Perjalanan Menutup Mata Batin

Perjalanan Menutup Mata Batin
Perjalanan menutup mata batin


__ADS_3

hari ini WITA berencana akan bermain di kebun tetangga yang ada pohon jambu bijinya.


setelah mandi dan berganti pakaian. WITA pun mengisikan air yang telah terdahulu di masak oleh nenek nya! dengan telaten WITA memasukan air panas ke dalam termos air panas . dan ke dalam kendi air minum...


tak lama kemudian nenek WITA kembali. stelah menyapu halaman luar rumah WITA. sang nenek langsung memasak nasi untuk makan nanti...


pagi pun tiba. mentari pagi yang memancarkan cahaya hangat..dan terdengar suara riuh masyarakat mulai beraktivitas dengan kegiatan masing masing".


selesai memasak nasi. sang nenek pun pamit pergi mencari kangkung atau bayam yang tumbuh liar di kebun warga.


WITA hanya mengangguk dan perlahan melihat punggung nenek nya yang semakin menghilang tertutup rimbunnya ilalang dan pohon kelapa... WITA pun hanya duduk di bale luar rumah nya. sambil melihat Empang di depan rumah nya. Empang milik kluarga riya'. yang berisikan ikan mas.. di sebrang Empang berjajar pohon mangga milik tetangga nya. yang berjajar dari ujung ke ujung...buah nya yang lebat' mampu terlihat jelas oleh mata kecil WITA... di sebrang pohon mangga ada jalan kecil menuju ke Empang dan akan tembus ke kampung lain. nampak beberapa orang pria mengendarai sepeda membawa pancing..untuk mencari nafkah'


tak lama kemudian nenek WITA muncul. dengan membawa kremah di bakul nya.. yaa salah satu sayuran yang sering di makan kluarga WITA. dalam kremah...kremah adalah sejenis rumput yang bisa di makan dan memiliki rasa yang hampir mirip dengan bayam...


sang nenek kemudian mencuci dan memasak kremah tersebut..kremah itu di masak sayur bening oleh nenek nya..


setelah sayur masak. WITA dan nenek makan bersama di bale di depan rumah nya...


mereka makan dengan sangat lahap. waktu pun menunjukan pukul 8 pagi


WITA dan teman" nya berniat akan main di kebun warga..


kebun tersebut milik tetangga nya yang memiliki pohon mangga depan Empang kluarga riya'... di kebun tersebut bukan hanya ada pohon kelapa..namun ada juga 1 buah pohon jambu biji yang buah nya sangat manis..walau masih kecil...


WITA,riya',Alan,kohar bermain di kebun tersebut. dan memetik buah jambu biji


sambil makan jambu hasil tangkapan mereka... mereka bercanda ria.


lama nya mereka bermain sampai waktu siang hari... di samping pohon jambu'ada kolam kecil yang kering hanya menyisakan lumpur yang masih basah


saat mereka hendak pulang..di kolam tersebut keluar belut yang lumayan besar...


riya' dan kohar yang melihat belut tersebut. lantas memanggil WITA dan alan


mereka senang dan asik menangkap hewan tersebut... hasil tangkapan mereka di masukan ke dalam kresek yang terletak di tanah..


belut yang mereka tangkap lumayan banyak... stelah cukup banyak mereka membagikan hasil tangkapan mereka dan membawanya pulang .. namun saat hendak pulang.. ada se'ekor belut berwarna kuning dan lumayan besar kluar...

__ADS_1


namun hanya WITA yang melihat nya...


saat WITA hendak memanggil ke tiga teman nya..ternyata mereka sudah berjalan pulang meninggalkan kebun tersebut..


akhirnya WITA pun menyusul teman teman nya..dan merahasiakan apa yang di lihat nya barusan'.


setelah sampai di rumah. WITA melihat ada orang tuanya dan adik nya.. yang sedang tidur di ayunan tengah rumah nya. WITA pun hendak memberikan belut hasil tangkapan nya..


sang ayah menyambut bahagia hasil tangkapan WITA tersebut..


"wahh belut nya gede" dapat dari mana wit.... tanya ayah nya


" dapat dari kebut ibu nur pak. jawab WITA


"kebun ibu nur? sahut sang ayah


"Iyah dari kebun ibu nur. itu dari kolam kecil dekat pohon jambu.. jawab WITA


sang ayah hanya terdiam, mengingat kolam tersebut bukan nya surut'


kemudian ibu WITA membersihkan belut tersebut. dan hendak di masak sayur klewek..


WITA melihat ada sekarung pagi di tengah rumah nya. itu adalah pendapatan kedua orang tua nya saat pergi ke kampung sebrang. untuk kuli memanen padi orang...


padi tersebut akan di keringkan lalu di giling . untuk jadi beras..


beberapa saat kemudian. sang ibu pun selesai memasak belut tersebut.


dan mereka makan dengan lahap..


stiap sore WITA sibuk dengan acara mengajinya.. hal yang slalu ia tunggu.. karna ia bisa berkumpul dengan teman2 nya. dan mengaji.. WITA terbilang telaten salah hal belajar.. hal tersebut terbukti saat ia menginjak usia 9 tahun, dan baru naik kelas 3 sekolah dasar. WITA sudah bisa membaca Al Qur'an. bahkan mampu mengalahkan orang yang usianya lebih dewasa darinya.


Anah adalah teman WITA di pengajian


usia anak 5 tahun LBH tua dari WITA. tapi WITA mampu mendahului nya dalam mencapai Al Qur'an,..


kegiatan saat ada anak yang akan masuk al Qur'an. maka anak tersebut di harus kan membawa nasi uduk serta lauk daging ayam atau ikan...

__ADS_1


WITA pun pulang dengan penuh pujian dari teman2 nya. karna dia satu2nya anak yang masuk al Qur'an dalam usia baru masuk 9 tahun..


sesampainya di rumah WITA memberi tau orang tuanya. bahwa ia telah masuk al Qur'an


sang ibu dan ayah tercengang mendengar pernyataan WITA. ada rasa tidak percaya' lantas sang ibu menanyakan pada apika. anak tetangga nya. yang merupan murid di tempat WITA mengaji,


takut takut WITA hanya bergurau..


" assallamualaikum... ucap ibu WITA


"waalaikumusallam..jawab ibu apika


"punten ceu' apika ada? tanya ibu WITA


"yaa ada..kenapa nis? jawab ibu apika


kemudian ibu apika memanggil apika. dan apika pun kluar bersama adik nya nyai dan Hasanah..


"apika. tadi WITA bilang ke bibi katanya dia besok udah masuk Al Qur'an? apa benar yang dia katakan? tanya ibu WITA pada apika.


ibu WITA tidak percaya jika WITA sudah bisa membaca Al Qur'an..di karenakan apika saja belum bisa membaca Al Qur'an..


"oh.. iya BI WITA besok kata pak ustad udah bisa masuk Al Qur'an..katanya bacaan WITA udah lancar...jawab apika


"Iyah bi wita hebat bisa ngalahin teh apika SMA nyai..sahut nyai dari samping apika.


"wahh hebat itu..kalo bener WITA udah lancar bacaan Al Quran nya...jawab ibunya apika..


"oh iya..kalo bener mah.soalnya bibi takut WITA cuma bercanda ..jawab ibunya WITA..


ibunya WITA pun akhirnya pamit kepada apika dan keluarganya...


sesampainya di rumah. WITA nampak tengah sibuk dengan iqra milik nya.


kemudian ibu WITA menghampiri ayah nya' dan mengatakan bahwa WITA benar" sudah lancar bacaan Al Quran nya.


mereka pun bangga dengan kepandaian WITA..

__ADS_1


sang ayah pun akhirnya memutuskan akan ke kampung orang tua nya..


__ADS_2