
Di kota hitam, status Alkemis lebih tinggi dari seorang ahli seni beladiri, bahkan jika itu hanyalah seorang Alkemis tingkat kuning.
Jadi status Peng Ni di Klan Qing cukup mendapat banyak perhatian dari Seorang Kultivator. Walupun Peng Ni cukup di hormati, tetapi reputasinya cukup buruk di kalangan masyarakat. Ini terbukti ketika dirinya sedang mengajak seorang gadis remaja untuk tidur dengannya secara terang-terangan di jalanan ramai.
Ia saat ini adalah seorang kepala Kecil dari gedung Qing Alkimia, Kai berbalik dan menatap Tubuh gemuk Peng Ni serta air liur di sekitar wajahnya, itu membuat Qing Chen meninggalkan kesan yang buruk untuknya.
"Ya, jadi kenapa jika aku tuan muda sampah, itu lebih baik dari dirimu yang seorang anjing cabul." Kai mengejek sambil membuat ekspresi aneh yang dapat membuat siapapun marah.
"Kamu... " Saat Peng Ni ingin marah, sebuah ide tiba-tiba terlintas di otaknya yang kecil.
"Haha, terus apa jika aku seorang cabul, aku seorang Alkemis kuning tingkat menengah, itu masih lebih baik dari dirimu yang hanya bergantung pada ayahmu." Ucap Peng Ni dengan bangga, ia bahkan mengakui jika dirinya adalah seorang cabul.
Perdebatan diantara keduanya memancing banyak Alkemis lainnya, semua Alkemis mengetahui tentang dua orang itu, yang satu adalah seorang sampah yang hanya dapat mencapai lapisan ke-dua di usianya ke 16 tahun. Sedangkan yang lain adalah seorang Cabul besar.
Keributan yang dibuat oleh para Alkemis lain, mengundang perhatian seroang Pria tua yang berada di dalam sebuah ruangnya yang terletak di lantai 2 gedung Qing Alkimia.
Di dada kirinya terlihat sebuah lencana berwarna Hitam, itu satu tingkat lebih tinggi dari tingkat kuning dan hanya ada beberapa orang yang berhasil mencapai Alkemis Hitam di seluruh Kekaisaran Kiga.
"Lan'er kemari lah, bisa kau beritahu siapa identitas dari pria muda yang sedang berdebat dengan Peng Ni disana?."
Ketika Pria tua itu memanggil seseorang yang bernama Lan'er untuk datang kesisinya, terlihat seorang Perempuan muda yang cantik, ia sekiranya seumuran dengan Qing Chen dan saat ini di dadanya terpampang jelas sebuah lencana Alkemis berwana kuning dengan tanda Strip satu.
Strip satu menandakan bahwa ia adalah seorang Alkemis tingkat rendah, Strip dua telah mencapai standar menengah, dan Strip tiga menandakan standar tinggi.
Misalnya, Terlihat tanda Strip satu di lencana milik pria tua, itu berarti bahwa pria tua itu adalah seorang Alkemis Hitam tingkat rendah.
Bayangkan saja, seorang Alkemis Kuning tingkat rendah saja sudah cukup di hormati, bagiamana dengan dirinya yang merupakan seorang Alkemis Hitam tingkat rendah?
Setelah perempuan yang dipanggil Lan'er itu melihat sosok Qing Chen, sebuah jejak terkejut terlintas di matanya yang indah.
"Oh.." Pria tua itu merasakan perubahan ekspresi di wajah muridnya dan menjadi sedikit tertarik.
"Dia bernama Qing Chen, ia adalah putra dari tetua Qing Yun, ia dikenal luas oleh masyarakat sebagai seorang sampah yang beruntung mendapatkan Pil Kultivasi dari Klan nya."
__ADS_1
"Kemarin aku mendengar kabar bahwa saudara tertuanya yang berada di Lapisan Ke-enam Ranah Perbaikan memukuli dia dengan sangat buruk, Seharusnya ia lumpuh atau tidak akan terbaring di atas kasur selama satu tahun lebih."
Orang yang di panggil Lan'er menjelaskan identitas Qing Chen dan juga beberapa kejadian yang hanya sedikit orang yang tahu, itu adalah kejadian ketika dirinya di pukuli oleh saudara tertuanya.
"Apakah Guru tertarik dengan orang itu?"
Pria tua itu bernama Gu Yuan, ia adalah seorang Kepala gedung Qing Alkimia, statusnya sebagai seorang Alkemis Hitam tingkat rendah membuat Qing Alkimia sangat terkenal di kalangan masyarakat.
Beberapa saat lalu, ia mencoba meramu sebuah Pil teratai putih, itu merupakan sebuah Pil Kuning tingkat tinggi. Ia menemukan resep Pil itu di sebuah reruntuhan kuno yang berada di Kekaisaran Kiga, tujuh tahun yang lalu.
Sayangnya karena resep Pil itu sudah sangat usang, itu hanya menampilkan sebagian resep dan kurang dua resep lagi untuk menyempurnakan Pil itu.
Ia telah bekerja dengan sangat keras selama Tujuh tahun ini untuk menyempurnakan Pil itu dan hasilnya sia-sia.
"Aku tidak tahu, tetapi firasat ku mengatakan bahwa akan ada hal baik jika aku dan dia saling bertemu, kalau begitu cepat panggil dia untuk datang kemari."
Mendengar perintah dari gurunya, Orang yang di panggil Lan'er itu dengan patuh mengangguk dan segera berjalan keluar menuruni gedung.
Sosoknya yang begitu anggun segera menarik perhatian para Alkemis lainnya, total ada 7 Alkemis di Qing Alkimia, 4 dari mereka adalah Strip satu, dua lainnya adalah Strip 2 seorang standar menengah dari tingkat Kuning dan satu orang bertanda Strip tiga.
Mendengar kata-kata 'Babi Berlemak' dari mulut seorang wanita, Peng Ni menjadi sangat marah, bahkan perut gemuknya mulai bergoyang.
"Siapa yang baru saja berbicara cepat kesini dan berlutut."
Plak!!
Tepat ketika Peng Ni menyelesaikan kata-katanya, ia menerima sebuah tamparan yang cukup keras hingga membentuk sebuah cap tangan di pipi kanannya yang terkena tamparan.
"Dasar Kau jalang sial—" Belum sampai Peng Ni menyelesaikan kata-katanya, tubuhnya seketika bergetar, dengan jejak rasa takut membasahi diri nya.
"Ah, Ternyata itu adalah Nona muda Lan, tolong maafkan atas kelancangan saya tadi."
Peng Ni berlutut meminta maaf, bagaimanpun Ia hanya seorang Alkemis Kuning Strip 1, sedangkan perempuan di depannya adalah murid dari Gu Yuan. Seorang Alkemis Hitam Strip 1.
__ADS_1
"Cepat minggir!"
Peng Ni dengan buru-buru segera pergi meninggalkan Nona Lan dan Qing Chen berduaan.
"Kamu cepat ikut aku menemui guru!" Nona Lan berkata dengan acuh tak acuh, seakan ia tidak menganggap keberadaan Qing Chen sama sekali.
Qing Chen mengerutkan Kening, melihat tingkah sombong dafi gadis itu Kai tidak menanggapi perkataan nya dan balas menjawab.
"Aku tidak mau, jika gurumu ingin bertemu dengan ku, katakan padanya untuk datang kesini menemui ku!"
Dengan kebanggaan di kehidupan sebelumnya sebagai Kaisar Abadi, bagaimana ia dengan diam menuruti keinginan gadis kecil ini.
Kata-kata yang baru saja Qing Chen ucapkan membuat seluruh Alkemis terkejut, kemudian merak semua tertawa dan melontarkan kata-kata yang mengejek.
"Hei kau idiot, apakah kepalamu kemasukan air? beraninya kau meminta Tuan Gu secara pribadi menemui mu."
"Bukan hanya seorang sampah terkenal, bahkan juga tidak memiliki rasa malu.. Cuihh membuatku ingin muntah saja."
Tanpa mereka sadari seorang Pria tua muncul secara tiba-tiba dengan matanya yang melotot memancarkan niat penuh amarah.
"Dasar bajingan kecil, jangan berharap hanya dengan statusmu sebagai anak dari Qing Yun kamu bisa menjadi begitu sombong, cepat meminta maaf sekarang! aku mungkin bisa memaafkan mu."
Qing Chen menggelengkan kepalanya ia dengan ringan berkata, "Apa kamu baru saja gagal membuat Pil teratai putih? dan itu terjadi sekitar beberapa menit yang lalu?"
Kai berkata dengan seringai dingin, dengan pengetahuannya sebagai Kaisar Alkimia, itu hak mudah dikatakan.
Tubuh Gu Yuan bergetar, ia dengan buru-buru bertanya, "Bagaimana kau tahu?"
Walaupun semua orang tahu bahwa ia baru saja gagal meramu Pil karena ledakan keras yang terjadi, tetapi tidak ada yang tahu Pil apa yang ingin ia Ramu, bahkan muridnya sendiri tidak tahu.
"Hehe... apa kamu akan percaya jika aku mengatakan karena penciumanku yang terlalu hebat?"
Semua orang terkejut kemudian Tertawa terbahak-bahak, bahkan wajah cantik Nona Lan sedikit tak kuasa menahan tawa.
__ADS_1
Berbeda dengan reaksi dengan semua orang, Gu Yuan mengerutkan kening dan menjawab dengan pelan, "Aku percaya.."