Penghianatan Cinta Naya

Penghianatan Cinta Naya
EPS#15


__ADS_3

Damar pulang dalam keadaan hati bahagia karna besok ia akan berjumpa lagi dengan Naya. Malam ini ia tidur dengan membayangkan wajah indah Naya yang kini sudah memenuhi seluruh relung hati dan fikirannya.


Hal yang sama sebenarnya tengah di rasakan oleh Naya. Ia juga membayangkan kencannya dengan Damar esok hari. Sampai tiba-tiba lamunannya di kejutkan oleh dering ponselnya.


drrrrtttt ddrrrrtt


" siapaa sihh malem-malem gini telfon" gerutu Naya dengan dirinya sendiri.


Yahhh memang hari sudah cukup malam karna jam di kamarnya sudah menunjukkan pukul 11 malam.


Dengan malas di tatapnya layar ponsel miliknya. Tertera nama Rama dengan jelas di sana.


Dengan malas Naya mengangkat panggilan telfon dari Rama.


" Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam cantikk...lama amat baru di angkat telfonku"


" Sorry sibuk"


" Masihh aja judesa sama aku.....lagi apa?kenapa pesanku tadi sore ga di balas?"


Sore tadi saat di rumah Damar, Naya memang sempat melihat ada pesan masuk dengan nama Rama.

__ADS_1


Namun karna malas dan Naya tengah asik bersama dengan bu Rita dan Damar, jadi Naya mengabaikan pesan dari Rama tadi sore.


" Malass" Jawab Naya singkat dan jujur sesuai kenyataannya.


Yahh mungkin karna hatinya kini sudahh milik Damar sehingga Naya semakin malas meladeni laki-laki lain.


" Isshhh masih aja galakk, ga kangen gitu sama aku yang tampan ini" ucap Rama dengan PD nya di sebrang telfon.


" Dihh GR bangett sih....ada apa ganggu malem-malem?" Tanya Naya yang mulai jenuh dengan pertanyaan Rama yang ga jelas.


" Kangen kamu" Jawab Rama singkat dan penuh percaya diri.


" dihhh apaan, kalo ga ada perlu ya udah aku tutup yaa...assalamualaikum"


Seketika Naya menutup panggilan telfonnya tanpa menunggu jawaban Rama.


Karna sudah lelah dan mengantuk akhirnya Naya bersiap untuk tidur.


Naya merebahkan dirinya dengan nyaman di atas tempat tidur miliknya dan segera memejamkan matanya karna ia sudah cukup lelah hari ini.


**


Ke esokan harinya seperti biasa Naya akan membantu ibunya untuk menyiapkan sarapan pagi dan membereskan rumah.

__ADS_1


Setelah beberap pekerjaan selesai ia kerjakan, biasanya Naya akan menyiram tanaman miliknya di halaman depan rumahnya.


Saat tengah asik menyiram tanaman tiba-tiba ada tukang bunga yang datang menghampiri Naya.


" Permisi, dengan mba Naya?" Tanya si penjual bunga pada Naya yang seketika menghentikan kegiatannya karna dihampiri oleh seseorang.


" Iyaa betul saya sendiri. ada apa ya?" Tanya Naya bingung.


" Saya mau mengantarkan buqet bunga untuk mba....mohon di terima" pengantar bunga tadi langsung menyerahkan bunga mawar merah yang di padu padakan dengan bunga baby berth sehingga nampak cantik dan elegan.



" Ohh yaa...terimakasih" Naya menerima bunga yang diberikan oleh si pengantar tadi dengan perasaan heran. "siapa coba yang nganter bunga pagi-pagi gini...apa mungkin mas Damar. Ahh rasanya ga mungkin diaa. atau mungkin Rama"


Seketika Naya tersentak dan mencoba mencari barangkali ada pesan yang du tulis dari si pengirim.


Nayaa melihat ada secarik kertas diantara bunga-bunga cantik itu. Namun yang di temukan Naya bukan nama pengirim yang dia cari, namun sebuah ungkapan.


BUNGA YANG INI MEWAKILI INDAHNYA KAMU


Naya sempat tersipu mendapat ungkapan yang cukup membuat paginya gembira...namun iaa masih saja bingung siapa yang mengirimkan bunga-bunga itu.


........

__ADS_1


*** Bersambung ***


__ADS_2