
Rama pun akhirnya mengantar Naya kembali pulang.
Saat berhenti di per 4 lampu merah, ada sepasang mata yang mengawasi Naya dengan tatapan kecewa...
**
Hari-hari Naya kini ia jalani dengan Rama. hubungan mereka selama ini terjalin dengan baik. selain kedua orangtua mereka merestui mereka, merekapun belajar saling mengerti dan mengasihi.
setelah menyelesaikan skripsinya kini adalah jadwal Naya untuk melakukan ujian.
Too mas Rama
Sayang, doakan sidangku lancar yaa besok 😊
Too Naya Sayang
Iyaa sayang, semoga lancar yaaa. maaf aku ga bisa nemenin kamu sidang besok ðŸ˜
Too mas Rama
Iyaa sayang gapapa...aku ngerti kok kerjaan kamu ga bisa di tinggalin. semangat selalu yaa sayang, sehat selalu. aku menunggumu kembali.
Too Naya
Terimakasih sayang udah ngertiin aku. love you 😘
Naya pun hanya menatap layar ponselnya. sejujurnya ia sedikit kecewa karna tidak ada Rama yang ikut menemaninya. Namun ia berusaha tetap semangat untuk sidak nya kali ini.
__ADS_1
ke esokan harinya Naya sudah berada di ruang sidang. Ia berusaha menjelaskan dengan baik dan runtut. Naya pun menjawab pertanyaan para penguji dengan baik.
Setelah ia dinyatakan lulus, Naya segera menghambur keluar pintu sidang untuk memberi kabar pada temannya Sari yang menemaninya sidang kali ini.
" sarrrr aku lulussss" ucap Naya seraya memeluk Sari dengan linangan air mata.
" Selamat ya bebbb, akhirnyaa kamu luluss jugaa, aku inget seneng" ucap Sari seraya membalas pelukan bahagia dari Naya.
" Owh iya aku punya hadiah buat kamu"
" Manaaa" ucap Naya antusias.
" Kamu balik badan, hadiahmu di belakang"
" Hahh? emang apaan" seketika Naya pun membalik badannya dan menatap sosok Rama yang sudah berdiri di hadapannya dengan membawa buqet bunga yang cantik untuk Naya.
" Massss" Naya pun menghambur ke pelukan Rama karna merasa bahagia. Rama pun membalas pelukan Naya dengan bahagia.
" Kenapa ga bilang kalo kamu bisa pulang kesini, kamu tuu udah bikin aku sedih tau semalem" keluh Naya pada Rama setelah melepas pelukan selamat dan rindu.
" Iyaaa maaf aku ga bilang, semalem saat aku ngabarin kamu sebenernya aku udah di kereta jalan pulang...udahh yaa jangan sedih, kan sekarang aku udah disini"
" Makasihhh masss"
" Sama-sama sayang" ucap Rama seraya mengusap lembut pucuk kelapa Naya.
Setelah itu banyak teman Naya yang memberikan ucapan dan juga hadiah hingga beberapa saat.
__ADS_1
" Udahh sepi nihh, ayokk kita makan-makan" ucap Naya pada Rama dan Sari.
" Asikkk di traktir nihhh" ucap Sari
" Iyaa kali ini aku baik hati nraktir kalian haha"
Mereka bertiga pun akhirnya melajukan kendaraan di sebuah tempat makan yang lumayan asri.
Setelah selesai makan merekapun pulang, Sari menuju rumahnya sedangkan Rama menemani Naya untuk pulang ke rumahnya.
Setelah sampai di rumah dan memberikan kabar bahagia mereka pun mengobrol santai di halaman depan rumah.
Saat Naya meninggalkan Bapak dan Rama di teras untuk mengambil minuman dan camilan.
" Pakkk, maaf kalau saya terkesan buru-buru..tapi saya serius untuk menikahi putri bapak" ucap Rama pada bapak
" Yaa bapak setuju saja, tapi bapak mau kalian menikah setelah Naya mendapat pekerjaan" ucap bapak pada Rama.
" Iyaa pakk saya juga setuju. saya akan segera datang kemari untuk melamar Naya secara resmi.. kira-kira kapan bapak mengijinkan saya melamar Naya"
" secepatnya juga baik"
" Terimakasih pak"
..........
*** Bersambung ***
__ADS_1