ucap Arin memeluk bundanya dari belakang


"kenapa dek"tanya bunda merasa ada yang aneh dengan Arin


" bunda gimana kalau Arin gak bisa menjadi istri yang baik untuk pak Faiz "tanya Arin tertunduk lesu


" kamu pasti bisa sayang , bunda percaya sama kamu jangan kecewakan bunda nak" jawab bunda


"iya dek kamu pasti bisa karena semua itu harus dicoba dan dilalui bersama , buka hatimu perlahan untuk suamimu karena mbak dulu juga gak suka sama mas Aska " sambung mbak Rina yang baru saja datang


" emang mbak dulu gak suka sama Abang" tanya Arin lagi dan langsung duduk dimeja makan menghadap sang kakak ipar


" iya dulu mbak juga sama kayak kamu ,mbak gak suka sama mas Aska terus mbak coba membuka hati buat mas Aska dan yah ternyata malah tumbuh cinta" ucap mbak Rina menggoda Arin


" kamu hanya perlu terbiasa bersama suamimu dan mulai membuka hati untuk dia bisa masuk ke hatimu dengan perhatian yang dia berikan dan kasih sayang yang ia tunjukan" lanjutnya

__ADS_1


"makanya dek jangan berpikir yang macam-macam karena perjodohan bisa saja yang terbaik untukmu" ucap bunda sambil terus memasak


" jadi Adek harus gimana Bun , mbak" tanya Arin pada ahlinya


" ingat dek dia nanti adalah suamimu ia berhak atas dirimu dan kamu berhak memberikan apa yang ia inginkan dek "jawab Bunda


" kamu hanya perlu terbiasa ,percaya, dan juga harus berusaha menjadi istri yang terbaik untuk Faiz nantinya" lanjut mbak Rina


" kalau kamu tidak ingin berdosa maka turuti lah apa yang suamimu perintahkan" lanjut bunda


" lama kelamaan cinta akan tumbuh dengan sendirinya dek percayalah" sambung mbak Rina


" Arin akan berusaha menjadi istri yang baik untuk suami Adek nantinya Bun ,mbak akan Adek usahakan" ucap Arin penuh keyakinan


meskipun ia belum tentu bisa memberikan hak suaminya nanti.


"kalau begitu kamu harus ingat apa kata bunda dek, imammu akan menjadi pemimpin dalam keputusan mu kau harus meminta izin terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu dek" ucap bunda memberikan nasehat pada sang putri


" iya Bun insyallah " jawab Arin tersenyum pada sang bunda


Tak terasa 2 hari lagi Arin akan menjadi bagian keluarga Wiranata , saat Arin Bekerja ia akan berusaha untuk tidak berpapasan atau bertemu dengan Faiz ia selalu menghindar dari Faiz .


"Faiz gue gak nyangka cinta monyet lu bakalan jadi istri Lo" ucap Raka


Raka sahabat Faiz dan Farhan ia anak ke dua dari dua bersaudara ia memiliki adik perempuan Clara 3 tahun lebih muda darinya


"insyallah jodoh sampai maut memisahkan" ucap Faiz tersenyum


" Pasti dia bakalan canggung banget sama Lo iz apalagi dia gak begitu kenal sama Lo cuman sebatas tahu doang" lanjut Raka


" gue harap dia bisa Nerima gue" ucap Faiz penuh harap


"insyallah gue doakan yang terbaik buat Lo" lanjut Raka


Farhan baru sampai dicafe tempat Raka dan Faiz berada


" maaf bro gue telat" ucap Farhan


" gak papa santai aja" jawab Raka


" eehh iya abis Lo nikah Raka bakalan nyusul iz" ucap Farhan menunjuk raka

__ADS_1


"yang bener lu Han, emang Lo udah ada pacar ka" tanya Faiz tak percaya


" lebih tepatnya salah satu karyawan di perusahaan gue " jawab Raka dingin


" siapa kenalin ke kita dong, dia udah tahu kalo Lo suka sama dia" tanya Farhan


" lebih tepatnya gue dijodohin sama dia karena orang tua gue sama orang tua dia sahabatan" jawab Raka


" terus Lo setuju" tanya Faiz


" gimana gak setuju orang gue udah tunangan sama dia" jawab Raka menunjukkan foto pertunangannya


" cantik juga ka gak salah pilih mama Lo" ucap Farhan menggoda Raka


"terus lu bakalan terusin atau gimana" tanya Faiz


"ya gue terusin lah masa enggak yang ada gue kena amuk sama mama" jawab Raka meminum jus yang ia pesan tadi


" artinya selesai gue Lo dong yang lanjut Farhan yang terakhir" ucap Faiz menaik turunkan alisnya pada Farhan


" awas aja lu pada tunggu pembalasan gue" ucap Farhan menatap dingin kedua sahabatnya itu


Faiz sampai dirumahnya dan disambut sang mami dengan senyuman. Faiz mendekati mami elin mencium tangan maminya lalu mencium kening wanita yang melahirkannya itu.


" nak mami mau bicara sama kamu" ucap mami elin


" iya mi ada apa" ujar Faiz


" kamu akan menikah mami harap kamu bisa bertanggung jawab dengan istrimu nanti "ucap mami elin menatap mata Faiz


" iya mi insyallah Faiz akan bertanggung jawab


atas istri Faiz " ujar Faiz


" mami melihat ada sedikit luka di diri Arin iz,


mami mau kamu menjadi pelindung dia karena mami terlanjur menyayanginya "jujur mami elin


" mami tenang saja insyallah Faiz akan menjadi imam sekaligus pelindung untuk istri Faiz" ucap Faiz meyakinkan elin lalu memeluknya


Faiz tahu jika maminya sudah terlanjur menyayangi Arin dan tidak ingin Arin membatalkan pernikahan dan berubah pikiran untuk menjadi ny. faiz

__ADS_1


__ADS_2