Perjalanan Kembali Kaisar Abadi

Perjalanan Kembali Kaisar Abadi
Hukuman


__ADS_3

Qing Chen benar-benar terpana sesaat, bukankah gadis ini terlalu bar-bar. Ia hanyalah seorang Alkemis, jadi kekuatan tempurnya benar-benar lemah karena untuk meningkatkan Kultivasi. Seorang Alkemis biasanya menggunakan Pil dan tidak memiliki pengalaman bertarung.


"Jangan salahkan aku karena tidak sopan." Qing Chen berdiri, tangan kanannya bergerak dengan cepat seolah-olah angin adalah dirinya.


"Coba saja!!" Ruyue dengan marah berkata, walupun dirinya seorang Alkemis, Kultivasi nya juga tidak rendah, Ia berasal dari Klan Nalan, yang merupakan salah satu dari 8 Klan besar di Kekaisaran Kiga.


Karena bakatnya yang hebat dalam Alkimia, Klan Nalan memutuskan untuk mengembangkan bakat Alkimia nya dan mengundang seorang guru Alkemis Hitam Strip 3.


Sementara itu, Kultivasi nya juga berada di Lapisan Ke-tiga dari Alam Bawaan. Itu sudah cukup untuk memukuli Qing Chen menjadi kepala babi.


Jika bukan karena dirinya memfokuskan diri pada Alkimia, Qing Chen sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk bersaing dengan dirinya.


Tubuh Qing Chen bergerak dengan sangat cepat, ia bergerak mendekati Nalan Ruyue dan mulai melepaskan sebuah pukulan ringan dari tangan kanannya.


Ruyue menghindari serangan Qing Chen dengan cukup baik, ia kemudian membalas dengan sebuah serangan telapak tangan. Kekuatan telapak tangan itu mengandung Qi dari seseorang Lapisan Ke-tiga dari Alam Bawaan.


Bang!!


Serangan itu mengenai perut Qing Chen bagian bawah, ketika telapak tangan itu dan tubuh Qing Chen saling bertabrakan, Nalan Ruyue merasakan seolah-olah dirinya baru saja menyerang sebuah bongkahan baja yang sangat keras.


Itu membuat telapak tangannya sakit!!


Qing Chen mundur sedikit, ia mengerutkan kening menyadari bahwa kekuatan yang dikeluarkan gadis ini setidaknya berada di Lapisan Ke-dua dari Alam Bawaan. Itu sedikit melukai nya, walaupun tubuh fisiknya begitu kuat itu hanyalah menyamai seorang Kultivator yang berada di Lapisan Pertama dari Alam Bawaan.


Setelah mengeluarkan ekspresi terkejut, seringai dingin mulai muncul di wajah Qing Chen, Walupun serangan itu kuat, tetapi itu tidak cukup cepat. Dalam. kehidupan sebelumnya, Qing Chen memiliki sebuah teknik yang meningkatkan kecepatan seseorang hingga sepuluh kali lipat. Saking cepatnya itu bisa membuat ilusi tubuh seseorang.


Qing Chen berlari maju mendekati Nalan Ruyue, perlahan-lahan tubuhnya terbelah menjadi dua, setelah itu tiga, dan berhenti di empat.


Empat bayangan ilusi Qing Chen mendekati Nalan Ruyue.


Nalan Ruyue begitu terkejut ketika melihat empat tubuh Qing Chen mengarah kepadanya, ia tahu bahwa diantara keempat itu ada Qing Chen yang asli.


Sayangnya ia tida bisa menemukan mana Qing Chen yang asli dan hanya bertaruh pada keberuntungannya. Ia menyerang Qing Chen yang berada di sebelah paling kanan.


"Hiyaa..."


Serangan Nalan Ruyue tepat mengenai lengan kiri Qing Chen. Setelah itu, Tubuh Qing Chen yang terkena serangan perlahan menghilang dan dalam waktu kurang dari satu tarikan nafas, tubuh Qing Chen hilang sepenuhnya.

__ADS_1


Itu ternyata adalah bayangannya.


"Sial!!.." Nalan Ruyue mengumpat dengan kesal, keberuntungan benar-benar tidak ada disisinya.


Akhirnya Qing Chen berhasil menangkap tubuh Nalan Ruyue, dan memegangi kedua tangannya. Tubuh Nalan Ruyue begitu lembut dan kenyal, juga tercium aroma buah-buahan dari tubuhnya. Dengan cengkraman yang begitu kuat dari Qing Chen, Nalan Ruyue sama sekali tidak dapat bergerak.


"Brengsek!! Bajingan Mesum!! cepat lepaskan aku..." Nalan Ruyue dengan sekuat tenaga mencoba melepaskan dirinya dari genggaman Qing Chen.


"Hmph." Qing Chen mendengus dingin dan menatap Nalan Ruyue dengan mata tajamnya, ia berkata dengan dingin. "Kenapa aku harus melepaskan mu? Aku sudah memperingatkan mu tadi dan kamu juga tidak mendengarkan peringatan dariku."


Nalan Ruyue seolah-olah tidak mendengarkan apa yang barusan Qing Chen katakan, ia dengan marah mengutuk Qing Chen. "Bajingan Mesum!! Kamu tersesat sialan."


Qing Chen tidak menghiraukan ucapannya barusan, ia menempatkan tubuh Nalan Ruyue tengkurap dalam. pangkuannya.


Ia mengangkat tangannya dan mulai melepaskan sebuah tamparan kerasa pada Pan*at Nalan Ruyue yang begitu sexy.


Plakk!! Pa!!


"Ahhh..." Merasakan pan*at nya yang terkena tamparan keras dadi Qing Chen, Nalan Ruyue memerah dan kemarahan semakin bear dan besar dalam hatinya.


"Ahh, Kamu!! Kamu!! kamu menggertak ku.. Hua..." Nalan Ruyue yang sudah tidak dapat menahan rasa malunya, mulai merengek seperti anak kecil.


"Hua... Hua... Ayah, Ibu, ada orang jahat yang menggertak ku.. Hua..." Tangisan itu bertambah kencang dan kencang.


Itu membuat Qing Chen mengerutkan kening, dan merasa bahwa disini dirinyalah yang bersalah. Entah karena alasan apa, ia melepaskan genggaman nya pada Nalan Ruyue dan mulai menenagkan nya.


"Gadis kecil, tolong maafkan aku.." Entah kenapa situasinya berakhir menjadi sangat canggung.


Tangisan Ruyue juga perlahan mereda, matanya masih merah dengan sisa air mata di wajahnya yang cantik.


"Kamu Bajingan mesum! Beraninya kamu menyentuh tubuhku. Ayahku tidak akan pernah memaafkan mu.." Nalan Ruyue yang sudah selesai menangis dan mulai kembali ke akal sehatnya, dan mulai berkata.


Qing Chen mengernyit dan mencibir pelan, "Apakah otak gadis ini sudah rusak? aku sudah meminta maaf padahal bukan aku yang salah. Dan dia malah berkata seperti itu padaku?"


Qing Chen dengan tatapannya mulai menatap Nalan Ruyue kembali dan seger berjalan mendekat.


Nalan Ruyue begitu kaget dan berjalan mundur secara pelan, "Kamu! Apa Yang ingin kamu lakukan, jangan mendekat!"

__ADS_1


"Hehehe, apa yang ingin aku lakukan? bukankah kamu juga tahu sendiri apa itu." Qing Chen mengeluarkan sebuah tawa menyeramkan membuat tubuh Nalan Ruyue bergidik ngeri.


"Tidak!! Tidak!! jangan mendekat, aku minta maaf, kumohon biarkan aku pergi." Nalan Ruyue berkata dengan matanya berkaca-kaca.


Setelah berada tepat di depan tubuh Nalan Ruyue, Kai mengangkat tangan kanannya sedangkan Nalan Ruyue sudah memejamkan matanya sedari tadi.


Plakk!


Sentilan keras mengarah pada dahi Nalan Ruyue dan membuatnya berteriak pelan. "Ah.."


Qing Chen kemudian berbalik dan bersiap untuk pergi, kemudian ia mendengar sebuah suara dari belakang.


"Tunggu!!..."


Qing Chen mengerutkan kening sekali lagi, Apa yang gadis ini inginkan darinya?


"Apa Lagi?"


"Kenapa kamu tidak datang tadi pagi?" Ucapan Nalan Ruyue memiliki nada yang sedikit lembut, jika ia benar-benar membuat marah Qing Chen. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Aku sibuk berlatih. Sampai jumpa."


"Tunggu!!.." Nalan Ruyue menarik tangan Qing Chen dan menggenggam nya erat-erat.


"Ada sesuatu yang ingin kubicarakan."


Qing Chen kemudian menghela nafas, Jika ia tidak mencoba mendengar kan apa yang gadis ini inginkan, ia akan menggangu latihannya.


"Cepat katakan!."


"Aku dengar dari Paman Gu, bahwa kamulah yang membantu meningkatkan ketrampilan Alkimia nya baru-baru ini. Bahkan guruku begitu terkejut melihat perkembangan dari Paman Gu dan berniat untuk menemui mu untuk bertukar beberapa Ilmu dalam Alkimia."


"Aku tidak punya waktu." Qing Chen dengan cepat menjawab dan segera pergi meninggalkan Nalan Ruyue.


"Tunggu!! Tolong pikirkan lagi. Kumohon, jika kamu tetap menolak, setiap pagi aku akan pergi ke rumahmu dan menggangu latihanmu."


Qing Chen tetap tidak berhenti dan terus berjalan dengan cepat, Tubuhnya kemudian sudah tidak terlihat lagi dari kejauhan.

__ADS_1


__ADS_2