Penghapus Lukaku

Penghapus Lukaku
pekerjaan


__ADS_3

Rissa dan Arif memutuskan pindah ke Jakarta karena pekerjaan Fauzan berada di Jakarta , Fauzan merupakan seorang polisi dan Rissa seorang dokter umum sama seperti Rina. Rina dan Aidan sudah pulang ke rumah bunda dan ayah karena rumah itu akan diwariskan ke mereka sehingga ayah melarang mereka untuk pindah.


suara handphone Arin berbunyi dan langsung diangkat oleh Arin.


" baik terimakasih mbak" ucap Arin senang


ia berlari keluar kamar dan langsung memeluk sang ayah yang duduk di taman sambil meminum kopi


" kenapa dek" tanya ayah Satya


" Adek keterima kerja yah" jawab Arin tersenyum senang


" wahh selamat ya dek " ucap sang ayah mencium putrinya


"iya yah terimakasih " jawab Arin


"yang bener kerjanya ya" ucap sang ayah


" pasti dong " ucap Arin memeluk sang ayah dengan erat


Keesokannya Arin sudah sangat siap untuk pergi ke perusahaan untuk melakukan interview diantar oleh sang ayah


"semoga beruntung ya dek" ucap ayah mencium kening Arin sebelum turun dari mobil


" iya ya , makasih udah anterin Adek" ucap Arin


lalu turun dari mobil


" hati-hati ya yah , assalamualaikum" ucap Arin lalu menutup pintu mobil dan masuk ke dalam perusahaan


Ternyata bukan hanya ia saja yang interview hari ini ada beberapa orang juga yang ikut interview , Arin duduk di dekat beberapa perempuan yang juga sedang menunggu gilirannya . Tak berselang lama akhirnya namanya dipanggil , selesai Melakukan interview Arin menelpon kedua sahabatnya yang sudah lebih dulu mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang sama .


" guys ada waktu gak kita makan siang bareng yuk" ucap Arin ditelpon


" ada kok ,yuk kita makan siang bareng udah lama juga semenjak Lo menghilang" ucap Mila


" iya karena itu makanya gue ajakin kalian maka " ucap Arin sambil cengengesan


" ya uda kita makan tempat biasa aja ya"ucap karin di iyakan oleh keduanya


setelah makan bersama dengan kedua sahabatnya Arin memilih pulang untuk beristirahat.


...°°°°°°°°°°°°°°°...


Di perusahan Wiranata grup

__ADS_1


" Faiz ini beberapa biodata pelamar yang akan ditetapkan di administrasi keuangan" ucap Farhan yang masuk ke ruangan Faiz tanpa mengetuk pintu


" Lo kalau masuk diketuk dulu pintunya" ucap Faiz kesal dengan tingkah sahabat sekaligus sepupunya itu.


Farhan bekerja di perusahaan wiranata mengambil alih tempat sang papa yang sudah meninggal karena kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuanya.ia memiliki adik bernama gita yang berbeda usia 3 tahun darinya.


" iya-iya maaf ,akan gue ulangin lagi kok" ucapnya menggoda Faiz dan memberikan beberapa berkas untuk dilihat Faiz


" ya udah Lo keluar aja gue bakalan periksa nanti" ucap Faiz tapi Farhan malah duduk di depannya.


Faiz kakak dari Fauzan Wiranata 3 tahun lebih muda darinya.


"sebaiknya lo periksa segera deh biar besok langsung kerja tuh orang" ucap Farhan


" Lo aja yang periksa kalo mau cepet" ucap Faiz dengan lantang


"Lo itu karena lebih dulu lahir 2 bulan dari gue bukan berarti lo kakak gue Faiz, jadi gak usah sok tegas sama gue" ucap Farhan menatap mata Faiz yang juga menatapnya


Faiz langsung mengambil berkas biodata beberapa pelamar yang diberikan farhan dan ia kaget saat melihat salah satu pelamar yang ingin bekerja di perusahaannya .


" Han Lo terima cewek ini jadi pegawai di perusahaan kita" ucap Faiz tersenyum penuh arti


"kenapa harus dia" tanya Farhan heran dengan sikap sahabatnya itu


" dia cewek yang gue ceritain waktu itu han" ucap Faiz tersenyum


" ya udah berati fiks ya , ini cewek yang bakalan kerja di bagian administrasi" ucap Farhan


" iya han " ucap Faiz


" gila yang lagi jatuh cinta seneng banget kayaknya, emang dia udah move on blm kalau udah sikat aja bro" ucap Farhan tersenyum penuh arti


"apaan sih lu pergi Sono gue mau kerja lagi " ucap Faiz mengusir Farhan


Keesokannya Arin datang ke perusahaan Wiranata grup ia akan mulai bekerja di perusahaan tersebut.


" akhirnya gue bisa kerja setelah sekian banyak perusahaan yang gue daftarin" ucap Arin senang


Arin masuk ke dalam perusahaan yang terkenal di Jakarta itu yang sekarang menjadi tempat kerjanya.


"maaf mbak saya mau bertemu dengan pak Farhan" ucap Arin pada resepsionis


" ada keperluan apa ya mbak, sudah bikin janji sebelumnya" tanya resepsionis itu tanah


" saya Arini Cantika Putri mbak " jawab Arin ramah

__ADS_1


" oh mbak Arin ya, sudah ditunggu sama pak Farhan mbak dituangkannya biar saya antar" ucap resepsionis itu berjalan menunjukan ruangan Farhan


tok..tok..tok


"masuk" ucap Farhan


" maaf pak ada mbak Arini katanya ingin bertemu dengan bapak" ucap resepsionis tersebut


" suruh dia masuk" ucap Farhan


resepsionis itu keluar dan memanggil Arin untuk masuk


"mbak sudah ditunggu pak Farhan , kalau begitu saya permisi ya" ucapnya tersenyum ramah


" iya mbak terimakasih" ucap Arin tak kalah ramah


Arin masuk ke dalam ruangan Farhan dengan gugup.


" silahkan duduk" ucap Farhan


" terimakasih pak" ucap Arin


" kamu sudah mendapatkan email dari perusahaan" tanya Farhan


" sudah pak" jawan Arin


" kalau begitu kamu bisa bekerja mulai hari ini di bagian administrasi" ucap Farhan


" baik pak terimakasih" ucap Arin


" kamu bisa bertanya pada resepsionis di bawah dimana ruangan kamu" ucap Farhan dianggukan oleh Arin


" kalau begitu saya permisi pak untuk mulai bekerja " ucap Arin dianggukan oleh Farhan dan keluar dari ruangan bosnya itu untuk mulai bekerja


" ini mbak ruangannya dan ini meja mbak" ucap resepsionis Tersebut


" baik terimakasih mbak" ucap Arin


Arin mulai bekerja dan melakukannya dengan semangat karena ini hari pertamanya. Tanpa Arin sadari Faiz dari tadi melihat pergerakan Arin secara diam-diam dan tersenyum sendiri.


" maaf pak ada masalah , kenapa bapak tersenyum seperti itu" tanya asisten Faiz Diki asisten di perusahaan faiz


Faiz dikenal dingin dan cuek di perusahaannya


bahkan ia juga dikenal tegas , memiliki keturunan sifat dari sang papi yang sama dengannya berbeda dengan Fauzan yang ramah dan ceria.

__ADS_1


" saya tidak apa-apa Diki , ayo sebelum terlambat" jawab Faiz langsung memalingkan mukanya dan berjalan menuju mobil untuk rapat di sebuah cafe


Farhan tahu jika Faiz sedang jatuh cinta pada karyawannya sendiri bahkan ia meminta pada Farhan untuk memperkerjakan nya diperusahaan milik keluarganya itu.


__ADS_2