Perjalanan Kembali Kaisar Abadi

Perjalanan Kembali Kaisar Abadi
Turnamen Klan Qing II


__ADS_3

Di Alun-alun Klan Qing, suasana Disana cukup ramai. Banyak orang dari Klan Qing datang kesana untuk menonton jalannya pertandingan.


Mereka semua mulai duduk di kursi yang sudah disiapkan, sedangkan untuk para tetua dan Patriak Klan Qing. Mereka duduk di sebuah bangunan menjulang tinggi, terlihat ada 10 tempat duduk besar dan satu tempat duduk yang sangat besar berada di tengah-tengah.


Itu adalah tempat duduk milik Patriak Klan, Qing Wutian!!


Sementara itu, di lapangan alun-alun ada banyak murid Klan Qing yang sedang berdiri di bawah terik matahari yang menyengat. Semua orang mulai mengeluarkan Butiran-butiran keringat dari dahi mengucur kebawah.


Mereka semua berdiri tegak dan tidak ada satupun dari mereka yang berani duduk. Kesepuluh Tetua sudah mulai berdatangan dan mulai duduk di kursi yang sudah disiapkan. Qing Yun juga termasuk disana.


Mata Qing Yun menyapu keseluruhan peserta tetapi dia tidak menemukan Qing Chen di antara para peserta turnamen.


"Apa anak itu benar-benar berniat mengikuti turnamen?" Pikir Qing Yun dalam hatinya.


Sementara itu, Qing Chen yang baru saja tiba dengan santai memasuki kerumunan peserta, Kedatangannya membuat keterkejutan di hati semua orang.


"Apakah Sampah ini benar-benar berniat iku andil dalam turnamen, bahkan berhayal mendapatkan tempat pertama, Cuih..." Salah satu peserta yang tidak menyukai Qing Chen mulai mengejek bahkan meludah kearahnya.


Berita tentang pernyataan Qing Chen yang berniat mendapatkan tempat pertama di Turnamen sudah tersebar luas di seluruh Klan Qing. Semua orang tertawa terbahak-bahak ketika mendapati pernyataan itu. Mereka semua mulai mencemooh Qing Chen dengan mengatainya 'Idiot tak berguna' dan 'Beban Keluarga' (Kayak Kalian :v)


Bagaimanapun Qing Chen dengan santai mengabaikan semua ejekan mereka bagaikan angin lalu. Setelah itu, Qing Chen mulai memindai kekuatan Peserta lainnya dengan Mata Ilahi.


Itu adalah salah satu teknik nya dari kehidupan sebelumnya, Ia menemukannya disebuah makam kuno milik seorang Immortal yang berada di Ranah Holy Immortal.


Mata Ilahi dapat mengetahui tingkat Kultivasi seseorang dengan jelas, asalkan kekuatan miliknya tidak berada 2 Tingkat di bawahnya.


Rata-rata murid Klan Qing yang mengikuti ujian berada di Lapisan Ke-delapan, ada beberapa yang sudah mencapai Lapisan Ke-sembilan, dan hanya ada 5 orang yang berhasil mencapai Alam Bawaan.


"Menarik!!.."


Setelah menunggu untuk waktu yang cukup lama. Patriak Klan Qing, Qing Wutian telah datang. Sosoknya yang begitu kuat dan tegap dengan janggut panjang berwarna hitam. Ia memancarkan sebuah Aura yang Kuat dan Bijaksana.


Walaupun usianya telah mencapai 70 tahun-an, tubuhnya benar-benar sangat sehat.

__ADS_1


"Perhatian untuk keseluruhan peserta, Karena Patriak Klan telah datang. Turnamen sebentar lagi akan dimulai."


"Turnamen Klan sama seperti tahun lalu, itu dibagi menjadi 3 babak. Babak pertama akan menentukan 50 besar, Babak kedua akan menentukan 10 Besar, dan Babak terakhir akan menentukan pemenang."


"Hanya tempat pertama sampai tempat kelima yang akan mendapat hadiah. Untuk Peringkat Ke-lima : mendapatkan 50 Pil Perbaikan Asal dan juga uang sebesar 10.000 Koin Emas. Peringkat Ke-empat : mendapatkan 70 Pil Perbaikan Asal dan juga uang sebesar 15.000 Koin Emas."


"Peringkat Ke-tiga : mendapatkan 10 Pil Bawaan asal dan juga uang sebesar 25.000 Koin Emas. Peringkat Ke-dua : mendapatkan 20 Pil Bawaan asal dan juga uang sebesar 35.000 Koin Emas."


"Sedangkan untuk Peringkat Pertama.... Mendapatkan 30 Pil Bawaan asal, 50.000 Koin Emas, serta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Ujian Akademi Yutian."


Pemimpin ujian menjelaskan dengan penuh semangat, Hadiah-hadiah yang baru saja ia sebutkan seketika langsung membuat darah semua orang mendidih.


"Tempat pertama milikku..."


"Tempat Pertama milikku..."


Hampir semua peserta mengucapkan kata-kata seperti itu, bagaimana mungkin mereka tidak tergoda. Berbeda dengan tahun lalu, hadiah kali ini sangat-sangat berharga. Mengabaikan 50 Pil Bawaan asal dan juga 50.000 Koin Emas.


Siapa.yang tidak tahu akademi Huang Long, itu adalah akademi terbesar dan terkuat di seluruh Kekaisaran Kiga. Bahkan Kaisar We Huang sendiri tidak berani untuk menyinggung Akademi Huang Long.


Akademi Huang Long tidak berasal dari Kekaisaran Kiga, mereka berasal dari tempat yang tidak diketahui dari arah barat.


"Baiklah, Semua peserta sekarang datang dan mengambil nomor.." Melihat reaksi yang berlebihan dari para peserta, pemimpin Turnamen tidak bisa menahan tawa dalam hatinya.


Dengan cepat seluruh peserta datang keatas panggung dan mengambil Plat kayu yang berisi nomor.


Qing Chen mendapatkan Nomor 43 itu berada di arena ke tiga dari total 10 arena yang ada. Ia segera kembali dan duduk di tempat tunggu, pertandingan nya akan dimulai setelah menunggu 2 pertandingan berakhir.


Dengan Cepat dua orang yang sedang bertanding diatas Arena ke tiga selesai, ini karena perbedaan kekuatan yang sangat jelas. Yang satu berada di Lapisan Ke-tujuh dan yang lainnya berada di Lapisan ke-delapan.


Dua orang lagi di panggil dan segera bertanding. Mereka berdua berada di tingkatan yang sama, yaitu lapisan ke-delapan menengah dari Ranah Perbaikan.


Bang!! Bang!!

__ADS_1


Dari kesepuluh arena, Arena pertama merupakan yang paling menarik perhatian, terlihat diatas arena, dua orang yang sangat kuat bertarung dengan sangat sengit.


Akhirnya karena salah satu dari mereka kehabisan Qi terlebih dulu terlempar keluar dari arena. Begitu juga dengan dua orang yang berada di Arena tiga, mereka berakhir karena salah satu dari mereka kehabisan Qi terlebih dulu.


Pemimpin Turnamen segera menyebutkan dua nomor.


"Nomor 34 Vs Nomor 43!"


Segera, dua orang berjalan naik keatas panggung. Sisi lain terlihat begitu besar dengan otot-otot nya yang kuat terlihat di tubuh bagian atasnya yang telanjang.


Ketika Qing Chen menaiki Arena, terlihat semua orang memandang kearahnya dan bahkan ada yang berteriak.


"Lihat itu, si sampah sedang menghadapi Qing Wu... Aku bertaruh 10 Koin Emas bahwa, si sampah itu tidak bisa bertahan dalam 3 gerakan."


"Aku juga bertaruh 20 Koin Emas.."


"Aku juga.."


"Aku..."


.....


Semua irang Mai bertaruh dengan uangnya masing-masing bahwa Qing Chen akan kalah hanya dalam 3 gerakan.


Sementara itu, diatas arena Qing Wu dengan sombong mulai mencemooh Qing Chen, "Sampah Klan Qing, sebaiknya kau segera menyerah atau aku tidak akan bersikap sopan."


"Kemari dan tunjukan padaku apa itu bersikap tidak sopan!!"


"Keparat.."


Setelah wasit memulai pertandingan, Qing Wu dengan ganas menggunakan tangannya yang besar membentuk sebuah pukulan. Bahkan dengan badannya yang besar itu tidak mempengaruhi kecepatan geraknya.


"Bangsat, Mati saja kau!!"

__ADS_1


__ADS_2