Perjalanan Kembali Kaisar Abadi

Perjalanan Kembali Kaisar Abadi
Ruyue


__ADS_3

1 Minggu berlalu dengan sangat cepat, Selain berkultivasi, makan, minum, dan lain sebagainya. Qing Chen belum pernah meninggalkan rumahnya sekalipun.


Jika ia membutuhkan sesuatu Ia akan memanggil pelayan untuk membelikan nya. Kadangkala Ayahnya pergi menemui nya untuk menanyakan keadaannya.


Kultivasi nya juga meningkat dengan pesat, Kini Qing Chen telah menembus Lapisan Ke-Tujuh dari ranah perbaikan, dan itu juga telah di tingkat akhir.


Selain meningkatkan Kultivasi, Qing Chen juga menempa tubuhnya dengan beberapa herbal langka yang ia minta dari Gu Yuan. Sekarang Qing Chen dapat mengalahkan seseorang yang berada di Lapisan ke-sembilan dari Ranah Perbaikan dengan mudah dan dengan kekuatan penuhnya, Ia dapat mengalahkan seorang Prajurit Alam Bawaan Lapisan Pertama.


Setelah merasakan efek Pil yang selalu berkurang setiap Harinya, Qing Chen segera mengerutkan kening, Jika ini terus berlanjut ia tidak akan bisa mencapai Alam Bawaan dalam waktu dua Minggu.


Qing Chen merenung di dalam kamarnya, Pagoda Iblis hanya membuat kecepatan nya dalam menyerap esensi Pil meningkat pesat, dan jika menyerap energi spiritual itu sama seperti Martial Spirit lainnya. Itu hanyalah fungi dari lapisan pertama, dan Qing Chen harus menembus Ranah


Setelah memikirkan banyak sekali pilihan, Qing Chen akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan keluar dari Klan Qing, jika ia terus berada di dalam Klan Qing itu akan menyebabkan Kultivasi nya melambat.


"Baiklah, sudah aku putuskan untuk memberitahu ayah tentang usulan ini besok."


Qing Chen kemudian segera pergi membersihkan dirinya yang sudah dipenuhi dengan cairan hitam.


Selesai mandi, Qing Chen tidak langsung tidur melainkan pergi keluar. Ia sudah tidak keluar selama seminggu, seluruh tubuhnya benar-benar kaku.


Qing Chen merenggangkan otot-ototnya hingga membuat suara Krakk!! Krutukk!!


"Hoamm... Haruskan aku pergi ke Qing Alkimia terlebih dulu, aku ingin melihat perkembangan Gu Tua itu.."


Setelah berjalan menuju Qing Alkimia, Qing Chen di sambut oleh orang-orang di sana, mereka semua sudah tahu tentang Gu Yuan seorang Alkemis Hitam Strip 1 yang memperlakukan Qing Chen dengan hormat layaknya seorang guru.


Qing Chen agak jijik melihat sikap mereka semua, ketika Qing Chen masih menjadi seorang sampah, mereka semua memperlakukan nya seolah-olah tidak ada.


Tetapi karena sekarang ia memiliki dukungan dari Gu Yuan, mereka semua mulai bersikap baik dan ingin membuat hubungan dengannya dimasa depan.


Ketika Qing Chen hendak melewati pintu masuk, Penjaga itu memberi hormat kepada Qing Chen di an membiarkan nya masuk.


"Tuan muda Chen, jika kamu ingin datang harusnya memberitahu aku terlebih dulu sehingga aku bisa menyambut Anda dengan baik." Gu Yuan datang dari belakang dan berdiri seorang perempuan muda, ia berusia sekitar 20 tahun-an.


Wajahnya tertutup oleh sebuah kerudung merah, tetapi bentuk tubuhnya begitu montok dan menggoda.


"Tak perlu bersikap sopan Gu tua, aku kesini hanya untuk melihat-lihat." Kai berkata kemudian melirik wanita muda yang berada di sisi Gu Yuan.


Menyadari tatapan mata Qing Chen beralih pada wanita muda di sampingnya, Gu Yuan buru-buru menjelaskan, "Perkenalkan, ia adalah Nona, Ruyue seorang Alkemis Hitam Strip 1, sama seperti diriku." Gu Yuan memperkenalkan dengan sangat hormat, walaupun ia memiliki pangkat yang sama, tetapi perbedaan usia antara Gu Yuan dan dia terpaut sangat jauh.

__ADS_1


Jika ia membandingkan bakat Gu Yuan dan Nona Ruyue, itu sama dengan membandingkan seekor kucing dan seekor harimau.


"Halo aku Qing Chen.." Ia berkata sambil mengulurkan tangannya.


Wanita yang di panggil Nona Ruyue mengangguk dan segera pergi memasuki Qing Alkimia. Ini benar-benar membuat Qing Chen sedikit mengerutkan kening, dalam kehidupan sebelumnya. Seorang Alkemis Hitam seperti semut di matanya, itu tidak layak dipandang.


Tetapi sekarang ia benar-benar diabaikan oleh seorang Alkemis Hitam belaka, Qing Chen sedikit marah tetapi kemarahan itu langsung mereda. Jika bukan karena pengalamannya dalam mengontrol emosi, ia akan memukul pantat gadis itu sebagai hukuman.


"Tuan muda Chen ini..." Gu Yuan ingin menjelaskan tetapi ia tidak menemukan alasan yang tepat untuk menjelaskan nya.


"Aku tahu.. Karena kamu memiliki urusan dengan dia, aku tidak berniat menganggu. Selamat Tinggal." Qing Chen berbalik dan sudah tidak memiliki minat lagi untuk pergi ke Qing Alkimia.


Sementara itu, jejak rasa ketakutan muncul di wajah Gu Yuan yang sudah tua. Ia benar-benar takut kalau Qing Chen Marah dan tidak mau mengajarinya lagi ketika ia memiliki permasalahan Alkimia di masa depan.


Tetapi apa yang bisa dia lakukan, nasi sudah menjadi bubur! Gu Yuan segera memasuki Qing Alkimia dengan wajahnya yang benar-benar tertekan.


Berbeda dengan yang Gu Yuan pikirkan, Qing Chen sama sekali tidak mempermasalahkan kejadian tadi. Baginya Alkemis Hitam sama sekali tidak layak dipandang.


Karena Ia tidak memiliki urusan lagi, Qing Chen memutuskan untuk tidur dan bersiap untuk keberangkatan nya besok.


***


"Hoamm.. Sudah pagi? Saatnya aku pergi memberitahu ayah."


Qing Chen segera bersiap membersihkan diri, setelah selesai mandi, Qing Chen pergi ke rumah ayahnya.


Ketika Qing Chen mengingat ayahnya, jejak kehangatan mulai tumbuh di dalam hatinya, jika bukan karena ayahnya, tubuh pemilik sebelumnya sudah benar-benar kehilangan semangat hidup.


Sampai di rumah Qing Yun, Qing Chen segera bertanya pada penjaga dimana ayahnya berada.


"Paman... dimana ayahku sekarang?" Qing Yun bertanya.


"Tuan sekarang sedang tidak ada dirumah, dia sekarang kemungkinan berada di Qing Alkimia." Penjaga itu menjawab.


Qing Chen mengangguk dan segera pergi menuju Qing Alkimia sekali lagi.


***


Sama seperti tadi malam, ketika seorang Alkemis melihat Qing Chen datang kesana, mereka dengan hormat menyambut sambil menundukkan kepala.

__ADS_1


Tak jauh dari tempatnya berasa sekarang, ia melihat ayahnya sedang berbicara dengan Gu Yuan. Ayahnya terlihat sepeti tidak terlalu nyaman ketika mendapati sikap yang begitu sopan yang Fu Yuan tunjukan untuknya.


"Ayahh!!!..."


Qing Yun segera berbalik ketika mendengar sebuah suara akrab di telinganya. "Haha, anakku kemari, mari aku perkenalkan dirimu dengan Alkemis terbaik Klan kita. Dia adalah Tuan Gu."


Qing Yun tersenyum senang, tak lama. setelah itu, ekspresi Qing Yun berubah menjadi terkejut.. Ia berkata dengan tergagap-gagap, "Chen'er Kamu ... Kamu... sudah berhasil menembus Lapisan Ke-Tujuh dari ranah Perbaikan!!"


Qing Yun berteriak dengan keras hingga menarik perhatian semua orang, para Alkemis benar-benar terkejut dan mulai berbisik-bisik dengan beberapa temannya.


"Apakah kamu mendengar apa yang dikatakannya tadi, Qing Chen telah menembus Lapisan Ke-Tujuh dari ranah Perbaikan... Bukankah ia dulu seorang sampah, bagaimana ia bisa menembus Lapisan Ke-Tujuh dari ranah Perbaikan di usianya yang masih 16 tahun."


"Bagaiman aku tahu idiot, kenapa kau tidak tanya sendiri padanya."


Semua orang terkejut begitu juga dengan Gu Yuan.


"Haha, tentu saja ini karena anak mu adalah seorang jenius ayah." Qing Chen melihat reaksi semua orang dan hanya menghela nafas dalam hatinya.


Ia tidak ingin mempermalukan Ayahnya lagi dan mulai memberitahu semua orang tentang tingkat Kultivasi nya saat ini.


"Haha, Bagus! Bagus! sekarang siapa lagi yang akan berkata anakku sampah." Qing Yun tertawa keras, begitu juga dengan Gu Yuan.


"Selamat tuan muda Chen, Gu Tua ini ingin meminta maaf padamu tentang kemarin."


Mendengar Gu Yuan mengucapkan kata-kata Minta maaf sambil menundukkan kepalanya didepan putranya, Qing Yun menjadi sangat Bingung.


Apakah kepala orang ini terbentur sesuatu??


Bahkan ketika berbicara dengan Ayahnya yang merupakan Patriak Klan Qing, Gu Yuan tidak pernah bersikap sesopan ini. Bagaiman anaknya yang hanya seorang Lapisan Ke-Tujuh Realm Perbaikan mendapatkan rasa hormat Gu Yuan?... Qing Yun bertanya-tanya dalam hatinya.


Melihat ekspresi kebingungan di wajah Ayahnya, Qing Chen segera melirik Gu Yuan dan menyuruhnya mencari alasan tentang situasi ini.


"Haha, Saudara Yun, anak mu bukan hanya seorang Jenius Beladiri, ia juga seorang Alkemis hebat yang pengetahuannya tidak kalah jauh dariku."


Gu Yuan tahu bahwa pengetahuan di mata Qing Chen hanyalah setitik debu, tetapi jika ia menjelaskan. Pada Qing Yun bahwa pengetahuan yang Qing Chen miliki jauh melampaui nya, Ia benar-benar tidak tahu reaksi apa yang akan ia buat.


"Benarkah? Hahaha, Chen'er memang sangat berbakat." Qing Yun tertawa sekali lagi, hari ini benar-benar hari yang paling bahagia dalam hidupnya.


"Ayah, aku ingin pergi meninggalkan Klan Qing dan pergi mencari pengalaman di luar!" Kata-kata yang Qing Chen ucapkan segera membuat Qing Yun terdiam.

__ADS_1


__ADS_2