Perjalanan Menutup Mata Batin

Perjalanan Menutup Mata Batin
perjalanan menutup mata batin


__ADS_3

namun alangkah terkejut nya. kala ia menemukan bahwa makanan yang tadi ia masak dengan teman nya justru di penuhi belatung,


WITA melihat dengan seksama!.


gak mungkin makanan yang baru di masak bisa di gerumutin belatung dalam waktu yang tak lama?"


WITA pun pergi menghampiri mbak Inah, dan memberi tahu bahwa makanan nya sudah di belatungi!.


namun Inah nampak biasa saja! ia kemudian mengajak Wati untuk membantunya membuang semua masakan tadi!..


"mbak.. kok bisa di belatungi seperti ini!. padahal ini baru di masak?"


"kamu buang saja semua nya!


"mbak ada apa?"


"gak ada apa apa wit!..


WITA merasa ada yang tidak beres di rumah ini..


"mbak yang tinggal di lantai 2 siapa?" pasal nya tadi pas aku bersih bersih ada tapak kaki?"


"tidak ada yang tinggal di lantai atas wit!.


sudah kamu bersihkan saja semua..


aneh, jika tidak ada yang tinggal mengapa ada tapak kaki!..


WITA merasa bahwa Inah menyembunyikan sesuatu. ia nampak berbeda saat di dalam rumah dan di luar rumah!


dan mengapa juga ia membeli makanan di luar?" ia membeli mie instan sendiri padahal di dapur banyak sekali mie instan..


Wita menahan diri untuk mencari tahu!..


setelah beberap hari bekerja di rumah itu, WITA tahu tiap sudut di rumah itu, dan tahu apa saja yang harus ia kerjakan saat pagi..


mbak Inah akan pulang setelah WITA bekerja 1 bulan di rumah ini..


mbak Inah sangat aneh, kadang nampak biasa saja! kadang sedih,


apa karna ia merindukan rumah dan anak nya!..


setelah satu bulan, WITA akan membawa Mbak Wati bercerita, saat mereka selesai belanja sayuran untuk stok di rumah, WITA mengajak Inah untuk sarapan bubur!


Inah pun mengiyakan!..


mereka memesan 2 mangkuk bubur dengan porsi full . . Inah nampak lahap kala makan di luar, beda sekali dengan makan di rumah,

__ADS_1


setelah Inah selesai makan, Wita mulai membuka pembicaraan...


"mbak!. sebenarnya ada apa?"


"ada apa gimana wit?"


"mbak saya lihat ada yang mbak sembunyiin. dan mbak sangat berbeda kala di rumah, nampak takut dan gelisah, .lalu jika memang di lantai 2 itu tidak ada yang tinggal, mengapa selalu ada tapak kaki, dan jika memang orang rumah itu tak makan. mengapa kita harus masak banyak tiap hari?"


aku tahu mbak! kala hari itu saat mbak sedang menyetrika aku pergi ke dapur! dan saat melewati ruang makan. aku melihat ada makhluk yang tengah menghirup masakan mbak?"


Inah bergetar hebat kala mendengar ucapan WITA!. Inah pun nampak bernafas dengan memburu..


WITA memandangi Inah tanpa membiarkan Inah membuang pandangan sedikit pun?


WITA mendesak Inah untuk menjawab dengan tatapan tajam nya!


"jika kamu tahu tentang makhluk halus itu! apa kamu tidak takut?"


"tidak!.. Karna aku hanya takut pada Allah..


Inah pun mulai meneteskan air mata!. dan tukang bubur itu yang menyadari dan mendengar perbincangan kami. menghampiri kami!..


"kamu anak baru ya dek!. tanya penjual bubur tersebut .


"iya pak..baru satu bulan..


yang bekerja di rumah sana, tidak banyak yang betah, bahkan mbak Inah ini .hanya bekerja selama 2 bulan sampai sekarang!..


WITA terkejut, mbak Inah juga pegawai baru rupanya! dan tentang rumah itu, pantas ia selalu merasa panas!.. ternyata bukan dirinya yang salah?"


"lalu tentang makanan yang selalu kita masak?"


"makanan yang selalu kita masak di anggap sesajen, agar pemilik rumah tidak gagal dalam berbisnis dan tidak di ganggu penghuni rumah itu? Jawab Inah terbata bata!..


"lalu apa itu alasan mbak Inah tidak pernah makan dari rumah itu, dan mbak Inah selalu membeli bahan makanan sendiri?"..


"itu juga benar, tapi dulu aku pernah makan dari hasil masakan ku.. dan tiba tiba saat tengah makan, tiba tiba banyak belatung di piring makan ku...itu sebabnya aku memilih membeli sendiri makanan!..


ternyata banyak misteri yang di sembunyiin mbak Inah?"


lalu alasan mbak Inah pulang apa benar?"


Inah menggeleng, ia berbohong pada semua orang di rumah itu!. pantas saja penghuni rumah itu tak pernah ada di rumah!.. dan saat weekend pun selalu pergi dan pulang malam!.


mungkin ini alasannya!..


"apa rumah itu tak pernah di bersihkan?" mungkin dengan bantuan ustadz?"

__ADS_1


"sudah sering dulu . namun tidak ada perubahan...


WITA menarik napas panjang. rencana bekerja dengan tenang, justru malah di pertemukan dengan rumah sate?"


tak lama mereka pun pulang, dan wajah Inah berubah kembali setelah kembali ke rumah, mungkin itu adalah sebuah tekanan!.


besok Inah akan pulang ke kampung, WITA tak bisa melarang Inah, Inah mengatakan ia akan mencari kerja di tempat lain.. dan. meminta WITA menyimpan nomor nya!..


"wit! simpan nomor aku, dan aku akan simpan nomor kamu, jika nanti aku dapat kerjaan dan ada lowongan aku akan hubungi kamu!..


"baik mbak Inah! mbak Inah juga hati hati yaa kabari jika sudah sampai!..


Wati membantu Inah mengemasi semua barang barang nya!.


malam pun tiba, nampak majikan mereka pulang pukul 09,00 malam. WITA membukakan gerbang dan kemudian menguncinya.. mereka semua langsung masuk ke kamar masing masing, tanpa bertanya dan menoleh pada WITA..


WITA mengunci pintu..


dan naik te kamarnya!. ia melihat ada beberapa bayangan namun ia tak memperdulikan nya!


semenjak bekerja disni ia merasa terbiasa dengan ke adaan mereka!..


WITA pun sampai di kamar nya


Inah tengah berbaring dan memainkan ponsel nya.


WITA pun berbaring di samping Inah, dan memegang ponsel nya!.


mereka pun tertidur..saat pagi tiba Inah telah siap siap! WITA memasak begitu banyak untuk di taruh di meja makan!.


setelah selesai memasak WITA menemui Inah di atas .


saat sampai di atas WITA menemui Inah tengah berdandan, setelah selesai Inah membawa barang barang nya! dan WITA membantu membawakan barang Inah!..


setelah turun ke depan .


Inah nampak berpamitan pada majikan nya!


dan tak lama Inah berpamitan dengan WITA!.


Inah pergi berjalan kaki ke depan, ia akan naik angkutan untuk pergi ke terminal!.


WITA pun. kembali masuk, dan menyelesaikan pekerjaan nya di dapur,


setelah semua penghuni rumah pergi!.


ia Naim ke atas dan mencuci baju kemudian menjemurnya! karna di rasa ia sangat lapar! . ia pun turun untuk mengambil makan, untungnya WITA tak mengalami apa yang Inah alami.. makanan WITA tak berubah sedikitpun!..

__ADS_1


__ADS_2