
Pembalikan Qi adalah salah satu kejadian yang sangat umum di masa lalu pada kehidupan Qing Chen sebelumnya.
Karena adanya kesalahan dalam Kultivasi seseorang, Qi dalam Dantian nya akan berbalik dan menyerang dirinya yang akan membuat seluruh tubuh lumpuh dan tidak bisa lagi mengolah Qi seumur hidupnya.
Dimasa lalu, ada sebuah Pil yang diciptakan oleh orang misterius, Dia adalah Kaisar Alkimia Yang Chen(Qing Chen, nama samaran).
Sedikit sekali orang yang tahu identitas asli dari Kaisar Alkimia, hanya orang-orang yang dekat dengan Yang Chen saja yang mengetahui identitas aslinya.
Dengan adanya Pil Laut Mati, semua Kultivator sudah tidak takur lagi dengan penyimpangan Qi dan saat-saat itu juga banyak orang yang menaruh minat pada Alkimia.
Tetapi seiring waktu minat semua orang menurun dan kembali lagi menapakkan kakinya di jalan seni beladiri.
Ini karena Alkimia merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dikuasai, bukan hanya harus hapal jutaan herbal, seorang Alkimia juga harus bisa membedakan elemen di setiap herbal. Itu agar ketika menyuling Pil, tungku tidak meledak, dan bahan akan menjadi sia-sia.
Akhirnya Perlahan-lahan nama Kaisar Alkimia Yang Chen, mulai menghilang seiring berjalannya waktu.
***
"Ya Anak muda, putra Kaisar We Huang saat ini sedang tekena penyakit Pembalikan Qi, dia telah lumpuh selama 5 tahun dan saat ini tubuhnya perlahan melemah."
Guru Nalan Ruyue bernama, Tian Gong. Dia merupakan salah satu dari 7 Alkemis Hitam Strip 3 di Kekaisaran Kiga. Tian Gong berada di peringkat ke 3.
Tian Gong mulai menceritakan keadaan Pangeran ke 5, dan ia juga menerima perintah dari Kaisar Kiga untuk membuatkan sebuah Pil Laut Mati untuk menyembuhkan anaknya. Walaupun Kaisar We Huang tahu bahwa itu hanya sia-sia saja, karena bahkan Alkemis peringkat 1 dan 2 bahkan tidak bisa membuatnya.
Karena mereka berdua sudah menyerah pada permintaan We Huang, dia hanya bisa meminta bantuan dari Tian Gong.
"Heh!! Pak tua, bukankah kau terlalu menaruh harapan mu padaku? bahkan jika aku bisa membuatnya, imbalan apa yang akan Kaisar itu berikan padaku?"
Qing Chen tidak bodoh, jika ia langsung menerima tawaran dari Tian Gong, hadiah yang ia terima pasti tidak akan terlalu baik.
"Bajingan Kamu!!.." Nalan Ruyue sudah tidak bisa menahan kesabaran lagi mulai mengumpat kesal. Bajingan ini jelas-jelas tidak menghormati gurunya sama sekali.
__ADS_1
"Berhenti!!..." Tian Gong dengan dingin menyuruh muridnya untuk berhenti bertingkah, ia menatap Qing Chen kemudian mulai berbicara tentang hadiah yang akan ia dapat.
"Jika kamu berhasil membuat Pil Laut Mati. Maka, kamu akan dapat mengambil 3 barang dari gudang kekaisaran.." Tian Gong berhenti berkata, Mengambil 3 harta dafi gudang kekaisaran, itu sudah mampu untuk membuat orang biasa hidup dengan mewah sepanjang hidupnya.
Qing Chen mengangkat kedua tangannya dan jari-jari nya perlahan terangkat, ia dengan ringan berkata, "Tujuh... Jika tidak mau ya sudah."
Qing Chen bukankah orang yang baik, karena ini menyangkut keselamatan putranya, Kaisar tidak akan segan-segan untuk memberinya sedikit hadiah seperti ini.
"Kamu!! Jangan terlalu serakah, 3 itu sudah tawaran terbaik yang diberikan Yang Mulia..." Tian Gong berteriak kesal, orang ini benar-benar serakah.
"Baiklah karena suasana hatiku cukup bagi hari ini, bagaimana kalau enam saja.."
Mendengar perkataan itu, Tian Gong tertegun... "Enam saja? apakah kamu adalah babi yang rakus!!" Pikir Tian Gong dalam hati.
Melihat rekasi dari Tian Gong, sebuah seringai muncul di wajah Qing Chen, "Tidak mau ya? kalau begitu ya sudah."
Qing Chen sudah tidak begitu peduli lagi, dia berbalik dan berniat memasuki kamarnya. Tepat ketika ia sudah berjalan 5 langkah jauhnya, sebuah suara keras menghentikan langkahnya.
"Tunggu..."
Ketika Ia berbalik, ia melihat Tian Gong dengan wajahnya yang sudah tua, sudut mulutnya bergetar dan berkata dengan terbata-bata.
"5.. Ini adalah Tawaran terakhir yang bisa aku berikan padamu.."
"Baik sepakat!!."
Ekspresi nya berubah dengan sangat cepat, sebuah senyum lebar terolah di wajahnya.
Seluruh tubuh Tian Gong bergetar, Ia benar-benar marah kali ini. Sebenarnya sedari tadi dirinya dipermainkan oleh bocah yang baru saja berusia 16 tahun!
"Siapkan bahan-bahan nya dalam 3 hari dan datanglah kembali ke kediamanku yang kecil ini... Cepat pergi, aku ingin berlatih dengan tenang, dan juga tolong ajari murid bodoh mu itu untuk bersikap sopan untuk kedepannya."
__ADS_1
Tian Gong hanya bisa mengangguk dengan pasrah, dan mulai mengajak muridnya untuk pergi meninggalkan Klan Qing.
"Tunggu!!"
Dua irang itu berbalik dan melihat bahwa Qing Chen sedang berlari kearah mereka. "Gadis kecil, kamu lupa apa yang sudah kau janjikan padaku!"
Mendengar perkataan itu, Nalan Ruyue juga tiba-tiba teringat dengan janjinya. Ia mengeluarkan Cairan hijau dan memberikan pada Qing Chen.
Ia mendekat ke telinga kiri Qing Chen dan membisikkan sesuatu di telinganya.
"Gunung Xuo, di sanalah aku menemukannya. Huuff.." Tepat setelah selesai menyelesaikan Kata-katanya, tak lupa Nalan Ruyue meniup telinga Qing Chen hingga memerah.
"Hehe... Selamat tinggal.."
Dua orang pergi meninggalkan Kediaman Qing Chen dengan cepat, meninggalkan Qing Chen sendirian di sana.
Tak berselang lama setelah itu, Kai memutuskan untuk berhenti berlatih Keterampilan dan memulai untuk meningkatkan Kultivasinya.
Satu malam berlalu dengan sangat cepat, Waktu malam hari itu ketika Qing Chen sedang berkultivasi. Ada perubahan misterius dengan Pagoda Iblis miliknya.
Entah kenapa setiap Kali ia naik tingkatan, penyerapan energi spiritual semakin cepat dan cepat.
Kini Pagoda Iblis dapat menarik Energi Spiritual sejauh 300 Meter, itu juga masih dapat diperluas seiringan dengan kenaikan tingkat Kultivasi Qing Chen saat ini.
"Haa.. berkat Pagoda Iblis, kecepatan Kultivasi ku benar-benar abnormal. Jika aku tidak memiliki Pagoda Iblis sebelumnya, mungkin saat ini aku hanya sampai di Lapisan Ke-tujuh awal."
Qing Chen membuka pintu rumahnya dan segera keluar menghirup udara segar sambil menikmati sinar matahari yang menusuk kulitnya. Itu begitu hangat dan menyehatkan.
Ia kembali memasuki rumahnya dan segera pergi menyiapkan diri, Hari ini adalah hari di mulainya Turnamen Klan. Banyak jenius-jenius dari Klan Qing berkumpul di Alun-alun Klan.
Sementara itu, setelah Qing Chen membersihkan tubuhnya Ia berjalan keluar. Tubuhnya dibungkus oleh sebuah pakaian berwarna merah tua dengan corak Klan Qing di setiap sudut bajunya. Dengan rambutnya yang berwarna Hitam legam, serta matanya yang tajam dan berwibawa, Itu menampilkan sosoknya yang tampan.
__ADS_1
Qing Chen berjalan sambil menampilkan Senyuman Khas miliknya.
"Turnamen Klan, Aku sudah siap!!"