Penghianatan Cinta Naya

Penghianatan Cinta Naya
EPS#19


__ADS_3

" Buat mba? dari siapa dek?" Tanya Naya.


" Dari mas-mas yang di bawah pohon sana" Jawabnya sambil menunjuk seorang laki-laki yang sekarang tengah berpura-pura tidak memperhatikan mereka.


" ahhh begituu, makasih yaaa...ini ada permen, kamu mau?" Tawar Naya pada anak itu.


Anak itu segera menerima permen dari Naya dan mengundurkan diri.


Naya dengan segera menghampiri laki-laki yang memberikannya bunga.


" Heiii" Sapanya ramah


" Hai jugaa, ehmmm tumbenn kamu ga judes sama aku kali ini"


" Ga lahh, ngapaiin judes lama-lama...capek tau"


Ungkapan Naya hanya dibalas oleh senyuman yang tulus.


" Jadi????" Tanya Naya seolah memberi kodee.


Rama yang nampak gugup tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Ia sudah tertarik pada Naya setelah pertemuan kedua mereka pada suatu hari. " Ehmmm berhubung aku orangnya ga suka basa basi..."


" Teruss? " tanya Naya karna merasa Rama menghentikan ucapannya terlalu lama.


" Aku mau serius sama kamu" ucap Rama perlahan dan penuh harap.


" Owhhh jadi ceritanya kamu nembak aku nih...hihi"


" Ihhh kenapa ketawa gitu"


" Ga romantis"


" Ya sorry aku orangnya ga bisa romantis"


" Haha iya dehh iyaa... ehmm gini yaa Ram, bukannya aku nolak kamu....tapi karna aku udah ga muda lagi jadi aku ga mau kalau hanya sebatas pacaran yang ga ada tujuannya. jadi mending kamu cari orang lain aja ya" Jelas Naya panjang lebar.

__ADS_1


" Aku serius sama kamu Nay, aku juga mau kita nikah nanti setelah kamu lulus"


" Kamu yakin? kita baru kenal lhoh. kamu ga tau aku dan asal usulku"


" Aku serius sama kamu, artinya aku mau kenal kamu dan keluargamu lebih jauh karna aku mau kita nikah nantinya."


" Kalau kamu beneran serius, malem ini maen ke rumah ketemu bapak ya" ucap Naya memberi tantangan. " Tapi aku ga yakin sihhh kamu beneran berani"


Naya langsung meninggalkan Rama yang belum sempat memberi jawaban.


Rama yang diberi tantangan oleh Naya pun hanya bisa terbengong di tempatnya.


**


tok tok tok


Suara seseorang tengah mengetok pintu rumah Naya.


" Nay tolong bukaiin dong" ucap ibu yang masih asik membuat kue dibantu Naya.


Betapa terkejutnya Naya ketika melihat tamu yang berkunjung ke rumahnya hari ini.


" Rama"


" Assalamualaikum cantik" Sapa Rama.


" Ngapaiin kamu kesini"


" Buat nunjukin keseriusanku sama kamu"


" Hah....." Naya masih syok mendapati Rama yang kini ada di hadapannya.


" Siapa Nayy, kok ga di suruh masuk" Ibu bertanya dari belakang Naya dan hendak melihat tamu yang datang.


" Assalamualaikum tante, kenalin saya Rama temen kuliahnya Naya" ucap Rama sembari mencium punggung tangan Ibu Naya.

__ADS_1


" Silahkan masuk nak Rama... Nayy temennya di buatin minum"


" Ga usah repot-repot tante"


" Ahh ga repot kok, kalau ada perlu sama Naya silahkan saja, anggep rumah sendiri. maaf ya rumah Naya berantakan"


" Iyaa tante, terimakasih"


Naya datang membawakan secangkir kopi dan beberapa kue bikinanya dan ibunya.


" Kalian ngobrol dulu aja, tante mau kebelakang lagi ya"


" Iyaa tante silahkan"


Naya yang berusaha baik dan tenang pun akhirnya tak tahan dan mengeluarkan semua pertanyaan yang ia pendam sejak tadi.


Ocehan panjang lebar Naya hanya di jawab siangkat oleh Rama.


" Karna aku serius sama kamu"


Naya yang mendengar ucapan itu jadi berkaca-kaca.


Besok aku jemput ya buat ketemu orang tuaku, sekalian biar aku bisa ketemu bapakmu.


" Hahhhh?"


"Kenapa sihh kayak liat setan aja"


" Tapiii....."


" Ga ada tapi, mana ibu aku mau pamit"


" Iyaa sebentar tak panggilin"


.......

__ADS_1


*** Bersambung ***


__ADS_2