Penjual Bunga Itu Psikopat

Penjual Bunga Itu Psikopat
Kania dan arabella


__ADS_3

setelah dinyatakan membaik, Dinda diperbolehkan pulang. ia pun menceritakan kejadian yang membuatnya hampir keguguran akibat ulah teman kuliahnya yang tak terima karena kecantikannya melebihi temannya itu, Kania. hingga banyak mahasiswa yang tertarik dengan Dinda.


Kania, mahasiswi farmasi yang sama dengan Dinda. hanya karena iri dengan kecantikannya ia berusaha menyingkirkan Dinda.


Kania yang tak terima akibat dikeluarkan dari universitas milik tuan besar brahamana pun meminta bantuan kakak sepupunya untuk balas dendam dan melenyapkan Dinda. arabella, ketua mafia kecil yang saat ini juga tengah membantu dormeo, musuh dari istri ketua dragon blood, Dinda.


"kak, bantu gue buat ngancurin hidup dinda. dia temen satu universitas sama gue. ini fotonya". Kania menyerahkan foto Dinda pada arabella.


"wo wo wo wo, hahahah. kau mau aku apakan istri mafia ini?" tanya arabella.


"maksudmu? siapa yang istri mafia?". Kania bingung dengan pernyataan arabella.

__ADS_1


"haha jadi kau tak tau siapa yang ingin kau hancurkan ini? dialah istri dari ketua dragon blood, anak dari petinggi dragon blood yang aku juga saat ini sedang bersinggungan dengannya. musuh yang tepat karena kau memintaku untuk membunuhnya.". ucap arabella dengan yakin bahwasannya ia akan mendapatkan wilayah kekuasaan dragon blood karena sebelumnya telah mengetahui kelemahan dari ketua mafia itu.


"huh, ternyata dia sudah menikah. baguslah jadi tidak ada lagi yang bisa ia goda untuk didekati. aku tidak suka dengannya karena selalu tebar pesona dikampus.". dengus Kania.


"aku akan memulai misiku besok. jika aku membunuh wanita itu, apa yang akan kau berikan padaku?" seperti biasa, akan ada timbal balik dari suatu misi yang berhasil dilakukan.


"ckk kau ini dengan sepupu sendiri pun perhitungan sekali. tapi baiklah. aku akan memberimu mobil sport keluaran terbaru yang baru aku pesan beberapa Minggu lalu. kemungkinan seminggu kedepan mobil itu sudah tiba".


.....


"Leon, cari wanita ini. ikuti kemanapun dia pergi. laporkan segala aktivitas dirinya. kita mulai untuk mengalahkan dragon blood mulai dari menantu kesayangan brahmana ini". arabella meminta pengawal bayangannya untuk mengintai Dinda.

__ADS_1


"ckck, kau salah mencari lawan, arabella. bahkan bukan kau yang akan membunuh menantuku, tapi menantuku yang akan mencabik-cabik tubuhmu tanpa ampun". brahmana memang sudah menyabotase markas Kamboja group. ia memasukkan beberapa anggota terbaiknya untuk masuk kesana menyamar sebagai anggota Kamboja group.


sangat mudah bagusnya menghancurkan Kamboja group hanya saja ia berpikir biarlah anak dan menantunya yang menghancurkannya sendiri.


.....


setelah beberapa waktu Dinda istirahat. ia mulai kembali menjalankan misinya yang dibantu suaminya.


setelah mengetahui tentang rencana Kania dan arabella, Dinda mengurungkan niatnya untuk segera menghabisi dormeo. ia akan sedikit bermain-main dulu dengan lintah kecil ini.


malam ini, Dinda dan Zack akan menyekap Kania. dengan cara ini, arabella pasti akan muncul memulai aksinya. sebenarnya lebih tepatnya Dinda memaksa ikut bergerak, sebelumnya Zack tidak mengizinkan Dinda ikut misi ini mengingat dirinya yang sedang hamil dan baru keluar rumahsakit tapi jika tidak diizinkan bukan Dinda namanya kalau tidak membuat ulah. seperti sebelumnya ia nekat pergi diam-diam dari mansion untuk mengikuti Zack dan anggotanya mengeksekusi musuhnya.

__ADS_1


kini anggota dragon blood sudah berhasil menyekap Kania dimarkas. mereka menculik Kania saat wanita itu sedang tidur. dengan menembakkan jarum yang telah diberi obat bius pun tertancap dilengan Kania.


__ADS_2