Perjalanan Kembali Kaisar Abadi

Perjalanan Kembali Kaisar Abadi
Reinkarnasi setelah 10.000 Tahun.


__ADS_3

Dunia ini ada sebuah hukum yang berlaku untuk semua orang, Yang kuat akan memangsa yang lemah, itu adalah hukum yang berlaku di dunia ini.


Qing Chen, seorang pemuda berusia 17 tahun, Ia hanya hidup dengan adik perempuan nya yang masih belia.


Qing Chen bukan seorang Kultivator kuat, tetapi tubuh fisik ya cukup kuat untuk rata-rata anak seusianya, itu adalah karena dirinya bekerja keras untuk menghidupi adik perempuan satu-satunya.


Ketika ia pulang dari pekerjaannya, ia melihat rumahnya di penuhi dengan bau darah, Qing Chen bergegas untuk masuk kedalam dan melihat tubuh adik perempuan nya sudah tidak bernyawa dan tubuhnya yang telanjang bulat.


Di samping Mayat adik perempuannya, Qing Chen dapat melihat seorang pria patuh baya membawa sebuah golok. Di mata golok yang di pegang oleh pria itu dapat terlihat sebuah noda darah yang masih baru.


Qing Chen meraung dengan marah, ia segera mengambil sebuah pisau dari dapur dan diam-diam menusuk Pria itu tepat di kepalanya.


Karena gelapnya malam dan ruangan rumah Qing Chen yang begitu gelap, pria itu tidak menyadari dan terbunuh dengan kejam.


Setelah kejadian itu berlalu, Qing Chen sudah tidak memiliki semangat hidup dan bersiap untuk bunuh diri. Sayangnya sebuah takdir mempertemukan dirinya dengan sebuah Buku Kuno yang menjelaskan bahwa Ketika seorang memasuki Realm Dewa, ia dapat menghidupkan kembali seseorang yang sudah mati dengan Artefak yang disebut Roda Reinkarnasi.


Hanya ini!! satu-satunya alasan Qing Chen untuk tetap hidup, ia bersumpah pada dirinya sendiri akan memasuki Realm Dewa dan membangkitkan adiknya dari kematian.


Hidupnya seketika berubah 180 derajat, Ia menempatkan kakinya ke jalan seorang Kultivator yang penuh dengan Pertumpahan darah.


Seribu tahun berlalu, dirinya akhirnya berhasil menjadi seorang Immortal, itu hampir setengah langkah lagi menuju Ranah Dewa.


Qing Chen melihat harapannya akan terwujud sebentar lagi, Ia berlatih dengan giat, membunuh, berlatih, membunuh lagi, berlatih lagi. Itu adalah seluruh rutinitasnya sepanjang hari, Hingga dirinya dijuluki sebagai kaisar Abadi dan juga Iblis Pembantai.


Setelah sebuah Gerbang ke Realm Dewa terbuka, Qing Chen bersemangat dan menggunakan seluruh kekuatan Immortal untuk menembus penghalang itu.


Sayangnya sebuah petir Ilahi menyambar tubuhnya dan membuatnya meninggal seketika tanpa menyisakan mayat.


"Aku Qing Chen tidak akan pernah mati sebelum menyelesaikan sumpahku!!" Kata-kata terakhir itu yang membuat setitik jiwanya masih terus hidup.


Hari demi hari berlalu, Bulan demi bulan, tahun demi tahu, Satu Abad!, dua Abad!, sepuluh abad, seratus Abad berlalu dengan cepat.

__ADS_1


Titik Putih yang merupakan sisa jiwa milik masih terus berkeliaran di Alam fana hingga sebuah kekuatan misterius menarik Jiwa itu dan menyatu dengan seorang Pemuda sampah dari Klan Qing.


**


Kota Hitam merupakan salah satu kota yang berada di bawah Kekaisaran Kiga. dalam kota itu terdapat 4 Klan besar yang memimpin masing-masing wilayah. Itu adalah Klan Zhou di Utara, Klan Qing di selatan, Klan We di Timur, dan Klan Ye di Barat.


Di sebuah ruangan yang cukup mewah di Keluarga Qing, terlihat seorang pemuda yang memiliki fitur wajah yang biasa saja, ia terbaring lemas di atas kasur dan perlahan matanya menutup. Dia telah meninggal!!


Tepat ketika pemuda itu meninggal dunia, sebuah titik putih kecil segera masuk kedalam tubuhnya. Titik itu begitu kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.


Setelah titik putih itu benar-benar telah memasuki tubuh Pemuda, mata pemuda itu tiba-tiba terbuka. Ia menatap kosong di sekitarnya dan bergumam pelan.


"Dimana Aku? bukankah saat itu aku sudah mati setelah terkena petir Ilahi?"


Ternyata titik putih itu sebenarnya adalah sisa jiwa milik Qing Chen yang telah meninggal puluhan ribu tahun yang lalu akibat petir Ilahi yang menyambar tubuhnya hingga tak bersisa.


Setelah selesai bergumam, Qing Chen merasakan ledakan rasa sakit di sekitar meridian nya, tetapi rasa sakit itu tidak cukup kuat untuk membuat Qing Chen berteriak.


"Errghh..."


"Apa yang sedang terjadi, bagaimana aku bisa berada di tubuh anak ini??"


Qing Chen begitu bingung sehingga dengan banyak sekali pertanyaan yang tersimpan di benaknya. Rasa sakit akibat Meridian yang rusak tidak membuat Qing Chen begitu bingung. Tepat setelah itu rasa sakit kembali muncul, itu berasal dari kepalanya.


Disaat Qing Chen menahan rasa sakit di kepalanya berbagai ingatan asing muncul di dalam otak nya, itu adalah ingatan dari pemilik tubuh ini.


Setelah memahami dengan benar, lonjakan rasa marah mulai terlihat di wajah Qing Chen, sebenarnya orang yang telah menghancurkan Meridian anak ini dan juga membuatnya meninggal adalah saudaranya sendiri.


Begitu kejam dan tidak berperasaan!!


Di kehidupannya dulu, Qing Chen begitu beruntung memiliki adik perempuan di sisinya. Ia dengan sekuat tenaga merawat adik kecilnya agar bisa hidup dengan baik dimasa depan.

__ADS_1


Tetapi setelah ia bereinkarnasi, saudara dari tubuh ini sebenarnya berniat membunuhnya dan alasannya hanya karena ia iri pada pemuda ini.


Pemuda ini memiliki nama yang sama dengannya Yaitu Qing Chen, entah itu kebetulan atau takdir tetapi karena jiwa Qing Chen telah memasuki tubuh anak ini, ia berjanji akan membalaskan dendamnya.


Orang ini bernama Qing Chen, di umurnya yang ke 16 Kultivasinya hanya berada di Lapisan ke-dua dari Ranah perbaikan. Sementara itu beberapa saudaranya yang lain telah mencapai Lapisan Ke-lima dari ranah perbaikan dan ada seorang Jenius bernama Qing Feng, ia berusia 18 tahun kali ini tetapi ia telah mencapai Lapisan ke-tujuh dari Ranah perbaikan.


Sementara itu, orang yang membunuh Qing Chen bernama Qing Pon, ia satu tahun lebih tua dari Qing Chen. Qing Pon tidak bisa di sebut jenius tetapi Kekuatan nya baru-baru ini berhasil menembus Lapsian Ke-enam dari Ranah Perbaikan.


Qing Chen memiliki seorang ayah bernama Qing Yun, ia adalah salah satu Tetua dari Klan Qing, Kultivasi nya telah berada di tanah Bawaan Lapisan Ke-tujuh.


Qing Yun sangat menyayangi Qing Chen, walaupun ia tahu bahwa bakat Qing Chen disebut sampah, tetapi ia tidak ragu-ragu untuk memberinya banyak sekali Pil Kultivasi yang berharga.


Qing Yun memiliki 3 Istri, Istri pertama merupakan Ibu dari Qing Chen, sedangkan dua istri lainnya merupakan putri dari Klan besar lain.


Karena betapa besar rasa sayang yang diberikan Qing Yun kepada Qing Chen, itu menimbulkan jejak rasa iri darinsaudaranya yang lain.


Akhirnya setelah menunggu wkatu yang tepat, itu adalah waktu ketika Qing Yun sedang pergi melaksanakan misi yang diberikan Klan kepadanya.


Setelah kepergian Qing Yun, Qing Pon memimpin 2 saudara lainnya untuk memberi pelajaran kepada Qing Chen. Karena lemahnya tubuh yang Qing Chen miliki ia berulang kali terkena pukulan keras dari 3 saudaranya, dan Qing Pon yang memendam niat membunuh dan dengan Pukulannya yang mengandung kekuatan dari seorang Kultivator lapisan ke-enam dari ranah Perbaikan. Itu menghancurkan Meridian Qing Chen beserta beberapa tulang rusuknya.


Akhirnya setelah puas menghajar adik kecilnya, Qing Pon, meninggalkan tubuh Qing Chen yang tidak sadarkan diri dan mengaitkannya tergeletak diatas tanah.


Beruntung seorang pelayan dari keluarga Qing menemukan tubuhnya yang tergeletak dan membantunya masuk ke dalam kamar.


Siapa yang menyangka bahwa tubuh Qing Chen begitu lemah yang akhirnya meninggal beberapa saat yang lalu.


Kamu bisa tenang disana, biarkan aku yang membalas dendam untukmu!"


Qing Chen berkata pada dirinya sendiri, tetapi itu tidak menutupi jejak pembunuh di matanya.


"Hahaa, aku Kaisar Abadi Qing Chen sebenarnya di berikan kehidupan kedua? betapa baiknya dewa kepadaku."

__ADS_1


Ia segera memakai bajunya dan berjalan keluar, tepat ketika pintu terbuka, Qing Chen melihat seorang pria muda yang satu tahun lebih tua darinya.


Itu Adalah Qing Pon!!!


__ADS_2