Perjalanan Menutup Mata Batin

Perjalanan Menutup Mata Batin
perjalanan menutup mata batin


__ADS_3

barap bapak tersebut rupanya yang selalu memperhatikan WITA dari jauh,


"maafkan saya dek! kemarin saya berniat ingin menumbalkan kamu ke penghuni hutan bambu, karna kamu bukan warga desa disini,


karna rasa dendam saya, karna Abang saya mati dengan mengenaskan di sana!


saya pikir?" jika kamu saya tumbalkan mungkin Abang saya bisa kembali hidup!


"astaghfirullah ya Allah pak, kenapa bisa berpikir seperti itu?" orang yang sudah meninggal tak akan bisa hidup kembali, walau kita berkorban nyawa sekalipun!.. ucap warga desa yang mendengar penuturan bapak tersebut!..


"iya pak, saya baru tersadar sekarang!! sekali lagi maaf kan saya?..


rupanya yang aji maksud dengan orang yang ingin menjahati dirinya benar!..


selama ini WITA berpikir bahwa aji hanya berhalusinasi saja,


wita justru bukan terkejut perihal pengakuan bapak tersebut!..namun karna ia baru tahu bahwa yang selama ini bertemu dengan nya!.


dan sering mengawasinya adalah ruh dari aki buyut yang di maksud ibu ibu waktu itu?..


iya justru merasa bersalah, karna sebelumnya ia telah menuduh aki buyut orang jahat!..


yang ternyata ingin melindunginya dari orang yang hendak menumbalkan nya?


warga yang menganggap WITA memiliki suatu kelebihan, justru menganggapnya adalah anak yang mulia, namun hal tersebut justru membuat dirinya nampak canggung dan risih,


stiap berjumpa di jalan, mereka nampak hormat padanya,


sekolah telah libur, karna sebentar lagi akan di adakan acara ke naikan kelas, WITA memutuskan untuk berhenti bekerja,


ia memilih untuk pulang, dan berniat mencari pekerjaan lain, dimana orang lain tidak tahu pasal dirinya!..


kelebihan yang di maksud oleh kakek buyut desa ini, membuat WITA masih tak percaya! apa setelah ini ia akan melihat ruh seperti kakek itu lagi atau tidak!..


semoga saja tidak?


WITA pun menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan rapih, nampak WITA melihat pohon pepaya, tempat kakek buyut selalu memperhatikan nya, sampai malam tiba,..


WITA berpikir sejenak mengingat kenangan nya dengan sang kakek!..


walau hanya bertemu beberapa bulan, namun membuat nya kehilangan dan sedih setelah tahu, bahwa sosok yang sering di temui nya adalah sosok Sukma,


selesai mengerjakan smua pekerjaan rumah, WITA menemui majikan nya,


"tok tok tok. permisi Bu . ucap WITA di balik pintu kamar majikan nya!..


"iyaa wit sebentar!..


"Bu maaf sebelumnya! saya mau berhenti bekerja,


"lhoo kenapa wit?".. saya kira kamu betah disini.,


"saya betah kok Bu, hanya saya tidak bisa kalo warga desa justru menganggap saya berbeda, stiap bertemu, mereka nampak menundukkan kepala pada saya, yang hanya gadis kecil,

__ADS_1


saya risih Bu, lagipun aji sudah libur dan akan melakukan kenaikan kelas, saya yakin aji sudah pintar sekarang!..


"yaa wit! saya paham pasal itu.. jika keputusan kamu sudah bulat, apa mau di kata saya pun tak bisa mencegah kamu.


semoga kamu bisa dapat kerjaan yang lebih baik ya wit! dan gajih yang lebih besar!..


"aamiin terima kasih Bu, dan maafkan saya jika ada salah kata, dan kemarin sempat membuat kerusuhan!..


"tidak wit.. tidak masalah, justru kami disini berterimakasih karma sekarang tidak ada lagi yang namnya kebun bambu terlarang,


"iya Bu SMA sama!.. smua itu sudah kehendak yang di atas, saya hanya pelantara nya saja!..


"kamu pulang kapan wit?"


"besok pagi Bu..setelah menyelesaikan pekerjaan rumah!..


"baik..besok saya Carikan ojeg langganan saya yah, saya yakin kamu tidak hapal jalan pulang!..


"iya Bu terimakasih banyak!..


WITA pun kembali ke dapur, untuk menjemur baju yang telah ia cuci sebelumnya!.


selesai menjemur ia menghubungi keluarga nya, .


"assalamualaikum.


"waalaikumusallam iya wit kenapa?"


"BI tolong kasih tahu sama ibu ayah dan nenek, besok WITA akan pulang!.


"gak apa apa BI . hanya WITA ingin mencari kerja yang gajih nya lebih besar saja!..


"oh begitu..baik besok bibi kasih tahu keluarga kamu ya wit! Kamu pulang naik apa,?? mau di jemput dari sini??


"tidak usah BI. in shaa Allah besok WITA bisa pulang sendiri!...


"ya udah kalo begitu ..


WITA pun menutup panggilan telepon nya!.


ia kemudian duduk sejenak di teras samping rumah, dan tak sabar ingin segera berjumpa dengan keluarganya ...


aji yang tahu bahwa WITA akan pulang kampung menangis!..


ia merasa bahwa WITA sudah seperti kakak baginya!


"teh!..


"iya ji..lho kamu kenapa?" kok nangis??


"kata mamah, teteh mau pulang?"


"iya ji. teteh mau pulang dulu,

__ADS_1


"teteh kapan balik lagi..aji ikut yaa!..


"aji jangan ikut Tteh, aji kan harus jagain Ade, nanti siapa yang temenin Ade kalo aji ikut Tteh,..


"tapi Tteh janji pulang lagi yaa!.. aji janji gak nakal lagi, dan gak nangis lagi.. Tteh juga kalo gak mau nungguin aji di jendela kelas juga gak apa apa kok!. asal teteh pulang lagi yaa!..


"in shaa Allah ya Ji..


WITA yang melihat aji nampak bahwa anak itu benar benar menyayanginya.. bahkan selama ini anak itu berusaha menjaga dirinya!.


dan tak membiarkan dirinya larut dalam sendiri...


WITA tak tega melihat tangisan aji. yang memeluk dirinya erat, namun WITA pun tak bisa hidup dalam tekanan seperti itu. ia ingin hidup nya kembali normal, di anggap seperti orang pada umumnya....


keputusan WITA telah bulat, baginya keputusan nya sudah lah yang terbaik!.


ke esokan harinya, WITA kembali membersihkan semua rumah dengan cepat, harap harap aji belum bangun sampai ia pergi, ia tak ingin melihat aji menangis, karna itu bisa meluluhkan keputusan nya!..


jam menunjukan pukul 08,00 pagi. pekerjaan rumah pun telah selesai.


"wit!. kamu sebelum pulang makan dulu yaa! biar gak masuk angin...


"iya Bu..


WITA pun mengemasi semua baju baju nya, dan barang barang nya,


dan ia keluarkan dompet yang awalnya ia simpan di dalam saku tas nya . .


.ia berniat untuk mengambil uang untuk ongkos ojeg nanti!..


namun saat wita menghitung uang tersebut, mengapa jumblah nya tidak berkurang!.


padahal stiap bulan ia memberi uang 50 ribu ke si kakek.. ia melupakan nya,


dan kembali berkemas, tak lama setelah itu majikan nya menghampirinya dan memberi sejumlah uang untuk ya!


dan memberi tahu bahwa ojeg nya sudah tiba"


WITA memakai tas nya dan segera bersiap pamitan..


"Bu aji masih tidur?"


"iya wit! semalam ia nangis nyampe malam, jadi jam segini masih tidur!..


"maaf ya Bu!.


"iya wit gak apa apa?"


"saya pamit ya bu...


."iya wit hati hati yaa!..


WITA pun menaiki ojeg yang di pesan oleh majikan nya!

__ADS_1


ojeg itu yang sebelumnya mengantar kan dirinya ke sini!..


__ADS_2