
Di dalam Klan Qing, seseorang yang berhasil mencapai Alam Bawaan yang berusia kurang dari 30 tahun akan mendapat rasa hormat dan akan masuk kedalam jejeran penguasa di Kota Hitam.
Qing Wutian, Patriak Klan Qing dulunya adalah salah satu jenius dari kita Hitam yang berhasil memasuki Alam Bawaan di usianya yang ke 24 tahun. Ia diakui jenius oleh setiap orang di kota hitam dan memantapkan posisi Klan Qing disana.
Sebenarnya Qing Yun juga seorang jenius, ia bahkan lebih berbakat dari ayahnya Qing Wutian, sayangannya bakat Qing Yun terhalang karena kurangnya sumber daya yang ia miliki.
**
Di Halaman rumah Qing Chen, dia sedang berlatih menggunakan sebuah pedang panjang, gerakannya begitu alami Seolah-olah ia menyatu dengan pedang.
Setiap gerakan yang Qing Chen lakukan, putaran pedang semakin cepat dan cepat. Itu seketika membentuk sebuah Kilatan pedang berwarna biru laut mengambang di udara.
Pedang Qi!!
Kilatan yang barusan keluar dari Pedang Qing Chen bernama pedang Qi, dalam kehidupan sebelumnya. Pedang Qi adalah salah satu teknik yang paling umum digunakan oleh para pendekar.
Bahkan pada masa puncaknya, Qing Chen berhasil menembus Pedang Qi dan melaju ke tingkat yang lebih tinggi.
Karena saat ini ia diberi kesempatan kedua, ia memulai semuanya dari awal. Ketika ia mengingat kembali alasan kenapa ia memilih untuk menjadi seorang Kultivator adalah untuk menghidupkan adiknya.
Bahkan jika Langit menentangnya, ia akan melawan Langit dan menghancurkan segalanya.
Setelah Puas dengan sebuah Kilatan Qi pedang, Qing Chen segera berjalan menuju sebuah pohon besar dan duduk bersandar di bawahnya.
Tubuhnya saat ini benar-benar kelelahan, Melatih Qi Pedang bukanlah sesuatu yang mudah dibuat, apalagi dengan tingkat kekuatannya saat ini.
Qing Chen mengambil sebuah botol yang berisi air dan segera meneguk botol itu hingga airnya habis tak bersisa.
Karena sinar matahari yang menyala terang membakar tubuh Qing Chen, keringat mulai mengucur deras dari dahi dan membasahi seluruh tubuh.
"Haa, dengan tingkat perkembangan ku saat ini, aku yakin bisa menembus Lapisan ke-sembilan sebelum turnamen Klan."
__ADS_1
Tepat ketika Qing Chen hendak kembali melanjutkan latihannya, sesosok wanita muda yang seusia dirinya tiba-tiba datang menerobos pintu masuk kediamannya.
Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Nalan Ruyue!!
Ia masih sama seperti kemarin, lekuk tubuhnya yang menggoda dan juga wajahnya yang tertutup oleh sebuah kerudung merah membuat semua orang ingin sekali melihat wajah dibalik kerudungnya.
"Haha, Hei kamu bajingan mesum! sudah aku ilang kemarin bahwa aku akan menganggu latihan mu jika kamu tidak mau menemui guruku." Walaupun ini Kediaman nya, Nalan Ruyue tidak peduli seolah-olah kediaman ini adalah miliknya sendiri.
Qing Chen acuh tak acuh dan memulai latihan nya sekali lagi, untuk kali ini dia memfokuskan untuk membuat Kilatan Pedang Qi yang kedua. Karena semakin banyak Qi pedang yang ia buat, maka akan semakin kuat juga kekuatan bertarung nya.
"Hmphh..." Melihat dirinya diacuhkan, Nalan Ruyue mengerutkan kening, dan kedua pipinya mulai mengembul. Dia terlihat seperti seekor kelinci yang sedang marah.
"Hei, Bajingan mesum!! apakah kamu tidak mendengarkan ku?.."
Nalan Ruyue benar-benar bingung, ia sama sekali tidak tahu cara untuk mengajak Qing Chen bertemu dengan gurunya. Setelah berpikir cukup lama sebuah ide muncul di kepalanya.
"Bajingan mesum! aku tahu kamu juga seorang Alkemis jadi kamu haruslah tahu apa ini!"
Qing Chen awalnya tidak begitu tertarik, tetapi setelah ia perhatikan lebih teliti lagi, ekspresi terkejut muncul di wajahnya.
Dia mendengus dengan dingin dan melirik Nalan Ruyue sambil berkata.
"Gadis kecil, darimana kamu mendapatkan Cairan pembalik itu?"
Cairan hijau yang di bawa gadis itu ternyata bernama Cairan Pembalik, itu bisa mengembalikan energi mental seseorang secara berangsur-angsur. Qing Chen sebenarnya tidak membutuhkan cairan itu, tetapi karena keterbatasan tingkat Kultivasi nya. Ia harus mendapatkan Cairan itu untuk menyuling Pil dengan tingkat yang lebih tinggi.
"Bwee..." Nalan Ruyue menjulurkan lidahnya sambil mengejek, rencananya benar-benar berhasil.
"Aku bisa memberitahu mu dari mana aku mendapatkan nya tapi..." Nalan Ruyue melirik Qing Chen dengan dengan senyum licik di wajahnya.
Sialan Gadis licik ini!!
__ADS_1
"Baik-baik, jika gurumu benar-benar ingin menemui ku, katakan padanya untuk datang ke Klan Qing sebelum Turnamen Klan tiba."
"Apa katamu..."
Qing Chen segera berbalik dan meninggalkan Nalan Ruyue di halamannya, dengan kebanggaan nya di kehidupan sebelumnya. Bagaimana seorang Alkemis Hitam begitu berani mengancamnya?
Sebenarnya Qing Chen juga tidak begitu membutuhkan Cairan Hijau itu, karena ia memiliki bahan lain yang cukup bagus untuk membantunya menyuling Pil.
***
Esok harinya di kediaman Qing Chen, terlihat seorang Pria tua dan seorang wanita muda berjalan kearahnya.
Pria tua itu di bungkus oleh jubah putih megah, dan sebuah lencana berwarna hitam dengan tanda Strip 3 di lencana nya.
Dia adalah Nalan Ruyue dan gurunya.
Sementara itu, Qing Chen masih terus-menerus melakukan rutinitas harian, yaitu mengayunkan Pedang besar seberat 1 Ton dan ia ayunkan 1000 Kali setiap hari.
987!! 992!! 995!! 997!! 999!! 1000!!
"Huffhh.. " Qing Chen berhenti dan meletakkan pedang besarnya, latihan fisik tadi benar-benar sangat berat untuknya yang masih berada di Lapisan ke-delapan menengah dari Ranah Perbaikan.
Ia menghapus keringat yang mengucur deras di wajahnya. Ketika Qing Chen duduk di bawah pohon, Akhirnya ia menyadari adanya orang lain selain dirinya berada di halaman.
"Halo anak muda, aku dengar dari muridku bahwa kamu bersedia bertemu denganku? hahaha maafkan pria tua ini karena menggangu latihanmu."
"Tidak perlu berbasa-basi lagi pak tua, katakan apa yang kau inginkan dengan bertemu denganku?" Qing Chen sudah tahu bahwa ada alasan yang begitu kuat bagi pria tua itu untuk bertemu dengan dirinya, jika tidak.. Tidak mungkin muridnya akan menganggu nya setiap hari.
"Haha, kalau begitu pria tua ini tidak akan sopan, Alasan ku untuk menemui mu adalah untuk meminta bantuan saudara muda untuk membantuku menyuling sebuah Pil Laut Mati." Pria tua dengan jubah putih megahnya langsung mengatakan niatnya untuk bertemu dengan Qing Chen.
Pil laut mati merupakan sebuah Pil Bumi kelas rendah, tetapi itu adalah Pil yang paling sulit untuk disuling di tingkat hitam, bahkan jika seorang Alkemis membandingkan Pil Laut Mati dan Pil Hitam tingkat tinggi. mereka lebih memilih untuk membuat Pil Hitam tingkat tinggi.
__ADS_1
"Apakah kamu ingin menyembuhkan seseorang yang menderita penyakit Pembalikan Qi?" Kai bertanya dengan matanya yang mengerut.