
Wita adalah gadis desa. yang terlahir dari keluarga yang serba kekurangan" WITA Memiliki 2 saudara. yaitu adik laki-laki dan adik perempuan". wita pernah memiliki kakak perempuan. namun kakak perempuan WITA meninggal sejak kecil" hidup yang serba kekurangan. membuat WITA di paksa harus mandiri. terlebih di saat kedua orang tua nya harus pergi ke desa sebrang" untuk mencari uang demi menyambung hidup'. Dan hanya bisa membawa adik laki- laki WITA, yang berusia 3 tahun. WITA yang hanya berusia 7 tahun hanya tinggal bersama nenek dari ibunya" karna hidup yang sangat sederhana itupun tak jarang WITA menjadi bahan ejekan teman sebaya nya" suasana desa yang masih sangat asri". membuat pandangan WITA berpetualang jauh. terlebih di sa'at teman teman yang lain memiliki mainan baru. WITA yang kadang merasa iri" karna tidak bisa memiliki apa yang di miliki teman nya. hanya bisa terdiam dan menyaksikan teman teman nya asik bermain. stiap pagi WITA selalu sibuk dengan rutinitas nya sebelum pergi sekolah.dan nenek nya slalu menyiapkan nasi yang di aduk dengan garam untuk sarapan pagi WITA" WITA sarapan dengan lahap nya. walau pun hanya berlaukan garam. nenek WITA yang sangat menyayangi nya. dan tidak pernah memarahi WITA. membuat WITA tetap nyaman walau jauh dari orang tua nya" selesai sarapan WITA pamit untuk berangkat sekolah dengan teman teman nya!. stiap hari WITA dan beberapa teman nya berjalan untuk pergi sekolah. jarak yang di tempuh menghabiskan 1 jam perjalanan. stiap pagi WITA hanya membawa uang 500 rupiah untuk bekal sekolah nya. namun tidak membuat WITA malu. karna tak jarang WITA tidak membawa bekal sama sekali. jam pelajaran telah di mulai" WITA masuk ke dalam kelas. dan duduk di barisan paling belakang. karna teman WITA yang lain tak ingin duduk dengan WITA. karna pakaian WITA yang lusuh" WITA belajar dengan giat nya tanpa memperdulikan teman yang lain mengejeknya dan melempar dengan kertas" 1 jam pelajaran pun berakhir" WITA bergegas jajan di luar dari sisa uang yang ia tabung. walau hanya membawa 500 rupiah. WITA selalu menabung setengah dari uang sakunya. tuntutan hidup yang keras membuat nya mampu menjalani hidup yang hemat dan berusaha mandiri". dengan membawa jajan yang ia dapat. WITA bergegas berjalan pulang. dengan teman sebaya nya yang bernama "Riya'" riya' memang terlahir dari keluarga yang tidak terlalu miskin. dan memiliki 2 kakak. perempuan dan kali-laki". keluarga riya' memiliki ladang sayur dan kolam ikan. riya' dan WITA selalu berangkat dan pulang bersama" sepanjang perjalanan mereka bercanda gurau. bernyanyi dan melakukan rutinitas tukar sehelai rambut! mereka melakukan hal tersebut. di karenakan rambut WITA yang ikal. dan riya' yang lurus" membuat keduanya selalu bertukar rambut. agar saling merasakan rambut satu sama lain!. spanjang perjalanan mereka bernyanyi,bersholawat dan bercanda gurau. tak jarang mereka berniat untuk makan bersama seusai sampai di rumah" di tengah perjalanan WITA slalu memetik buah jambu biji yang tumbuh liar di jalan. untuk mengganjal rasa lapar nya. WITA naik ke atas pohon dan riya' yang memunguti buah yang berhasil WITA petik" setelah di rasa cukup memetik buah jambu biji. WITA dan riya' bergegas melanjutkan perjalanan.