
"Qing Pon?" Melihat sosok pemuda yang memakai jubah mewah mencegah jalannya, Qing Chen segera mengerutkan kening.
"Yo.. Ternyata sampah ini belum mati juga, apakah kamu mau menerima pukulan ku sekali lagi?" Qing Pon tertawa terbahak-bahak di ikuti oleh beberapa murid Klan Qing di belakangnya.
"Haha, tidak perlu untuk Senior Pon untuk turun tangan, biar aku saja yang menghabisi sampah anjing ini!!" Orang yang kelihatan lebih tua dari Qing Pon berkata menyarankan.
Dia bukan orang dari Klan Qing, tetapi ia hanya berasal dari masyarakat biasa dan tetapi ia diterima oleh Klan Qing sebagi murid, dan saat ini Kultivasi telah berada di Lapisan Ke-empat Ranah Perbaikan.
Meski dia hanyalah orang biasa tanpa latar belakang, ia dengan berani memanggil Qing Chen dengan sebutan 'Sampah Anjing'.
Tetapi provokasi semacam ini tidak begitu berpengaruh kepada Qing Chen, bagaimanapun di Kehidupan sebelumnya ia telah melewati Ranah Immortal dan setengah langkah menuju Realm Dewa. Bagaimana bisa ia memperhatikan karakter minor seperti ini.
Ia tidak menghiraukan ejekan dari orang itu dan segera pergi meninggalkan Qing Pon dan para pengikutnya.
"Hei idiot, siapa yang bilang bahwa kau bisa pergi!!" Murid itu melihat Qing Chen tidak terpancing provokasi nya, ia mengerutkan kening dan dengan marah berkata.
Qing Chen hanya berbalik sebentar dan melihat murid itu sambil mengungkapkan ekspresi bingung, "Darimana orang bodoh ini mendapat kan kepercayaan diri seperti itu?"
Ia hanya menghela nafas panjang dan segera pergi meninggalkan Qing Pon dan yang lainnya, "Berhenti!! apa kamu tidak mendengarkan perkataan ku."
Qing Chen acuh tak acuh dan terus berjalan tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun. Sementara itu, niat membunuh melambung dari tubuh Murid Klan Qing, ia dengan ganas menyerang Kai dengan tangan kanannya yang sudah membentuk cakar.
"Beraninya kau mengabaikan ku, sekarang rasakan akibatnya!." Meskipun. ia hanya berada di Lapisan Ke-empat dari ranah perbaikan, tetapi itu sangat cukup untuk membuat Qing Chen berbaring di tempat tidur selama satu bulan.
Qing Chen mengerutkan kening, ia berbalik dan melihat sebuah serangan cepat mencoba menyerang dada kanannya. Ia menghindar dengan sangat baik dan mulai membalas serangan murid itu dengan sebuah tamparan keras.
Plakk!!
Bunyi itu begitu nyaring sehingga membuat Qing Pon dan yang lainnya menutupi telinga mereka.
__ADS_1
Mereka melihat tubuh seorang pria terpental di udara menuju arah mereka. itu adalah tubuh dari murid klan Qing dan juga pengikutnya. Kondisi nya begitu buruk, hampir separuh dari giginya telah menghilang, serta tulang pipinya yang retak akibat sebuah kekuatan destruktif yang sangat kuat.
Qing Pon tercengang tidak percaya apa yang baru saja ia lihat, Tamparan itu sebenarnya mengandung kekuatan sebanyak 200 Kilogram, yang setara dengan seorang Kultivator Lapisan Ke-lima dari ranah perbaikan.
"Bukankah dia hanyalah sampah yang tidak berguna dari Klan Qing, bagiamana bisa ia menjadi kuat hanya dalam waktu satu malam." Pikir Qing Pon ketika melihat bekas tamparan di pipi Pengikutnya yang saat ini tergeletak tidak sadarkan diri di atas tanah.
Sementara Qing Pon yang terkejut, Qing Chen mengeluarkan ekspresi aneh, kekuatan yang Baru saja ia keluarkan adalah salah satu teknik yang ia dapatkan dulu. Itu membantu seseorang untuk meningkatkan kekuatan fisik untuk beberapa waktu, tetapi sangat menguras Qi di dalam Dantian.
Melihat Qing Pon yang masih tercengang, Qing Chen buru-buru pergi meninggalkan Qing Pon dan para pengikutnya.
Selang waktu yang cukup lama, Qing Pon segera tersadar dan melihat bahwa Qing Chen telah pergi dari tadi.
Ia meraung dengan sangat marah, niat membunuhnya semakin besar dan besar. "Qing Chen, awas saja jika kita bertemu lagi, akan kupastikan aku membunuhmu saat itu."
**
Masih di sekitar wilayah Klan Qing, seorang pemuda yang memakai jubah hitam segera berlutut di sisi kiri pohon, Ia membuka mulutnya dan darah segar terus mengalir melalui mulutnya yang terbuka.
Dia Adah Qing Chen, setelah dengan paksa meningkatkan fisiknya ia segera merasakan rasa sakit dari dalam organ dalamnya, Karena Meridian miliknya benar-benar rusak, Qi tidak dapat mengalir dengan baik melalui titik Meridian ya dan itu menyebabkan penyimpanan Qi dan merusak organ dalamnya.
Walah Qing Chen begitu pucat, tetapi setelah beberapa waktu, wajahnya kembali semula, Ia kemabli ke wajahnya ya g tenang dan dingin.
Ia berjalan menuju arah Barat, ia berencana menuju tempat dimana Ramuan Pil keluarga Qing di buat.
Tempat itu bernama Qing Alkimia, itu merupakan satu-satunya tempat para Alkemis Kuning tingkat rendah dan tingkat menengah berada.
Profesi Alkemis secara khalayak merupakan profesi yang mulia, Ini karena Alkemis menyiapkan Oil yang membantu perkembangan seorang Kultivator, jika tidak ada Pil bagaimana para Kultivator itu menembus penghalang dan menuju Ranah lebih tinggi.
Di kehidupan sebelumnya, Selain menerima julukan Kaisar Abadi dan Iblis Pembantai. Wing Chen juga memiliki julukan lain yang hanya sedikit orang yang mengetahuinya.
__ADS_1
Itu adalah Kaisar Alkimia.
Qing Chen dapat menembus tanah Immortal hanya dalam waktu seribu tahun, adalah berkat keterampilan nya dalam meramu sebuah Pil, ia adalah satu-satunya orang yang berhasil menjadi Alkemis tingkat Immortal di alam Fana.
Bahkan Alkemis kedua hanya sampai di peringkat Bumi. itu sangat jauh untuk mencapai Level Qing Chen.
Qing Chen berhenti tepat di sebuah bangunan mewah, hidungnya tiba-tiba mengendus sebuah bau yang cukup harum.
Itu adalah seseorang yang sedang meramu sebuah Pil.
Indra Penciuman Qing Chen begitu hebat, hanya dengan mengendus nya dalam jarak jauh, ia segera menyadari seluruh resep Pil tersebut. Itu adalah Resep untuk Pil
Tetapi segera ekspresi nya berubah menjadi aneh, ia hanya menghela nafas dan bergumam pelan, "Sungguh pemborosan!!."
Benar saja, telat ketika ia mengungkapkan kata-kata itu, sebuah ledakan keras dari dalam ruangan mengejutkan para Alkemis lainnya yang sedang meramu obat.
"Apakah Tuan Gu, gagal lagi kali ini?" Seorang Alkemis kuning tingkat rendah bertanya pada seorang teman di sampingnya.
"Aku rasa begitu, jika tidak ledakan tersebut tidak akan terjadi."
Qing Chen berjalan mendekat ke arah bangunan Alkemis tetapi ketika ia hendak melangkah masuk, penjaga itu dengan tegas tidak mengijinkan dirinya masuk.
"Maaf selain para Alkemis, orang lain tidak diperbolehkan masuk." Penjaga itu dengan tenang mengarah tombaknya menutupi jalan.
Qing Chen mengernyit dalam hati, tubuh ini sebelumnya belum pernah datang Ke Cheng Alkimia, sebab itulah ia tidak tahu bahwa hanya Alkemis saja yang dapat masuk.
"Kalau begitu, bolehkah kamu memanggil Tuan kamu, aku ingin datang menemuinya."
Sebelum Penjaga itu dapat menjawab, sebuah suara datang dari arah lain, "Yoo... Bukankah ini Si sampah Klan Qing. Ck..ck..ck..ck.."
__ADS_1
Dia bertubuh gemuk dengan wajahnya yang penuh dengan air liur, tetapi jangan hanya memandang dari penampilan, di dada kirinya terdapat sebuah tanda yang menunjukkan dirinya seorang Alkemis dan itu adalah Alkemis Kuning tingkat rendah.
Dia Bernama Peng Ni..