
" Apaan sihh, siapa jugaa yang lucu" bantah Naya.
" Ohhh....jadi ga ngaku nihh sekarang"
" Ehmmm Sarr, aku mau cerita sesuatu sama kamu"
Naya pun menceritakan 2 laki-laki yang ada di hidupnya saat ini. Sari pun dengan serius menyimak setiap cerita Naya yang akhirnya mereka tidak jadi mengerjakan tugas namun hanya bercerita ria.
" Jadii kamu di jodohin sama mas-mas ganteng, tapi kamu juga di kejar-kejar sama anak sipill ituu, wowww" gumam Sari setelah mendengar penuturan sahabatnya itu.
" Yaa gitu dehhh. makannya aku Bingung, ditambah lagi aku belom mau nikah sekarang" ucap Naya pasrah.
" Sholatt istikharah dehhh Nayy"
" Udahhhh tapii ga ketemu jugaa jawabannya!!!"
" Kurang khusyuk ruhh hahaha"
" ahhh kamu mahh Sarr"
" Udahh ahh makan yuk, udahh siangg nihh. kayaknyaa siomay sama batagor depan enakk"
" Gass lahhh"
Akhirnyaa merekapun melangkahkan kaki menuju warung siomay.
Dengan segera mereka memesan makanan dan mendudukan diri di tempat yang nyaman.
Samar-samar Naya mendengar suara seseorang yang dia kenali. Nampak Rama di ujung ruangan tengah asik bercanda bersama teman-temannya.
" Sarrr, liaat cowo pake kemeja item di ujung sana itu gaa?" tanyaa Naya pada Sari.
__ADS_1
" Keliatan, kenapa?" tanya Sari bingung.
" Nahh ituuu cowo yang ngasi aku bunga tadi pagi"
" Wahhhh gilaa sihh, boljug tuhhh. wajahnya ganteng, badannya proporsional pulaa. wkwkwk" canda Sari pada Naya.
" Ahh kamuu mahh gitu"
" Kalo si mas gimana? ganteng ga? " tanya Sari yang penasaran.
" 8,5 dari 10. nyaris sempurna sihh menurutku. apalagi pembawaannya yang dewasa ituuu lhohhh. mempesona sekaliii Sarrr" celoteh Naya sembari membayangkan Damar dengan seny sumringah.
" Punyaa fotonyaa gaa, liatt dongg"
" Jangaann ntar kamu naksir lagi sama mas Damarku"
" Ihhh ciee udahh mas Damarku lagii wkwk"
" Tapii kann dia udah setuju di jodohin sama kamu Nay"
" Yaaa mungkin terpaksa, lagi pula diaa pengusaha mapan, tampan, lagii masih cukup muda. pasti banyak perempuan yang antri dan naksir sama dia kan. bukan kayak aku gini"
" Ahhh luu mahh udah kalah sebelum berperang Nay" ucap Sari sembari menggoda Naya.
**
Hacimmmm
" Huhhh siapa sihh yang ngomongin akuu" ucap Damar yang sedang mengecek laporan di ruangan pribadinya.
tok tok tok
__ADS_1
" Yaa, masukk"
2 orang wanita pun masuk beriringan. seorang nampak berpakaian formal dan cantik. seorang lagi nampak berpakaian seksi dan menawan dengan rambut sedikit coklat dan bergelombang rapi.
" Maaf mengganggu waktu bapak, saya kemari untuk memperkenalkan sekertaris baru yang akan mendampingi bapak"
Damar melirik wanita yang dikenalkan oleh asistennya ini.
" Siapa namamu? " tanya Damar tegas.
" Cinta pak nama saya" ucap sekertaris Damar yang baru saja di kenalkan ini.
" Berapa usiamu?"
" 25 tahun pak"
" Okeeyy, saya mau kamu kerja profesional. semoga di usiamu yang masih muda kamu dapat menjadi sekertaris saya yang bisa saya andalkan" ucap Damar setegas mungkin.
" Saya akan berusaha sebaik mungkin pak"
" Baguss, silahkan kembali bekerja. Dill anter cinta ke mejanya"
" Baiik pakk, terimakasih"
Kedua wanita itupun mengundurkan dirinya dan menuju ke meja masing-masing.
"Boleh juga pak Damar, muda dan kaya" batin Cinta setelah duduk di meja tepat sebelum ruang pribadi Damar.
.........
*** Bersambung ***
__ADS_1