
setelah sekian lama Dinda mengeksekusi Hanung sebagai pembunuh kedua orangtuanya. ia baru saja berpikir tentang dormeo. biasanya dormeo akan terus berusaha melenyapkan dirinya. namun mengapa sampai sekarang bahkan ia tak memunculkan batang hidungnya?
"shadow, apa kau tau dimana dormeo?"
"maaf, queen. tidak. tapi sebelumnya jitu melihatnya berada di bandara dengan seorang nenek tua"
"nenek tua?"
"iya, queen"
"cari tau segera. aku ingin cepat menghabisinya"
"baik, queen"
Dinda berpikir keras siapa nenek tua itu, apakah ia meminta bantuan pada nenek tua? tidak mungkin jika itu sekedar nenek tua biasa.
....
"ada apa sayang?" tanya Zack pada Dinda
ia melihat sejak tadi Dinda diam tak bersuara. bahkan ia tak mau makan.
"aku hanya memikirkan dormeo. sepertinya aku mengidam untuk membunuhnya saat ini tapi shadow bilang kita kehilangan jejaknya. dia pergi bersama nenek tua di bandara"
"nenek tua? neneknya?"
"ntahlah, aku sedang menurunkan mereka semua untuk mencari tahu"
"aku akan membantumu. tenanglah. segera kita akan mengakhiri semuanya. kau harus fokus pada kandunganmu"
"hmmmm".
.......
anggota dragon blood dan flower team pencar kesana kemari mencari dormeo. bahkan Zack dan Dinda mnegerahkan para mafia lain untuk bekerjasama dengan mereka mencari dormeo diluar negeri.
hingga suatu waktu, hacker dari flower team menemukan sedikit jejak dormeo. ia meretas data penerbangan di bandara sesuai terkahir kali shadow memantau dormeo.
"nona, tuan. maaf mengganggu"
"katakan"
"Istanbul, tuan"
__ADS_1
"maksudnya dormeo di instanbul?" tanya Dinda
"ya nona. sesuai keberangkatannya dari bandara dengan tujuan instanbul"
"turunkan anggota kesana, begitu juga dengan anjing-anjing milikku"
"baik tuan. permisi'
.....
para anggota berpencar untuk menyusuri Istanbul. hingga akhirnya kelompok flower team mengabarkan pada dragon blood kederadaan dormeo.
"kami menemukannya"
"dimana?"
"dia ada di kota x, tinggal bersama dengan nenek Hanum di sebuah rumah kecil"
"apakah itu neneknya?"
"mana ku tau, kami tau namanya saja sudah bersyukur pake jadi gembel lagi untuk menanyai tetangganya"
"hahaha kalian kan memang dari kelompok mafia kecil. jadi ya tepat lah"
"siiip"
......
setelah mereka mengabari tentang keberadaan dormeo, Dinda semakin tak tenang akan sesuatu hal.
"apa kau mencurigai sesuatu?"
"ya. tapi tak mungkin dia yang melakukannya"
"siapa?"
"ibu angkat ayahku. ayah sejak kecil di angkat oleh seorang nenek yang hidupnya sederhana. tapi sudah sangat lama ia tak terlihat bahkan ayah sempat beberapa tahun lalu mencari keberadaan dirinya. namun hasilnya nihil"
"sepertinya itu bisa sajdi jejak baru untuk misi kita"
"suruh orang-orang kita tetap mengikuti gerak-gerik mereka berdua. tapi apa motifnya untuk membunuh kedua orangtuamu yang tak lain anak angkatnya. dan bagaimana ia kenal dengan dormeo?"
"ntahlah. itu yang harus kita cari tahu".
__ADS_1
......
"papa, mama" ucap Sonia
"ada apa? kau mau kemana bawa koper begitu" tanya Zack
"aku ma ke instanbul lah"
"ngapain? kalau mau minta liburan jangan kesana. sedang ada misi disana"
"aku memang mau ikut misi kalian menguak siapa nenek tua yang bersama dormeo"
"kau menguping?"
"hehehe. sedikit ma. ayolah. percuma kalian mengubahku menjadi wanita yang seksi, hot badak gila gini kalau gak mau menggunakan aku."
"maksudmu menggunakanmu sebagai apa?"
"aisshh. sedikit tidak waras serta bego sekarang." ucap Sonia mengejek Zack
"apa katamu? jangan bertele-tele"
"aku tahu dari paman shadow jika dormeo sering membeli ****** diluar sana kan. kalian bisa mengumpankan aku sebagai ****** itu. tapi tak beneran kalian membuatku seperti itu lah. aku juga punya rasa takut"
"ha?? kau serius dengan ide konyolmu itu berhasil?"
"dormeo kan belum tahu siapa aku. aku bisa mendekatinya. jika dia menginginkan tubuhku, aku bisa mengganti dengan ****** sesungguhnya. matikan lampu selesai. terus aku bisa juga mendekati nenek tua itu darinya atau setidaknya aku bisa mencari tahu siapa nenek itu darinya"
"perfect. tak salah aku membelimu dengan banyak uang dan merelakan mobil terbaruku" ucap Zack
"ya dong. makannya izinkan aku. disana aku akan tinggal di dekat kawasan mereka tinggal. hmm tapi beri aku 2 anggotamu untuk tinggal bersamaku. aku takut diculik om-om girang. hahaha"
"baiklah. paman shadow dan hacker flower team akan tinggal bersamamu" jawab Dinda
"gak mau. nanti aku digrepe-***** mereka. mereka kan laki-laki"
"baiklah. pilih karyawan toko bunga siapapun yang ingin kau bawa. mereka kan juga mahir beladiri. tapi jangan menolak jika papa tetap memerintahkan 2 laki-laki untuk menjaga kalian dari kejauhan"
"baiklah. setuju. pesawatku akan berangkat 2 jam lagi. bye ma, pa. bye adik bayi. jangan bikin repot, nanti ku tendang kau"
"enak aja kau mau menendang bayiku." ucap Dinda memegang perutnya".
.....
__ADS_1